Path: Top > S2_Thesis > Magister Sistem Informasi > 2015

Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Kerangka Kerja Zachman (Studi Kasus: PT. XYZ)

2015
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2016-07-22 14:47:38
By : Chairul Habibi NIM. 571012005, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2016-07-22, with 16 files

Keyword : Enterprise Architecture Planning, Zachman Frameworks, Permasalahan, Perancangan, Arsitektur Data, Arsitektur Aplikasi, Arsitektur Teknologi
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Enterprise Architecture Planning atau sering disebut EAP, merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan dalam perancangan arsitektur perusahaan dari sisi teknologi informasi. Kegiatan yang dilakukan dalam EAP meliputi identifikasi permasalahan (observasi, wawancara dan kuesioner), pengumpulan data, analisa permasalahan, penentuan solusi dan diakhiri dengan proses perancangan arsitektur perusahaan (arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi maupun arsitektur bisnis). Berdasarkan kamus besar bahasa indonesia, arsitektur berarti seni dan ilmu merancang membuat sebuah konstruksi bangunan. Sehingga jika diterjemahkan arti dari perencanaan arsitektur perusahaan adalah sebuah tahapan seni dan ilmu dalam proses merancang dan membuat sebuah konstruksi bangunan dalam sebuah perusahaan.Dalam EAP terdapat beberapa kerangka kerja yang dapat dijadikan bahan acuan, antara lain Zachman frameworks, TOGAF, DoDAF, TEAF dan Gartner. Pemilihan kerangka kerja zachman dikarenakan adanya permasalahan dari sisi arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi dan arsitektur bisnis yang membutuhkan perbaikan dan pengembangan terhadap arsitektur-arsitektur tersebut. Hasil yang ingin di capai adalah dapat memberikan acuan dalam proses pengembangan arsitektur data, arsitektur aplikasi dan arsitektur teknologi yang mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna dimasa mendatang.Dalam melakukan perencanaan, diawali dengan menentukan batasan masalah arsitektur apa saja yang akan di bangun. Setelah hal tersebut telah ditentukan, dilanjutkan dengan melakukan identifikasi terhadap permasalahan yang sering terjadi melalui proses observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil dari identifikasi tersebut akan memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di perusahaan. Dari solusi tersebut dilakukan pemilahan dan kesesuaian terhadap arsitektur yang terdapat dalam batasan masalah. Jika hal tersebut telah diperoleh, kemudian dilanjutkan dengan perancangan terhadap arsitektur yang dibutuhkan oleh perusahaan dimana hasil akhir dari perancangan tersebut adalah urutan waktu pengembangan aplikasi serta faktor-faktor yang mendukung kesuksesan pengembangan aplikasi.

Description Alternative :

Enterprise Architecture Planning is often called EAP, is an activity performed in the architectural design company in terms of information technology. The activities carried out in the EAP include problem identification (observation, interviews and questionnaires), data collection, problem analysis, solution determination and ends with the architectural design company (data architecture, application architecture, technology architecture and business architecture). Based on a large dictionary Indonesian, architecture means the art and science of designing create a building construction. So if the translated meaning of enterprise architecture planning stages is an art and science in the process of designing and making a building construction in a company.In EAP there are several frameworks that can be used as a reference, frameworks, such as Zachman, TOGAF, DoDAF, EAF and Gartner. Selection Zachman framework because of the problems of data architecture, application architecture, technology architecture and business architecture in need of improvement and development of such architectures. The results to be achieved is to provide guidance in the development process data architecture, application architecture and technology architecture that is able to accommodate the needs of users in the future. planning, starting with determining the limits of architecture matter what will be built. Once it has been determined, followed by identifying the problems that often occur through a process of observation, interviews, and questionnaires. Results of such identification will provide solutions to the problems that occur in the company. From these solutions do sorting and conformance to architectural limitations contained in trouble. If it has been obtained, then proceed with the design of the architecture required by the company in which the end result of the design is the time sequence of application development and the factors that support application development success.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id