Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Industri > 2015

Analisis Proses Produksi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Di PT Perkebunan Nusantara VIII Industri Hilir (IHT) Walini Bandung

2015
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2016-04-19 11:07:34
By : Fajar Adi Maulana NIM. 10310003, Perpustakaan UNIKOM (mfajaradi@gmail.com)
Created : 2016-04-19, with 11 files

Keyword : Lean, Waste, Value Added, Value Stream Mapping, 5W
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Dalam melakukan suatu kegiatan produksi, tentu harus diiringi dengan pengelolaan sumber daya yang baik. Namun adakalanya sumber daya yang dimiliki menjadi kurang efektif dan efisien karena terjadinya pemborosan (waste), sehingga menimbulkan masalah dalam kegiatan produksi. Pada lantai produksi Industri Hilir The (IHT) Walini di PT Perkebunan Nusantara VIII terdapat beberapa aktivitas yang mengindikasikan pemborosan (waste), beberapa diantaranya adalah mesin menunggu, transportasi yang cukup lama, aktivitas mencari, dan produk cacat (defect). Dengan terjadinya hal seperti itu, dapat menyebabkan waktu produksi yang panjang dan juga penurunan hasil produksi atau tidak sesuai dengan kapasitas yang telah ditetapkan. Lean adalah suatu upaya terus-menerus untuk menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatkan nilai tambah (value added) produk (barang dan/atau jasa) agar memberikan nilai kepada pelanggan (costumer value). Tujuan lean adalah meningkatkan terus-menerus costumer value melalui peningkatan terus-menerus rasio antara nilai tambah terhadap waste (the value to waste ratio). Value stream mapping (VSM) merupakan metode untuk menjelaskan aliran material dan informasi. Metode value stream mapping dilakukan untuk membantu mengidentifikasikan pemborosan dalam sistem. Waktu produksi yang dibutuhkan dengan batasan penggunaan satu karung bahan baku adalah 24303 detik. Waktu tersebut cukup lama dan dapat diminimasi apabila pemborosan dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Jenis Waste yang teridentifikasi menggunakan tools value stream mapping dan 5W adalah motion, transportation, waiting, defect. Berdasarkan hasil penelitian maka pemborosan yang terjadi adalah motion (45%), transportation (27%), waiting (14%), dan defect (14%). Untuk meminimasi pemborosan tersebut maka ada beberapa usulan yang mungkin dapat diimplementasikan di perusahaan yaitu perbaikan metode, perbaikan alat, penambahan alat atau mesin, perbaikan tata letak, koordinasi serta pengawasan kinerja dari operator perlu ditingkatkan. Selain itu, penerapan 5S dilakukan untuk menciptakan lantai produksi yang lebih rapi, bersih, dan teratur tentunya diharapkan dapat meningkatkan kinerja operator dan produktivitas perusahaan.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id