Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Hubungan_Internasional > 2017

Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Terhadap Program Pengembangan Nuklir Korea Utara Pada Masa Pemerintahan Barack Obama

2017
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2017-08-15 14:54:33
By : Krisandhy Ertanto Rantung NIM. 44312012, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2017-08-15, with 12 files

Keyword : Kebijakan Luar Negeri Amerika, Korea Utara, Nuklir
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Korea Utara merupakan negara pemilik nuklir dengan kekuatan militer yang sangat besar yang dinilai sebagai ancaman serius bagi dunia internasional khususnya Amerika Serikat. Dengan mengatasnamakan kemanusiaan dan gerakan non-proliferasi nuklir, Amerika Serikat berupaya mendesak Korea Utara agar mau menghentikan dan memusnahkan program pengembangan nuklirnya. Kebijakan luar negeri yang diambil pemerintah Amerika Serikat terhadap Korea Utara kali ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa dan bagaimana Amerika Serikat tidak menggunakan strategi pre-emptive strike, padahal Korea Utara telah benar-benar terbukti mengembangkan dan memiliki senjata nuklir. Penelitian ini ialah mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap program pengembangan nuklir Korea Utara pada masa pemerintahan Barack Obama periode 2009-2016. Gedung Putih mengeluarkan pernyataan dari Presiden Obama yang menyatakan; “Amerika Serikat tidak pernah, dan tidak akan menerima Korea Utara sebagai negara senjata nuklir. Bukannya memperoleh keamanan nasional dan tujuan pengembangan ekonomi yang dicita-citakan, tetapi aksi provokatif dari Korea Utara justru membawa isolasi dan kemiskinan bagi rakyatnya melalui usaha untuk mencapai kapabilitas senjata nuklir dan rudal balistik”. Metode yang dipakai dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif. Sebagian besar data dikumpulkan dari hasil wawancara dan literatur serta didukung oleh studi pustaka, penelusuran data online, jurnal, ataupun laporan dari instansi terkait, dokumentasi dan observasi yang kemudian di analisis dengan pendekatan Ilmu Hubungan Internasional. Penelitian dilakukan di Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barack Obama lebih memilih pendekatan multilateral untuk mengelola konflik sekaligus menekankan “smart power” dan cenderung untuk melaksanakan kebijakan secara terpadu. Penekanan pada koordinasi dan konsultasi telah menjadi prinsip pertama dari setiap keputusan kebijakan pemerintahan Obama terhadap Korea Utara.

Description Alternative :

North Korea is a nuclear owner country with overwhelming military force which is considered as a serious threat to the international community, especially for the United States. In the name of humanity and the movement of nuclear non-proliferation, the United States seeks to urge North Korea to want to stop and destroy its nuclear development program. The foreign policy of the United States government has taken against North Korea this time of course begs the question, why and how the United States is not using a strategy of pre-emptive strike, whereas North Korea has really proven to develop and possess nuclear weapons. This study is about the foreign policy of the United States toward North Korea's nuclear development program during the administration of Barack Obama in in the period 2009-2016. The White House issued a statement from President Obama stating; “United States does not, and never will, accept North Korea as a nuclear state. Far from achieving its stated national security and economic development goals, North Korea's provocative and destabilizing actions have instead served to isolate and impoverish its people through its relentless pursuit of nuclear weapons and ballistic missile capabilities”. The method used in this research is using qualitative methods. Most of the data collected from interviews and literature and supported by the literature, data searches online, journals, or reports from relevant agencies, documentation and observation later analyzed with the approach of International Relations. The research was conducted in The Embassy of the United States to the Republic of Indonesia and the Indonesian Institute of Sciences. The results showed that Barack Obama would prefer a multilateral approach to manage conflicts and reinforce “smart power” and tend to implement policies in an integrated manner. Emphasis on coordination and consultation has been the first principle of every decision of Obama administration's policies towards North Korea.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id