Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Hubungan_Internasional > 2010

Peranan The Global Fund Dalam Penanggulangan Penyakit Tubberculosis (TB) Di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (2007-2009)

Role of the Global Fund in tackling the disease Tuberculosis (TB) In the city of Banjarmasin, South Kalimantan (2007-2009)

2010
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-09-10 08:21:12
By : Ramadona Witanto NIM.44305007, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2010-08-26, with 11 files

Keyword : The Global Fund, Tuberkulosis (TB), dan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS).
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Permasalahan yang dapat membuat negara mengalami keterpurukan dalam ekonomi adalah datangnya masalah kesehatan, seperti yang terjadi di Indonesia saat ini, masalah kesehatan masih sangatlah rendah. Seperti halnya juga di Banjarmasin jika dilihat dari kasus penderita tuberkulosisnya, tingkat penemuan kasus tuberkulosis cukup tinggi dan untuk menanggulanginya adalah dengan cara menerapkan program strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS). Dengan situasi ini akhirnya Indonesia berinisiatif untuk membuka dan mencari sponsor dalam upaya menanggulangi tuberkulosis dengan program strategi DOTS. Kemudian pada akhirnya Indonesia mendapat sponsor dari The Global Fund yang memang memiliki misi yang sama yaitu untuk memerangi tuberkulosis seperti di Banjarmasin.


Program strategi DOTS, merupakan sebuah konsep yang dirancang untuk menanggulangi penyakit tuberkulosis (TB) di Indonesia seperti di Banjarmasin yang berkerjasama dengan The Global Fund sebagai sponsornya dalam upaya penanggulangannya. Berdasarkan masalah tersebut, dirumuskan masalah sebagai berikut : “Bagaimana Peranan The Global Fund Untuk Mendukung Program yang Telah Diterapakan, Dalam Upaya Membantu Menanggulangi Penyakit Tuberculosis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam kurun waktu 2007-2009?”.


Sebagai panduan terhadap masalah penelitian, telah dikemukakan teori-teori Hubungan Internasional, Kerjasama Internasional, Organisasi Internasional, dan Teori Peranan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis analitis, yaitu mengumpulkan data dengan cara melihat sejarah latar belakang permasalahannya untuk kemudian dikembangkan dalam proses penelitian, maka hipotesis yang diambil sebagai berikut: “The Global Fund berperan dalam penanggulangan penyakit tuberkulosis (TB) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, (2007-2009) untuk upaya-upaya kegiatan dalam program DOTS guna menekan penurunan angka pengidap tuberkulosis, kota Banjarmasin”.


Berdasarkan sumber yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa The Global Fund telah berperan baik pada kurun waktu 2007-2009 untuk upaya penanggulangan tuberkulosis (TB) di Banjarmasin, hal ini dapat dilihat dari adanya angka persentase angka konversi, persentase angka kesembuhan, dan angka error rate yang memang telah tercapai pada targetnya masing-masing.

Description Alternative :

Problems that can make a country experiencing economic downturn is coming in health problems, as happened in Indonesia today, health issues are still very low. Just as well as in Banjarmasin when seen from the case tuberkulosisnya patients, tuberculosis case detection rate is high enough and to overcome is by implementing strategies Observed Treatment Short Course (DOTS). With this situation finally Indonesia took the initiative to open and looking for sponsors in an effort to tackle tuberculosis with DOTS strategy program. Then at the end Indonesia received sponsorship from The Global Fund that it has the same mission, namely to fight tuberculosis as in Banjarmasin.


Program DOTS strategy, is a concept designed to tackle tuberculosis (TB) in Banjarmasin in Indonesia as a partnership with The Global Fund as a sponsor in an effort to overcome it. Based on these problems, we formulate the problem as follows: "What Role of the Global Fund To Support Program which has been applicable, an Effort to Help Tackle Disease Tuberculosis in Banjarmasin, South Kalimantan, in the period 2007-2009?".


As a guide to the problem of research, has put forward the theories of International Relations, International Cooperation, International Organization and Role Theory. The research method used in this research is the historical method of analysis, which collect data in a way to view history background to the problem are then developed in the research process, then the hypothesis is taken as follows: "The Global Fund plays a role in prevention of tuberculosis (TB) in Banjarmasin, South Kalimantan, (2007-2009) for the efforts of the activities in the DOTS program in order to suppress decrease in the number of tuberculosis sufferers, the city of Banjarmasin."


Based on the resources obtained, it can be concluded that The Global Fund has played well in the period 2007-2009 for efforts to prevent tuberculosis (TB) in Banjarmasin, this can be seen from the percentage conversion rate, the percentage of cure rate, and error rate number which indeed has been achieved at each target.

Copyrights : Copyright � 2001 by Digital library - Perpustakaan Pusat Unikom . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id