Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Ekonomi_Bisnis > Akuntansi > 2017

Pengaruh Self Assessment System Dan Penagihan Pajak Dengan Surat Teguran Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

2017
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2017-10-12 15:18:53
By : Dini Tri Handayani NIM. 21113131, Perpustakaan UNIKOM (Dini.dth@gmail.com)
Created : 2017-10-12, with 12 files

Keyword : Self Assessment System, SPT Masa, Penagihan Pajak, Surat Teguran, Penerimaan PPN.
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Pajak merupakan pendapatan negara yang cukup potensial untuk menunjang keberhasilan pembangunan nasional. Penerimaan perpajakan hingga Juni 2016 lebih rendah Rp 17,7 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Kepatuhan dari wajib pajak di Indonesia masih memprihatinkan yaitu 20 juta wajib pajak yang menyerahkan SPT-nya hanya 12,56 juta saja. Pelaksanaan penagihan pajak masih belum optimal, karena masih ada wajib pajak yang tidak mau membayar utang pajaknya meskipun telah diberikan Surat Teguran. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar Self Assessment System yang diwujudkan dalam jumlah SPT Masa PPN dan Penagihan Pajak yang diwujudkan dalam Surat Teguran dapat mempengaruhi penerimaan PPN secara parsial. Data penelitian merupakan data sekunder berupa data tiap bulan dari jumlah SPT Masa PPN dan Surat Teguran serta penerimaan PPN selama 60 bulan. Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Model ini dilakukan dengan menggunakan software SPSS dan bertujuan untuk membuktikan hubungan dari variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self Assessment System memberikan pengaruh terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan hubungan positif yang sedang. Surat teguran juga memberikan pengaruh terhadap penerimaan PPN dengan hubungan yang sedang.

Description Alternative :

Tax is a potential state income to support the success of national development. Tax revenues as of June 2016 were lower by Rp 17.7 trillion compared to the same period last year. Compliance of the taxpayer in Indonesia is still concerned about 20 million taxpayers who submit his Periodic Tax Return is only 12.56 million only. Implementation of tax collection is still not optimal, because there are still taxpayers who do not want to pay the tax debt even though it has been given reprimand letter. This study aims to determine the effect of Self Assessment System which is represented by the amount of periodic tax return and tax collection as represented by the amount of reprimand letter againts the value added tax receipts either partially. The research data is secondary data, which is the amount of monthly payment slip of Periodic Tax Return, reprimand letter, and value added tax receipts for 60 months. Research method used is descriptive method and verifikatif with quantitative approach. Data analysis techniques in this study using multiple linear regression analysis. This model is done using SPSS software and aims to prove the relationship of independent variable to dependent variable. The results showed that the Self Assessment System gives influence to Value Added Tax (VAT) with a positive moderate relationship. reprimand letters also give effect to the acceptance of Value Added Tax with a moderate relationship.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationPerpustakaan UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id