Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Hukum > 2009

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN GAME ONLINE YANG MENGALAMI BUG AND ERROR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN JUNCTO UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

LAW PROTECTION FOR ONLINE GAME CONSUMER THAT GO THROUGH BUG AND ERROR BASSED ON UNDANG-UNDANG NUMBER 8/1999 ABOUT CONSUMER PROTECTION JUNCTO UNDANG-UNDANG NUMBER 11/2008 ABOUT INFORMATION AND ELECTRONIC TRANSACTION

2009
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-03-02 14:49:12
By : Rabiul Filman NIM.3.16.04.047, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2009-11-30, with 5 files

Keyword : cyber law
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Perubahan sosial masyarakat akibat dari kemajuan teknologi dalam bidang IT khususnya komputer telah mengubah perilaku manusia dalam berinteraksi dan beraktifitas dengan menggunakan metode konvensional. Pemanfaatan perkembangan teknologi IT dibeberapa tahun kebelakang tidak hanya dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan informasi dan komunikasi saja namun dalam kenyataannya melalui media online dengan jaringan internet kita bisa memperoleh hiburan dengan memainkan permainan (game) dengan cara online. Game online merupakan salah satu bentuk dari pemanfaatan teknologi informasi saat ini. Dalam pengembangannya, game online tidak hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan hiburan semata, tetapi juga sebagai sumber atau lahan bisnis dan sumber penghasilan bagi pemain (gamers). Para pengguna atau gamers melakukan pendaftran online dengan mengisi syarat dan ketentuan, kemudian gamers membeli voucher penambah waktu bermain yang telah disediakan oleh pengelola game online. Hal tersebut, secara langsung menjelaskan bahwa perbuatan antara konsumen dan penyedia jasa atau produsen telah menimbulkan suatu perikatan. Perikatan kemudian menimbulkan hak dan kewajiban bagi konsumen. Oleh karena itu, timbul beberapa masalah antara lain bagaimana Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Juncto Pasal 15 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik mengatur mengenai perlindungan hukum terhadap pengguna jasa game online akibat Bug And Error dan tindakan hukum apa yang dapat dilakukan konsumen sebagai pengguna jasa apabila terjadi bug and error pada game online akibat dari perbuatan atau kelalaian yang dilakukan oleh produsen sebagai penyedia jasa.



Penelitian yang dilakukan penulis bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan metode pendekatan secara yuridis normatif. Data hasil penelitian dianalisis secara yuridis kualitatif, dimana peraturan perundang-undangan yang satu tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya, serta memperhatikan hirarki peraturan perundang-undangan, dan untuk mencapai kepastian hukum.



Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen game online akibat bug and error berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Juncto Pasal 15 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik merupakan tindakan hukum atas perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh produsen sebagai server provider game online dalam hal pemenuhan kewajiban. Sementara itu, tindakan hukum yang dapat dilakukan oleh kosumen atau pengguna jasa game online atas perbuatan atau kelalaian pihak produsen sebagai penyedia jasa game online adalah dengan cara mengajukan gugatan, dengan berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang perbuatan melawan hukum atau dengan berdasarkan wanprestasi karena kelalaian yang dilakukan oleh produsen jasa game online mengakibatkan tidak terpenuhinya perikatan hukum mengenai penggunaan dan/atau pemanfaatan jasa game online berdasarkan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Description Alternative :

Change of society social is the consequence from technology progress in IT substance specialy computer has change the human habit to interaction and to activity with to use convensional method. Utili’zation unfolding IT technology in some years ago did not to feel the use just for information and communication interest but notwithstanding in clearness through online media with internet web we can get a relaxation with playing a game with online way. Online game is any model from technology information utili’zation in this moment. In development it, online game is not just for relaxation needs but also as business source and income source for gamers. User or gamers to do online registration with to fill term and conditions. Then gamers to buying a voucher extra time playing that was to prepare by server provider online game. That situation, can to explain between consumer and server provider has make a bond. Then bond to make right and obligation for consumer. Therefore a query how article 4 Undang-Undang Number 8/1999 about Consumer Protection Juncto article 15 Undang-Undang Number 11/2008 about Information And Electronic Transaction to regulation about law protection for online game consumer result from bug and error and what is the legal action could be done by consumer as user if the end of bug and error in online game from result by deed or failure to be done of tradesman as server provider.



This research is using an analytical description with normative juridical approach. The data has been qualitative juridical analyzed considering the hierarchy of the regulations itself and to achieve law certainness as the law enforcements execute the regulation actually.



Based on the research, that is law protection for online game consumer result from bug and error bassed on article 4 Undang-Undang Number 8/1999 about Consumer Protection Juncto article 15 Undang-Undang Number 11/2008 about Information And Electronic Transaction that is legal action bassed on perbuatan melawan hukum that to be done by tradesman as online game server provider something bassed to fulfil obligation. Meanwhile, the legal action can be done by consumer bassed deed or failure that be done by tradesman as online game service organizer is with to propose accusation, bassed on article 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata about perbuatan melawan hukum or with bassed on wanprestasi that to do by online game tradesman to result in do not fulfilled it perikatan hukum about utilization online game service bassed on article 19 Undang-Undang Number 8/1999 about Consumer Protection.

Copyrights : Copyright � 2001 by Digital library - Perpustakaan Pusat Unikom . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id