Path: Top > D3_Tugas_Akhir > Akuntansi > 2010

Tinjauan Atas Biaya Produksi Dalam Penetapan Harga Jual Kain Pada PT. Karya Prima Sentosa

REVIEW OF PRODUCTION COSTS IN SETTING SALES PRICE ON THE PT KARYA PRIMA SENTOSA BANDUNG

2010
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2011-08-09 08:26:23
By : Evie Riyandini NIM.21307061, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2010-08-16, with 15 files

Keyword : Tinjauan biaya produksi, penetapan harga jual kain
Url : http://alumni unikom.ac.id

Perkembangan dunia usaha sekarang ini sangat pesat. Hal ini ditandai dengan tajamnya persaingan dalam dunia usaha guna mempertahankan dan meningkatkan usahanya. Dengan tajamnya persaingan tersebut perusahaan dituntut mampu menghadapi persaingan yang ada. Demikian juga dalam dunia usaha khususnya industri tekstil. Industri tekstil diharapkan mempunyai kebijakan dan strategi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan usahanya.






Industri tekstil menjadi usaha kain yang makin efisien dan mampu berkembang, agar dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja dan makin mampu meningkatkan perannya dalam penyediaan barang dan jasa serta berbagai komponen, baik untuk keperluan pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri. Pengembangan industri tekstil perlu diberi kemudahan baik dalam permodalan, perijinan maupun pemasaran serta ditingkatkan keterkaitan dengan industri yang berskala besar secara efisien menguntungkan melalui pola kemitraan dalam usaha meningkatkan peran dan kedudukannya dalam pembangunan industri.






Banyak usaha kain pada saat sekarang ini saling bersaing, terutama pada industri yang memproduksi produk sejenis. Hal tersebut bagi industri tekstil






produk yang dihasilkan merupakan sumber pendapatan utama bagi perusahaan atau industri tekstil tersebut. Untuk mengatasi hal itu, perusahaan dituntut untuk antisipatif terhadap segala kemungkinan yang terjadi dalam persaingan. Salah satunya adalah penentuan harga jual.






Penentuan harga jual yang tidak tepat sering berakibat fatal pada masalah keuangan perusahaan dan akan mempengaruhi kontinuitas usaha perusahaan. Ketidaktepatan tersebut akan menimbulkan resiko pada perusahaan, misalnya kerugian yang terus menerus atau menimbunnya produk di gudang karena macetnya pemasaran. Untuk itu setiap perusahaan harus menetapkan harga jualnya secara tepat karena harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan. Pada hakekatnya perusahaan dalam menjual produknya harus dapat mencapai keuntungan yang diharapkan, sehingga perusahaan dalam menjual produknya harus menetapkan harga jual.






Umumnya harga jual produk dan jasa ditentukan oleh perimbangan permintaan dan penawaran di pasar, sehingga biaya bukan satu-satunya penentu harga jual. Selera konsumen, jumlah pesaing yang memasuki pasar, dan harga jual yang ditentukan pesaing, merupakan contoh faktor-faktor yang sulit untuk diramalkan, yang mempengaruhi pembentukan harga jual produk di pasar. Satu-satunya yang memiliki kepastian relatif tinggi yang berpengaruh dalam penentuan harga jual adalah biaya. biaya memberikan informasi batas bawah suatu harga jual harus ditentukan.






Di bawah biaya penuh produk atau jasa, harga jual akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Kerugian yang timbul akibat harga jual di bawah biaya produk atau jasa, dalam jangka waktu tertentu mengakibatkan perusahaan akan berhenti sebagai going concern atau akan mengganggu pertumbuhan perusahaan. Penentuan harga jual pada umumnya merupakan pengambilan keputusan yang menyangkut masa depan. Meskipun harga jual produk sudah terbentuk di pasar, informasi biaya penuh terutama biaya produksi sangat dibutuhkan sebagai titik awal untuk mengurangi ketidakpastian dalam menentukan harga jual produk atau jasa yang akan dibebankan kepada customer di masa yang akan datang.






Biaya produksi juga merupakan dasar yang memberikan perlindungan bagi perusahaan dari kemungkinan kerugian. Kerugian akan mengakibatkan suatu usaha tidak dapat tumbuh dan bahkan akan dapat mengakibatkan perusahaan harus menghentikan kegiatan bisnisnya. Untuk menghindari kerugian, salah satu cara adalah dengan berusaha memperoleh pendapatan yang paling tidak dapat menutup biaya produksi. Dengan demikian, sangat penting memperhitungkan biaya produksi dan menetapkan harga jual produk dengan tepat untuk memberikan perlindungan bagi perusahaan dari kemungkinan kerugian.






Pada dasarnya dalam keadaan normal, harga jual produk atau jasa harus dapat menutup biaya penuh yang bersangkutan dengan produk atau jasa dan menghasilkan laba yang dikehendaki. Biaya penuh merupakan total pengorbanan sumber daya untuk menghasilkan produk atau jasa, sehingga semua pengorbanan ini harus dapat ditutup oleh pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk atau jasa.






Disamping itu, harga jual harus pula dapat menghasilkan laba yang memadai, sepadan dengan investasi yang ditanamkan untuk menghasilkan produk atau jasa. Dengan demikian informasi biaya produk atau jasa sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan penentuan harga jual, meskipun biaya bukan satu-satunya faktor yang harus dipertimbangkan dalam penentuan harga jual.






Banyak faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan tentang harga jual, faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual tersebut adalah faktor produk, tujuan manajer, biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik, dan faktor eksternal, seperti elastisitas permintaan, sasaran produk, persaingan pasar dan pengawasan pemerintah Industri kecil bandung saat ini keberadaannya sangat lemah. Baik karena permodalan, manajemen, maupun karena persaingan. Maka untuk dapat mempertahankan usahanya, pengusaha bandung terutama industri tekstil dituntut mampu menghadapi persaingan guna mendapatkan peluang pasar.






Salah satu sasaran utama industri kecil bandung ini adalah memperoleh laba,dalam usaha memperoleh mengeluarkan pengorbanan-pengorbanan atau biaya yang tinggi, sehingga pengusaha bandung tersebut berusaha keras dalam melaksanakan usahanya dengan tujuan untuk menutup biaya-biaya yang dikeluarkan dengan harapan dapat memperoleh hasil yang mendatangkan keuntungan yang tinggi pula.









Tahun Jenis kain Harga Pokok Harga Jual






2005






2006






2007






2008






2009 Ct. Carded






TC






Polyester






Katun






Rajut Rp. 28.000






Rp. 25.000






Rp. 23.000






Rp. 24.000






Rp. 21.000 Rp.33.000






Rp. 30.000






Rp. 28.000






Rp. 29.000






Rp. 26.000






Total Rp. 121.000 Rp.146.000










Sumber: PT Karya Prima Sentosa,2010






Dalam persaingan yang semakin ketat, setiap perusahaan harus melakukan pengembangan produk kain, sesuai dengan perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan serta keinginan konsumen. Pemakaian produk kain di indonesia lebih banyak dipergunakan oleh keinginan masayarakat untuk memberikan alternatif jenis kain.






Beberapa jenis pembuatan kain yang telah berproduksi sejak tahun 2005 sampai tahun 2009 karena konsumen berminat kain apa saja, dan setiap tahun bertambah mesin knitting 63 mesin untuk pembuatan kain di perusahaan tekstil. Di sini banyak penemuan suatu produk kain baru di perusahaan tekstil. Akibatnya dari kelemahan produk kain dengan cara memodifikasikan desain yang baru. Karena terlalu sulit bagi produk kain dapat bersaing dengan produk lain






Berdasarkan survei awal bulan Maret sampai April 2010, penulis melakukan wawancara dengan Bapak Amir salah satu pengusaha industri tekstil yang ada di Caringin Bandung. Dengan melakukan tanya jawab secara langsung mengenai Bandung, maka dapat diketahui bahwa dalam menentukan harga jual Bandung, pengrajin kurang memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual produknya. Hal ini nampak dalam penghitungan biaya produksi misalnya dalam penghitungan biaya belum dilakukan secara betul. Ada biaya yang belum diperhitungkan dalam penghitungan biaya produksi, seperti biaya tenaga kerja pemilik atau keterkaitan keluarga dalam usaha. Padahal dalam perhitungan biaya produksi semua unsur yang membentuk biaya produksi seharusnya dimasukkan misalnya, gaji pimpinan maupun biaya tenaga kerja langsung. Pemakaian tenaga kerja langsung belum diperhitungkan karena dikerjakan oleh anggota keluarganya sendiri, begitu juga menyangkut jam kerja mereka kurang mengenal waktu.






Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian di PT Karya Prima Sentosa dengan judul ”Tinjauan Atas Biaya Produksi Dalam Penetapan Harga Jual Pada PT. Karya Prima Sentosa Bandung”.

Copyrights : Copyright � 2001 by Digital library - Perpustakaan Pusat Unikom . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id