Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top

Pengaruh hambatan di hilir simpang (downstream) pada arus jenuh

Master Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:32
By : Abdul Rauf, S2 - Highway Systems Engineering
Created : 1999-09-24, with 0 files

Keyword : downstream, saturation flow

Tesis ini menguraikan suatu studi di satu simpang utama dengan sinyal pengatur lalu lintas tentang pengaruh hambatan dihilir simpang pada arus jenuh. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi fluktuasi dalam arus jenuh yang disebabkan oleh angkot yang berhenti dilokasi hilir simpang dan mendefinisikan pengaruhnya tanpa mempertimbangkan lamanya berhenti. Perhitungan besarnya arus jenuh dilakukan dengan menggunakan program PASS. Analisa studi dilakukan dalam dua pertimbangan, yaitu: (1) Kondisi keberangkatan jenuh tidak terganggu dan (2) Kondisi keberangkatan jenuh terganggu. Studi menyimpulkan bahwa: arus jenuh dapat dapat direduksi terhadap angkot yang berhenti di hilir simpang dari stopline namun reduksi ini hanya mengamati dengan panjang antrian di stopline dimana pengaruh jangkauan berhenti terhadap arus yang berangkat dari stopline. Arus jenuh rata-rata untuk lebar pendekat simpang 9, 8 meter adalah 6296 smppjh, dimana adalah 6,7 % lebih besar dari hitungan MKJI, dan 12 % juga lebih besar untuk pergerakan khusus belok kanan terlindung. Data pengamatan pendekat simpang 4-lajur mengindikasikan bahwa pengaruh angkot yang berhenti dihilir simpang semakin besar reduksinya pada arus jenuh dengan suatu hubungan linier. Data juga menunjukkan, angkot yang berhenti pada jarak 73 meter tidak mengalami reduksi dalam arus jenuh, nilai ini mungkin berhubungan dengan panjang antrian yang berangkat selama fasa hijau. Untuk studi lebih lanjut, disarankan untuk menginvestigasi beberapa lokasi dan lebar pendekat simpang yang lebih kecil diseluruh daerah untuk dapat mendefi

Nisikan suatu prosedur pendekatan secara national untuk MKJI.

Description Alternative :

Tesis ini menguraikan suatu studi di satu simpang utama dengan sinyal pengatur lalu lintas tentang pengaruh hambatan dihilir simpang pada arus jenuh. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi fluktuasi dalam arus jenuh yang disebabkan oleh angkot yang berhenti dilokasi hilir simpang dan mendefinisikan pengaruhnya tanpa mempertimbangkan lamanya berhenti. Perhitungan besarnya arus jenuh dilakukan dengan menggunakan program PASS. Analisa studi dilakukan dalam dua pertimbangan, yaitu: (1) Kondisi keberangkatan jenuh tidak terganggu dan (2) Kondisi keberangkatan jenuh terganggu. Studi menyimpulkan bahwa: arus jenuh dapat dapat direduksi terhadap angkot yang berhenti di hilir simpang dari stopline namun reduksi ini hanya mengamati dengan panjang antrian di stopline dimana pengaruh jangkauan berhenti terhadap arus yang berangkat dari stopline. Arus jenuh rata-rata untuk lebar pendekat simpang 9, 8 meter adalah 6296 smppjh, dimana adalah 6,7 % lebih besar dari hitungan MKJI, dan 12 % juga lebih besar untuk pergerakan khusus belok kanan terlindung. Data pengamatan pendekat simpang 4-lajur mengindikasikan bahwa pengaruh angkot yang berhenti dihilir simpang semakin besar reduksinya pada arus jenuh dengan suatu hubungan linier. Data juga menunjukkan, angkot yang berhenti pada jarak 73 meter tidak mengalami reduksi dalam arus jenuh, nilai ini mungkin berhubungan dengan panjang antrian yang berangkat selama fasa hijau. Untuk studi lebih lanjut, disarankan untuk menginvestigasi beberapa lokasi dan lebar pendekat simpang yang lebih kecil diseluruh daerah untuk dapat mendefi

Nisikan suatu prosedur pendekatan secara national untuk MKJI.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationS2 - Highway Systems Engineering
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id