Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Hukum > 2017

Tinjauan Hukum Terhadap Pasas Praguda Tak Bersalah (Presumtionofinnocence) Dalam perkara Pidana Nomor 137/PID-B/2016/PN.CRJ Tentang Penipuan Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana Juncto Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman

2017
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2018-01-13 09:00:08
By : Pina Wulandari NIM. 31613009, Perpustakaan UNIKOM (Vinawulandari2101@gmail.com)
Created : 2018-01-13, with 12 files

Keyword : Asas praduga tak bersalah, penerapan asas, pemahaman penegak hukum
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Asas praduga tak bersalah (Presumption of Innocence) terdapat dalam butir ke 3 huruf c Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang selanjutnya disebut (KUHAP) dan juga tertulis dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman yang disebutkan dalam Pasal 8 ayat (1) , asas ini mengandung makna bahwa seseorang yang sedang dihadapkan dengan permasalahan hukum wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dengan kata lain seseorang harus dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht van gewijsde. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah asas hukum yang seharusnya dijadikan pedoman aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya tentang bagaimana penerapannya dalam tindak pidana penipuan , serta bagaimana pemahaman aparat penegak hukum tentang asas praduga tak bersalah ini dalam sistem peradilan pidana, sehingga eksistensi sebuah asas tetap terjaga prinsip-prinsip dan nilainya. Spesifikasi Penelitiaini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis, metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah dengan yuridis normatif yaitu suatu metode yang mengartikan dan menyusun hukum sebagai norma, kaidah, asas, atau dogma-dogma. Analisis yang dipakai selanjutnya adalah analisis yuridis kualitatif, karena bahan hukum yang telah dideskripsikan, selanjutnya ditentukan maknanya, ditunjang pula dengan alat pengumpul data berupa observasi data dalam bentuk catatan dan observasi lapangan melalui wawancara. Penerapan asas praduga tak bersalah dalam kasus penipuan yang menjadi objek penelitian ini telah hilang atau tidak diteapkan karena adanya unsur pemaksaan pidana berupa proses peradilan pidana yang tetap dijalankan terlapor padahal proses peradilan perdata masih berjalan. Berkaitan dengan asas praduga tak bersalah meskipun banyak penegak hukum yang memahami tentang arti tak bersalah dalam makna yang sebenarnya namun tetap untuk dapat membuktikan seseorang benar-benar telah melakukan tindak pidana perlu dibuktikan dengan seraingkaian pemeriksaan yang tentu akan membebani tersangka atau terdakwa.

Description Alternative :

The presumption innocent ( presumption of innocence ) contained in point to 3 letter c book undang-undang the criminal law hereinafter referred and also written in undang-undang number 48 years 2009 about power justice that mentioned in article 8 paragraph (1) , Containing the principle of this meaning that someone who is being faced with legal issue compulsory considered innocent before there was court decisions stating his guilt in other words someone has to be considered innocent before there was court decisions that has been measuring fixed law or inkracht van gewijsde. The problems examined the research is legal principle should be guidelines law enforcement officials in doing their about how it in a criminal offense fraud , as well as understanding of how law enforcement agencies about the principle of presumption of innocence in the criminal justice system, so that the existence of a basis maintained the principles and value. This research specification is done by using descriptive research type of analysis, the approach method used in the writing of this law is with normative juridical that is a method that interpret and arrange the law as norm, rule, principle, or dogmadogma. The analysis used hereinafter is qualitative juridical analysis, because the legal material which has been described, then determined its meaning, also supported by data collecting instrument in the form of data observation in the form of note and field observation through interview. The application of the principle of presumption of innocence in the fraud case which became the object of this research has been lost or not diteapkan due to the imposition of criminal elements in the form of the criminal justice process is still running even though the civil judicial process reported is still running. With regard to the principle of presumption of innocence even though a lot of law enforcement agencies who understand about the meaning of innocence in the actual meaning but still to be able to prove the person really has done criminal acts need to be proven by seraingkaian examination will certainly burden the suspect or the accused.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationPerpustakaan UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id