Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Industri > 2015

Usulan Perbaikan Kualitas Sepatu Tomkins Dengan Menggunakan Metode House Of Quality (HOQ) Di PT Primarindo Asia Infrastructure TBK

2015
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2016-04-29 14:58:18
By : Denden Chaerul FH NIM. 10311018, Perpustakaan UNIKOM (choerul999@gmail.com)
Created : 2016-04-29, with 15 files

Keyword : Statistical Quality Control, House Of Quality, Sepatu
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Jumlah unit cacat dalam sebuah perusahaan merupakan hal yang rumlah terjadi, baik itu perusahaan yang berskala lokal maupun internasional. Akan tetapi jumlah unit cacat tersebut bisa dikatakan normal apabila masih dalam batas kontrol dalam sebuah peta kendali, akan tetapi bila jumlah unit cacat yang dihasilkan melewati batas kontrol peta kendali maka hal tesebut mengindikasikan bahwa terjadi kesalahan dalam sistem produksi atau kesalahan yang dilakukan oleh manusia dalam melakukan kegiatan produksi. Dalam hal ini peneliti melakukan penelitian pada sebuah perusahaan sepatu yang berlokasi di wilayah industri Gede Bage. Objek penelitan yang digunakan adalah empat model sepatu yang diproduksi oleh PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Model sepatu tersebut adalah Jasmine, Philip, Pompeii dan Carter yang masing-masing digunakan untuk child, junior, women dan men. Jumlah unit cacat yang dihasilkan oleh PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk ini sangatlah tinggi. Pada setiap model sepatu memiliki jenis cacat yang berbeda, terutama jenis cacat lasting miring. Statistical Quality Control (SQC) dan House Of Quality (HOQ) digunakan sebagai metode dalam upaya melakukan perbaikan sistem perusahaan dalam melakukan kegiatan produksi, dimana unit produk cacat bisa diminimalisir. Dengan penggunaan metode tersebut dapat disimpulkan bahwa pada sepatu Jasmine memiliki beberapa aspek yang musti diperbaiki yaitu daya tahan sepatu, tidak ada robekan pada sepatu, lubang tali sepatu, alas sepatu agar tidak licin dan daya rekat lem pada sepatu. Sedangkan untuk sepatu Philip aspek yang harus diperbaiki adalah daya tahan sepatu, tidak ada robekan pada sepatu, lubang tali sepatu tidak mudah rusak, daya rekat lem pada sepatu, dan alas sepatu tidak licin, sedangkan sepatu Pompeii aspek yang harus diperbaiki adalah daya tahan sepatu, lubang tali sepatu, tidak ada robekan pada sepatu, jahitan benang sepatu rapih, outsole tidak licin dan daya rekat lem pada sepatu. Sedangkan untuk model carter, aspek yang harus diperbaiki adalah daya tahan sepatu, tidak ada robekan pada sepatu, lubang tali sepatu tidak mudah rusak, daya rekat lem pada sepatu dan alas kaki tidak licin.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationPerpustakaan UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id