Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Ilmu_Komunikasi > 2015

Aktivitas Komunikasi Upacara Adat Babarita (studi etnografi komunitas mengenai aktivitas komunikasi dalam upacara adat babarit Di Desa Sagarahiang Kabupaten Kuningan)

2015
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-11-26 14:40:15
By : Faishal Jamaluddin NIM. 41809776, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2015-11-26, with 18 files

Keyword : Etnografi Komunikasi, Aktivitas Komunikasi, Situasi Komunikatif, Peristiwa Komunikatif, Tindak Komunikatif, Upacara Adat Babarit.
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Penelitian ini dimaksudkan untuk menguraikan secara mendalam tentang Aktivitas Komunikasi Upacara Adat Babarit. Untuk menggambarkannya, maka fokus masalah tersebut peneliti dibagi ke dalam beberapa sub-sub masalah mikro yaitu situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindak komunikatif dalam upacara adat Babarit.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif tradisi etnografi komunikasi dengan teori subtantif yang diangkat yaitu interaksi simbolik. Subjek penelitian adalah masyarakat Desa Sagarahiang yang mengikuti upacara adat Babarit, terdiri dari 5 (lima) informan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, catatan lapangan, studi kepustakaan, dokumentasi dan internet searching. Teknik uji keabsahan data dengan cara peningkatan ketekunan pengamatan, triangulasi, kecukupan referensi dan pengecekan anggota.Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, Situasi Komunikatif yang terdapat dalam upacara adat Babarit ini bersifat sakral, tempat pelaksanaannya yaitu Balai Desa, Makam Mbah Bewu dan Syekh Maulana, Masjid di sebelah Balai Desa, dan Halaman Balai Desa. Peristiwa Komunikatif dalam upacara adat Babarit yaitu perayaan mengucap rasa syukur dalam bentuk ritual khusus yang dilaksanakan satu tahun sekali yang sudah menjadi tradisi budaya oleh masyarakat Desa Sagarahiang Kabupaten Kuningan, sedangkan Tindak Komunikatif yang terdapat dalam upacara adat Babarit yaitu berbentuk perintah, pernyataan, permohonan dan perilaku nonverbal.Kesimpulan dari penelitian ini bahwa aktivitas komunikasi upacara adat Babarit merupakan suatu kebiasaan adat yang diturunkan turun menurun untuk mengucapkan rasa syukur upacara adat itu sendiri secara khusus yang dilaksanakan setahun sekali, akan tetapi setiap rangkaiannya mempunyai makna yang sama dan aktivitas yang khas. Saran peneliti untuk masyarakat Desa Sagarahiang harus tetap terus berjalan dalam menjalankan tradisi budaya upacara adat.

Description Alternative :

This research was intended to untwist deeply about the activity of communicating babarit traditional ceremonies .To describe them , hence the focus of the problem in some researchers divided into sub-sub communicative micro problems that is the situation , events communicative , and actions babarit communicative in traditional ceremony.Methods used in this research is a qualitative methodology tradition ethnography communication with the theory that which is lifted subtantif namely the interaction of symbolic.The subject of study was the village community Sagarahiang who follows traditional ceremonies Babarit, consisting of 5 ( five ) informants who obtained through sampling techniques purposive. Data collecting technical through interview, participation, field record, research library, documentation and internet searching. Validity test technical of data with increasing observation, triangulation, reference and member checking.The study result shows that, Communicative situation contained in traditional ceremonies babarit this is a sacred , the place of its implementation is the village hall , Mbah Bewu and the Syekh Maulana , Mosque in the village hall , and the pages of the village hall. Events communicative in traditional ceremonies babarit namely celebration give a sense of gratitude in the form of special ritual carried out one year all that has become a tradition of culture by villagers Sagarahiang brass district , while a communicative contained in traditional ceremonies babarit that is shaped orders, a statement, application and nonverbal attitude.The conclusion of this study that the activity of communicating traditional ceremonies babarit is a customary habit that is lowered down declined to utter gratitude traditional ceremonies itself in particular that carried out once a year , however any rangkaiannya had meaning and activities are typical the same .Advice researchers to the village community sagarahiang have to keep going on in celebrate culture traditional ceremonies.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id