Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Informatika > 2014

Model Faktor Kualitas dan Model Penerimaan Perangkat Lunak Pada Domain Perangkat Lunak Pengolah Animasi Tiga Dimensi

2014
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2014-10-24 15:18:14
By : Aldy Ginanjar NIM.10110158, Perpustakaan UNIKOM (aldyginanjarr@gmail.com)
Created : 2014-10-24, with 12 files

Keyword : Model Kualitas, Model Penerimaan, ISO-25010
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Perangkat lunak yang berkualitas sangat diharapkan oleh setiap pengguna, semakin baik kualitasnya maka semakin banyak pengguna yang menggunakannya. Salah satu perangkat lunak yang perlu diperhatikan kualitasnya adalah pada domain perangkat lunak pengolah animasi tiga dimensi, contohnya Blender. Terdapat kendala bagi pengguna dalam hal performansi perangkat lunak saat digunakan dalam pemodelan multi karakter. Walaupun sudah terdapat model yang secara khusus untuk mengukur tingkat kualitas, namun perlu diuji kembali apakah model tersebut sudah dapat memenuhi kebutuhan pengguna perangkat lunak pengolah animasi tiga dimensi. Oleh karena itu diperlukan pengukuran kualitas terhadap perangkat lunak Blender. Pengukuran ini dapat menggunakan salah satu dari beberapa model yang ada, salah satunya menggunakan model ISO-25010 yang merupakan standar internasional dalam mengukur tingkat kualitas perangkat lunak. Selain itu untuk mengukur tingkat kualitas tidak dapat hanya dilihat dari sisi perangkat lunaknya saja, salah satu cara lain adalah dengan menggunakan model penerimaan perangkat lunak. Salah satu model penerimaan yang dapat digunakan adalah model Technology Acceptance Model (TAM). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap perangkat lunak Blender dan K-3D, didapat bahwa dalam beberapa hal perangkat lunak Blender lebih unggul daripada K-3D dalam hal penanganan kegagalan. Sedangkan berdasarkan tingkat penerimaannya pengguna lebih tertarik menggunakan perangkat lunak Blender berdasarkan kriteria perangkat lunaknya.

Description Alternative :

The best quality of software is expected by users, with the better quality there will be using it. One of software that has to note about his quality is in three dimension animation software processing domain, such as Blender. There are problem for users in terms of performance of the software when used to multi characters modeling. Although there is already a model with specifically to measure the level of quality, but that's need to be tested whether the model was able to meet the needs of users of the software processing of three dimension animation. Therefore need to quality measurement of Blender software. This measurement can use one of several existing models, for example using ISO-25010 model which is international standards in measuring the level of software quality. In addition to measuring the level of quality can not only seen from its software only, another way is using software acceptance model. One of the models that can be used is Technology Acceptance Model (TAM). Result of the research that has been conducted against Blender and K-3D software is found that some of the things on Blender is better than K-3D for handling failure. Besides of that based on level of user acceptance is more interested using Blender software based on the criteria of its software.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id