Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Sipil > 2012

Pengaruh Perawatan Beton Terhadap Peningkatan Kuat Tekan Beton

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-12-22 11:48:02
By : Deri Agung Muharam NIM. 13006014, Perpustakaan UNIKOM (deriagung@hotmail.com)
Created : 2012-12-22, with 14 files

Keyword : perawatan beton, peningkatan kuat tekan beton
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Beton merupakan material yang dibentuk dari campuran semen, agregat halus, agregat kasar, dan air. Yang terdiri dari dua sifat yaitu beton segar dan beton keras. Ada sedikitnya emapt proses yang dilakukan dalam pembuatan beton. Ke empat poroses ini mempunyai peran yang sangat penting satu sama lain. Jadi, jika salah satu dari ke empat proses mengalami kesalahan yang fatal. Maka akan mempengaruhi mutu suatu beton yang di buat. Salalah satu proses untuk menghasilkan kekuatan yang optimal harus dilakukan pemeliharaan dengan baik seperti menggunakan perawatan basah atau perawatan kering agar di dapat kekuatan yang efektif dan efesien. perawatan beton memegang peranan yang sangat penting untuk mewujudkan tercapainya daya tahan beton sesuai dengan yang diinginkan. Pada penelitian ini metode perhitungan yang digunakan SNI – 03 – 1974 – 1990 dengan Benda uji yang digunakan sebanyak 30 buah kubus dilakukan perawatan, 10 buah kubus yang tidak di rawat, jadi jumlah benda uji semuanya 40 buah kubus.Dengan pengujian sebanyak 5 (lima) kali yaitu pada umur 3 hari, 7 hari, 14 hari,21 hari dan 28 hari. Tiap penggujian dipakai sample yang di rawat dan tidak dirawat dimaksudkan untuk mendapatkan data yang lebih akurat untuk mengetahui peningkatan kuat tekan dan untuk mendapatkan perawatan yang dapat menghasilkan mutu beton yang direncanakan. Secara umum, hasil penelitian menyimpulkan bahwa perilaku beton dengan perawatan 3, 7, 14, 21, 28 hari dengan tanpa perawatan. Perilaku beton bisa menyimpang jauh dari rencana,dimana hasil perawatan yang lebih lama tidak menutup kemungkinan mendapatakan hasil yang tidak sesuai dengan renacana di banding dengan perawatan yang sebentar dan tanpa perawatan

Description Alternative :

Concrete is a material composed of a mixture of cement, fine aggregate, coarse aggregate, and water. Which consists of two properties, the fresh concrete and hard concrete. There is a process emapt least done in the manufacture of concrete. Fourth poroses has a very important role to each other. So, if one of the four experienced fatal errors. This will affect the quality of the concrete is made. One of the processes to produce optimal strength to perform maintenance and care treatments using wet or dry in order to work effectively and efficiently. concrete maintenance plays a very important to realize the achievement of durability of concrete as desired. In this study the method of calculation used SNI - 03 - 1974 to 1990 with a total of 30 specimens were used medication cube pieces, 10 pieces of cube that is not in the hospital, bringing the total number of specimens testing cube so the sum of all 40 cubes. By testing the 5 (five) times at the age of 3 days, 7 days, 14 days, 21 days and 28 days. Each test used in patient samples and untreated intended to obtain more accurate data to determine the increase in the compressive strength and to get treatment that can produce quality concrete planned. In general, the results of the study concluded that the behavior of concrete with treatment 3, 7, 14, 21, 28 days without treatment. Concrete behavior may deviate far from the plan. Where a longer treatment results did not rule out the results are not appropriate in renacana compared with brief treatment and no treatment.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationPerpustakaan UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id