Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Hukum > 2012

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Atas Eksploitasi Dan Tindak Kekerasan Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Jo Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2013-01-14 14:53:48
By : Moch Gilang Ramadhan NIM. 31607022, Perpustakaan UNIKOM (ghielank.lank@Gmail.com)
Created : 2013-01-14, with 15 files

Keyword : pendekatan yuridis normatif, deskriptif analitis, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, perlindungan anak
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Berbagai negara menganggap seorang anak jalanan sangat penting untuk dilindungi, salah satunya adalah Indonesia, seorang anak memiliki arti penting bagi negara karena anak jalanan adalah generasi bangsa yang pantas diberikan hak-haknya. Anak jalanan adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus di jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia. Munculnya anak jalanan di kota besar dikarenakan kemiskinan yang terus mendera masyarakat Indonesia, juga tuntutan hidup yang harus dipenuhi oleh anak jalanan. Kemunculan anak jalanan mengakibatkan permasalahan lain yakni anak jalanan rentan terhadap eksploitasi dan tindak kekerasan. Permasalahan yang timbul berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap anak jalanan atas eksploitsi dan tindak kekerasan. Upaya pencegahan terhadap anak jalanan atas eksploitasi dan tindak kekerasan. Berkaitan dengan hal tersebut maka anak jalanan harus mendapat perlindungan hukum. Permasalahan yang diangkat oleh penulis dari penulisan karya ilmiah ini adalah Bagaimanakah pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak jalanan atas eksploitasi dan tindak kekerasan berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, serta Bagaimana upaya pencegahan terhadap anak jalanan atas eksploitasi dan tindak kekerasan berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Penelitian yang dilakukan penulis bersifat deskriptif analitis dengan melukiskan fakta-fakta berupa data primer dan data sekunder dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data yang dihasilkan dianalisis secara yuridis kualitatif, sehingga hierarki peraturan perundang-undangan dapat diperhatikan serta dapat menjamin kepastian hukum. Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh, disimpulkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia bisa dijadikan sebagai perlindungan hukum terhadap anak jalanan yang tereksploitasi dan korban tindak kekerasan, hal ini karena dalam pasal 12 dan pasal 59 undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menegaskan kepada orang tua, pemerintah dan lembaga negara untuk memberikan jaminan dan perlindungan kepada anak khususnya anak jalanan atas eksploitasi dan tindak kekerasan. Upaya pencegahan terhadap anak jalanan atas eksploitasi dan tindak kekerasan dapat dilakukan dengan berdasarkan pasal 58 dan pasal 64 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia, karena pasal tersebut memberikan pelarangan terhadap orang tua atau pihak lain yang akan melakukan eksploitasi dan tindak kekerasan kepada anak jalanan.

Description Alternative :

The various countries consider a street children are significant to be protected, such as Indonesia, a child is meaningful for country because street children are generation that appropriate to be given their rights. Street children are mandate from God that should be kept because in their body there is dignity and rights as a human being. The appearance of street children in big city is caused by poverty, and the life demand that should be filled by street children. The appearance of street children causes other problem such as exploitation and violation. The problem related to street children legal protection on exploitation and violation. The preventive effort is towards street children on exploitation and violation. Concerning to this case, the street children should get protection. The problem concerned by the writer is how the legal protection abouta exploitation and violation conected to UU no 23/2002 about child protection, and how the implementation of legal protection towards street children on exploitation and violation refers to UU no 39 / 1999 about human rights. This study is descriptive analytic by describing the facts in form of primary and secondary data with juridical normative approach research method. The gained data are analyzed in juridical qualitative, therefore the hierarchy Constitution rule can be noticed and law certainty guaranteed. According to analysis towards gained data, it is concluded that UU no 23 / 2002 about child protection and UU no 39 / 1999 about human rights can be a legal protection towards street children who become victim of exploitation and violation, this case because in article 13 and 59 UU no 23 / 2002 about street children protection confirms to parents, government and national institute to give guarantee and protection for street children on exploitation and violation. The preventive effort towards street children on exploitation and violation can be done refers to article 58 and 64 UU no 39 / 1999 about human rights, because those articles give ban towards parents other side that want to do exploitation and violation towards street children.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id