Print ...

Contributor...

  • Dr.Ir. Abdul Hakim Halim, Editor:

Path: Top

PENGEMBANGAN MODEL PENJADWALAN BATCH SUMBER SERENTAKUNTUK SYSTEM PRODUKSI FLOW SHOP

Master Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:35:40
By : INTEN TEJAASIH
Created : 1998-06-00, with 2 files

Keyword : common-due-date-flow-shop-one resource model; simultanous resources; mixed flows shop; multi-due dates; LINGO software; MSC;MSSC; CSSC; MSSM; CSSM.

Penjadwalan merupakan masalah yang cukup penting dalam suatu sistem produksi. Banyak faktor yang mempengaruhi masalah

penjadwalan ini, di antaranya adalah ukuran batch dan due date .

Halim (993) telah melakukan penelitian yang membahas penjadwalan batch dengan mamasukkan due date sebagai fakor pembatas dengan kriteria total waktu tinggal aktual, tetapi belum memasukkan sumber serentak sebagai faktor pembatas. Oleh karena itu penelitian ini mencoba mengembangkan model penjadwalan batch sumber serentak pada sistem produksi flow shop dengan memodifikasi serta mengembangkan penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan.

Pengembangan model dilakukan secara bertahap dimulai dengan model flow shop murni satu sumber, flow shop murni sumber

serentak common due date, flow shop campuran sumber serentak common due date, flow shop murni sumber serentak multi due dates, serta fIow shop campuran sumber serentak model due dates. Model ini dikembangkan berdasarkan model-model penjadwalan batch dari Halim (1993) dengan metode pemecahan mengadaptasi dari penelitian Dobson dan Koshla (1989), yaitu batching dan sequencing dilakukan secara simultan. Penyelesaian perhitungan dalam mode1 ini dibantu oleh software LINGO.

Hasil penelitian ini ada 5 model yaitu model MSC, MSSC, CSSC, MSSM, dan CSSM. Dari kelima model tersebut, model yang

paling umum adalah model CSSM. Model CSSM ini dapat memecahkan model-model yang lebih sederhana. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa model ini dapat menggambarkan sistem yang ditinjau dengan cukup baik serta dapat memperbaiki performansi model-model dari penelitian sebelumnya.

Description Alternative :

Penjadwalan merupakan masalah yang cukup penting dalam suatu sistem produksi. Banyak faktor yang mempengaruhi masalah

penjadwalan ini, di antaranya adalah ukuran batch dan due date .

Halim (993) telah melakukan penelitian yang membahas penjadwalan batch dengan mamasukkan due date sebagai fakor pembatas dengan kriteria total waktu tinggal aktual, tetapi belum memasukkan sumber serentak sebagai faktor pembatas. Oleh karena itu penelitian ini mencoba mengembangkan model penjadwalan batch sumber serentak pada sistem produksi flow shop dengan memodifikasi serta mengembangkan penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan.

Pengembangan model dilakukan secara bertahap dimulai dengan model flow shop murni satu sumber, flow shop murni sumber

serentak common due date, flow shop campuran sumber serentak common due date, flow shop murni sumber serentak multi due dates, serta fIow shop campuran sumber serentak model due dates. Model ini dikembangkan berdasarkan model-model penjadwalan batch dari Halim (1993) dengan metode pemecahan mengadaptasi dari penelitian Dobson dan Koshla (1989), yaitu batching dan sequencing dilakukan secara simultan. Penyelesaian perhitungan dalam mode1 ini dibantu oleh software LINGO.

Hasil penelitian ini ada 5 model yaitu model MSC, MSSC, CSSC, MSSM, dan CSSM. Dari kelima model tersebut, model yang

paling umum adalah model CSSM. Model CSSM ini dapat memecahkan model-model yang lebih sederhana. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa model ini dapat menggambarkan sistem yang ditinjau dengan cukup baik serta dapat memperbaiki performansi model-model dari penelitian sebelumnya.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
Organization
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id