Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top

Characteristics of a poorly-graded sand compacted by the gyratory and modified proctor procedures

Master Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:24
By : Dadan Badruzaman, S2 - Highway Systems Engineering
Created : 2000-03-29, with files

Keyword : a poorly-graded sand

Tesis ini mempelajari pengaruh metode pemadatan pada sifat-sifat kepadatan dan kekuatan tanah. Tanah yang digunakan diambil dari sebuah tempat antara Negerisakti dan Rajabasa di Propinsi Lampung. Tanah tersebut akan digunakan sebagai lapisan tanah dasar untuk jalan baru yang akan menghubungkan kedua daerah tersebut.

Berdasarkan hasil klasifikasi USCS tanah tersebut adalah pasir bergradasi timpang (SP), yang dipadatkan dengan cara tumbukan (modified proctor) dan gyratory. Variasi usaha pemadatan yang telah dicapai pada cara tumbukan adalah dengan merubah jumlah tumbukan (25, 41, 56, 71) dan pada cara kneading dengan memvariasikan tegangan vertical (500, kPa, 700 kPa), sudut putar (1o, 1,25o) dan jumlah putarann (50, 75, 100).

Penambahan jumlah tumbukan pada cara pemadatan tumbukan menghasilkan pada kepadatan kering maksimum dan penurunan pada kadar air opyimum; demikian juga kekuatan tanah yang dinyatakan dengan California Bearing Ratio (CBR) turut meningkat. Tiga parameter yang mempengaruhi usaha pemadatan pada pemadatan Gyratory, ternyata saling mempengaruhi. Misalnya pengaruh jumlah putaran pada kepadatan kering maksium lebih berarti pada nilai tegangan vertical yang rendah; sedangkan pengaruh sudut putar pada kepadatan kering maksimum akan berkurang dengan naiknya tegangan vertical dan/atau jumlah putarannya.

Description Alternative :

Tesis ini mempelajari pengaruh metode pemadatan pada sifat-sifat kepadatan dan kekuatan tanah. Tanah yang digunakan diambil dari sebuah tempat antara Negerisakti dan Rajabasa di Propinsi Lampung. Tanah tersebut akan digunakan sebagai lapisan tanah dasar untuk jalan baru yang akan menghubungkan kedua daerah tersebut.

Berdasarkan hasil klasifikasi USCS tanah tersebut adalah pasir bergradasi timpang (SP), yang dipadatkan dengan cara tumbukan (modified proctor) dan gyratory. Variasi usaha pemadatan yang telah dicapai pada cara tumbukan adalah dengan merubah jumlah tumbukan (25, 41, 56, 71) dan pada cara kneading dengan memvariasikan tegangan vertical (500, kPa, 700 kPa), sudut putar (1o, 1,25o) dan jumlah putarann (50, 75, 100).

Penambahan jumlah tumbukan pada cara pemadatan tumbukan menghasilkan pada kepadatan kering maksimum dan penurunan pada kadar air opyimum; demikian juga kekuatan tanah yang dinyatakan dengan California Bearing Ratio (CBR) turut meningkat. Tiga parameter yang mempengaruhi usaha pemadatan pada pemadatan Gyratory, ternyata saling mempengaruhi. Misalnya pengaruh jumlah putaran pada kepadatan kering maksium lebih berarti pada nilai tegangan vertical yang rendah; sedangkan pengaruh sudut putar pada kepadatan kering maksimum akan berkurang dengan naiknya tegangan vertical dan/atau jumlah putarannya.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationS
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id