Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Ilmu_Komunikasi > 2015

Aktivitas Komunikasi Upacara Adat Bau Nyale Suku Sasak Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (Studi Etnografi Komunikasi Pada Aktivitas Dalam UPacara Adat Bau NYale Suku Sasak Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat)

2015
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-12-11 10:07:11
By : Mahmud Muhyidin NIM. 41810197, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2015-12-11, with 14 files

Keyword : Etnografi Komuniasi, Akvititas Komunikasi, Situasi Komunikatif, Peristiwa Komunikatif, Tindakan Komunikatif, Upacara Adat Bau Nyale Suku Sasak Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Penelitian ini dimaksudkan untuk menguraikan secara mendalam tentang Aktivitas Komunikasi Upacara Adat Bau Nyale Suku Sasak Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Fokus masalah tersebut peneliti dibagi ke dalam beberapa sub-sub masalah mikro yaitu situasi komunikastif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif dalam upacara adat Bau Nyale. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif tradisi etnografi komunikasi dengan teori subtantif yang diangkat yaitu interaksi simbolik. Subjek penelitian adalah masyarakat Lombok yang mengikuti upacara adat Bau Nyale, terdiri dari 4 (empat) informan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, cacatan lapangan, studi kepuskataan, dokumentasi dan internet searching. Teknik uji kesbsahan data dengan cara peningkatan ketekunan pengamatan, tringalasi, kecukupan referensi dan pengecekan anggota.


Hasil dari penelitian menunjukan bahwa, Situasi Komunikatif dalam ucapara adat Bau Nyale selalu dilakukan pada tanggal 19 dan 20 bulan 10 penanggalan sasak di pantai Seger Kuta Lombok. Peristiwa Komunikatif dalam upacara adat Bau Nyale untuk mengenang yang untuk dinikmati semua orang sebagaimana dengan pesan yang disampaikan sang putri kepada masyarakat Lombok dalam upacara ini semua orang bisa ngikuti tidak ada keterbatasan dan kaidah-kaidah dalam upacara adat sudah berkurang karena pergeseran zaman, sedangkan Tindakan Komunikatif yang terdapat pada upacara adat Bau Nyale adalah berupa teriakan dan tindakan seperti mengobok-obok air laut artinya seperti perintah memanggil sang Putri untuk datang. Simpulan dari penelitian ini bahwa aktivitas komunikasi upacara adat Bau Nyale merupakan suatu adat yang ingin mengenang sang Putri dan ingin dinikmati oleh masyarakat Lombok, akan tetapi setiap rangkaiannya mempunyai makna yang sama dan aktivitas yang khas. Saran peneliti bahwa dalam upacara adat Bau Nyale bagi masyarakat Lombok tetap menjaga kebudayaan adat Lombok tetapi harus selalu menjaga pula aturan-aturan adat istiadat yang dibuat sejak dulu dengan begitu akan terjaga kesakralan dalam Upacara Adat bau Nyale walaupun perkembangan sudah berubah.

Description Alternative :

This study is designed to make thoroughly analysis of Sasak Bau Nyale Custom Ritual Communication Activity in Lombok Island of the Western Lesser Sundas. The focus of the problem is divided into several micro subproblems; they are communicative situation, communicative event, and communicative action in Bau Nyale custom ritual. Method being used in this study is communication ethnographic traditional qualitative and the substantive theory adopted is symbolic interaction. The subject of the study is Lombok community attending Bay Nyale custom ritual, consisting of 4 (four) informants derived by purposive sampling technique. The techniques of the data collection are in-depth interviews, participant observations, field transcripts, literature studies, documentation, and internet searching. The validity of data is examined by increase in diligence of observation, triangulation, the sufficiency of reference, and the checking of members. The results of the study suggest the Communicative Situation in Bau Nyale custom ritual is always held on 19 and 20 in 10th month, a Sasak calendar in Seger Kuta coast of Lonbok. Communicative Event in Bay Nyale custom ritual intended to reminisce about and to be enjoyed by everyone as the princess gives Lombok people with message in this ritual, they are allowed to attend the ritual with no any restrictiveness and rules in the ritual were abated as a result of shift in time. Meanwhile, the Communicative Action found in Bau Nyale custom ritual is screaming and shake sea water as an order to call the Princess. The conclusion is that Bau Nyale custom ritual communication activity is a tradition to reminisce about the Princess and to be enjoyed by Lombok community; however, each series of traditions have both similar purposes and specific activities. The suggestion is that Lombok community should keep their culture in Bau Nyale custom rituals and rules of tradition made by old time, thereby making sacred Bau Nyale Custom Ritual maintained despite of changed development.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id