Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Sipil > 2014

Permodelan Terowongan pada Batuan Dengan Metode Finite Element Studi Kasus Terowongan Diversion Tunnel Rencana Bendungan Jambu Aye, Nangro Aceh Darusalam

2014
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2014-10-22 10:51:53
By : Junaida Wally NIM.13010003, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2014-10-15, with 13 files

Keyword : Terowongan pada batuan, joint, metode empirik, metode finite element, Mohr Coulumb, Hoek and Brown, Support dan Unsupport, shotcrete
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Dalam pemodelan suatu terowongan pada batuan sangat penting untuk memperhatikan kondisi geologi dari lokasi terowongan tersebut. Sebab pada batuan terdapat bidang diskontinu yang akan mempengaruhi model suatu terowongan. Dimana salah satunya berupa joint. Joint merupakan bagain lemah dari batuan. Dengan adanya joint maka displacement yang terjadi disekitar terowongan menjadi lebih besar. Pada studi ini analisis dilakukan menggunakan metode empirik, dari metode empirik akan diperoleh rekomendasi penggalian dan penyangga yang sesuai dengan kondisi geologi. Kemudian hasil tersebut akan diverifikasi dengan menggunakan metode finite element PHASE2 dan Plaxis 3D Tunnel. Pemodelan tanah/batuan yang digunakan untuk PHASE2 adalah Mohr Coulumb dan Hoek and Brown dengan mempertimbangkan joint maupun tidak ada joint. Pemodelan tanah/batuan untuk Plaxis 3D Tunnel adalah Mohr Coulumb. Pada Metode finite element terowongan akan ditinjau untuk kondisi unsupport dan support. Nilai yang akan dianalisis pada metode numerik adalah besarnya deformasi yang terjadi disekitar terowongan, tegangan yang bekerja disekitar terowongan, bending moment dan shear force yang bekerja pada shotcrete.

Description Alternative :

In modeling the tunnel in the rock, geological condition in the location is very important. Since, rock has discontinuous plane that will effect the model of the tunnel. One of the discontinuous plane is joint. Joint is the weak part of the tunnel. Since, it has joint the displacement around the tunnel will be greater than without joint. In this study, the analysis will be done using empirical method. The appropriate recomendation for excavation aand support in certain geological condition will be obtained using empirical method. Then, the result will be verified using finite element method of PHASE2 and Plaxis 3D Tunnel. Soil/rock model for PHASE2 is Mohr Coulumb and Hoek and Brown considering joint or without joint. Soil/rock model for Plaxis 3D Tunnel is Mohr Coulumb. In finite element method of the tunnel, unsupport and support condition will be considered. The analysis of numerical method is the deformation around the tunnel, stress around the tunnel, bending moment, and shear force toward the shotcrete.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id