Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Industri > 2008

USULAN PERBAIKAN SISTEM KERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KAIZEN PADA BAGIAN PRODUKSI DI CV. IDOLA INDONESIA

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-03-02 14:48:31
By : RADIAS SEPTIASARI; NIM 10304078, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2008-12-19, with 1 files

Keyword : PERBAIKAN SISTEM KERJA, METODE KAIZEN

Salah satu dampak dari era globalisasi adalah semakin ketatnya persaingan antar perusahaan, bukan hanya dengan perusahaan dalam negeri saja tetapi juga dengan perusahaan dari luar negeri. CV. Idola Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang menghasilkan produk tas, harus bisa bersaing untuk menghasilkan sebuah produk yang mampu mengalahkan produk-produk buatan luar. Saat ini, CV. Idola Indonesia memiliki beberapa permasalahan yang berhubungan dengan kondisi dan situasi ditempat kerja. Permasalahan yang terjadi dilantai produksi CV. Idola Indonesia antara lain adalah adanya pemborosan, ketidakdisiplinan karyawan, tidak adanya pemeliharaan tempat kerja (5R), belum terbentuknya gugus kendali mutu dan tidak diterapkannya sistem saran.




Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diusulkan melakukan sebuah perbaikan yang berkesinambungan atau yang lebih dikenal dengan istilah kaizen. Perbaikan dalam kaizen bersifat kecil dan berangsur, namun proses kaizen mampu membawa hasil yang signifikan mengikuti waktu. Selain itu perbaikan ini melibatkan biaya yang rendah, sehingga perbaikan dapat dilakukan di perusahaan dan diharapkan semua masalah yang terjadi pada saat ini dapat terselesaikan.




Pencarian akar permasalahan pada pemborosan yang terjadi dilakukan dengan menggunakan diagram fishbone. Pemborosan yang terjadi diantaranya pemborosan produksi berlebih, pemborosan persediaan, pemborosan pengerjaan ulang karena gagal, pemborosan gerak kerja, pemborosan proses. Faktor yang menyebabkan terjadinya pemborosan di perusahaan yaitu manusia, material, mesin dan metode. Manusia menjadi faktor utama dari pemborosan yang terjadi, maka pembinaan moral dan kedisiplinan harus ditegakan di perusahaan.




Setelah melakukan penelitian dan melakukan analisis maka terbentuklah usulan-usulan perbaikan, usulan perbaikan terebut antara lain: membuat lembar evaluasi untuk perbaikan kinerja tim, usulan display untuk perusahaan, membuat prosedur kerja untuk kedisiplinan karyawan, membentuk tim gugus kendali mutu, membuat sistem saran, membuat rancangan untuk meminimasi pemborosan yang terjadi, membuat rancangan untuk pemeliharaan tempat kerja (5R) dan membuat standar operasional prosedur. Dengan usulan dan rancangan standar operasional prosedur ini diharapkan dapat memperbaiki sistem kerja di perusahaan secara menyeluruh sehingga perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya di dunia perindustrian.

Description Alternative :

Salah satu dampak dari era globalisasi adalah semakin ketatnya persaingan antar perusahaan, bukan hanya dengan perusahaan dalam negeri saja tetapi juga dengan perusahaan dari luar negeri. CV. Idola Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang menghasilkan produk tas, harus bisa bersaing untuk menghasilkan sebuah produk yang mampu mengalahkan produk-produk buatan luar. Saat ini, CV. Idola Indonesia memiliki beberapa permasalahan yang berhubungan dengan kondisi dan situasi ditempat kerja. Permasalahan yang terjadi dilantai produksi CV. Idola Indonesia antara lain adalah adanya pemborosan, ketidakdisiplinan karyawan, tidak adanya pemeliharaan tempat kerja (5R), belum terbentuknya gugus kendali mutu dan tidak diterapkannya sistem saran.




Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diusulkan melakukan sebuah perbaikan yang berkesinambungan atau yang lebih dikenal dengan istilah kaizen. Perbaikan dalam kaizen bersifat kecil dan berangsur, namun proses kaizen mampu membawa hasil yang signifikan mengikuti waktu. Selain itu perbaikan ini melibatkan biaya yang rendah, sehingga perbaikan dapat dilakukan di perusahaan dan diharapkan semua masalah yang terjadi pada saat ini dapat terselesaikan.




Pencarian akar permasalahan pada pemborosan yang terjadi dilakukan dengan menggunakan diagram fishbone. Pemborosan yang terjadi diantaranya pemborosan produksi berlebih, pemborosan persediaan, pemborosan pengerjaan ulang karena gagal, pemborosan gerak kerja, pemborosan proses. Faktor yang menyebabkan terjadinya pemborosan di perusahaan yaitu manusia, material, mesin dan metode. Manusia menjadi faktor utama dari pemborosan yang terjadi, maka pembinaan moral dan kedisiplinan harus ditegakan di perusahaan.




Setelah melakukan penelitian dan melakukan analisis maka terbentuklah usulan-usulan perbaikan, usulan perbaikan terebut antara lain: membuat lembar evaluasi untuk perbaikan kinerja tim, usulan display untuk perusahaan, membuat prosedur kerja untuk kedisiplinan karyawan, membentuk tim gugus kendali mutu, membuat sistem saran, membuat rancangan untuk meminimasi pemborosan yang terjadi, membuat rancangan untuk pemeliharaan tempat kerja (5R) dan membuat standar operasional prosedur. Dengan usulan dan rancangan standar operasional prosedur ini diharapkan dapat memperbaiki sistem kerja di perusahaan secara menyeluruh sehingga perusahaan dapat mempertahankan eksistensinya di dunia perindustrian.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id