Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top > Laporan_Penelitian

PENELITIAN catu daya tanpa putus (uniinterrupt power supply)

Research Report from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:13:51
By : Budi Setiadi, NIP : 41277004002, Dosen Teknik Elektro,Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, UNIKOM
Created : 2006-04-26, with 0 files

Keyword : catu daya, uninterruptible power supply, UPS, listrik,peralatan telekomunikasi
Url : http://

Catu daya tanpa putus (uninterruptible power supply-UPS) merupakan instrumen daya listrik darurat (emergency power) yang bekerja menyangga liran lsitrik utama secar kontinu. Instrumen ini banyak dipakai sebagai penyangga listrik terutama pada beban-beban kritis (critical loads), misalnya peralatan telekomunikasi, perbankan on-line,transaksi e-bussines, monitor keamanan industrial, ruang operasi dan UGD rumah sakit, dll.




Pada kondisi aliran listri utama terputus, UPS secara otomatis menyangga catuan listrik beban. Waktu pengambil-alihan fungsi pencatu listrik beban itu sekitar 5-100 milidetik. Sempitnya waktu pengambil-alihan fungsi pencatu listrik itu menyebabkan aliran data dan aneka aktivitas kritis lainnya pada saat listrik utama terputus tidak mengganggu.




UPS dibangun atas tiga bagian utama yang diintegrasikan: rectifier/charger,bater, dan inverter. Rectifier selain merupakan instrumen pengubah besaran arus bolak-balik menajdi besaran arus searah, juga adalah pengisis muatan bater (charger). Batere adalah sumber besaran arus searah. Sementara inverter adalah instrumen pengubah besaran arus seraah menjadi besaran arus bolak-balik.




Pada penelitian ini, berhasil dirancang dan diimplementasikan UPS berdaya listrik 250VA 220 V/50 dengan keluaran bentuk gelombang tegangan sinusoidal.

Description Alternative :

Catu daya tanpa putus (uninterruptible power supply-UPS) merupakan instrumen daya listrik darurat (emergency power) yang bekerja menyangga liran lsitrik utama secar kontinu. Instrumen ini banyak dipakai sebagai penyangga listrik terutama pada beban-beban kritis (critical loads), misalnya peralatan telekomunikasi, perbankan on-line,transaksi e-bussines, monitor keamanan industrial, ruang operasi dan UGD rumah sakit, dll.




Pada kondisi aliran listri utama terputus, UPS secara otomatis menyangga catuan listrik beban. Waktu pengambil-alihan fungsi pencatu listrik beban itu sekitar 5-100 milidetik. Sempitnya waktu pengambil-alihan fungsi pencatu listrik itu menyebabkan aliran data dan aneka aktivitas kritis lainnya pada saat listrik utama terputus tidak mengganggu.




UPS dibangun atas tiga bagian utama yang diintegrasikan: rectifier/charger,bater, dan inverter. Rectifier selain merupakan instrumen pengubah besaran arus bolak-balik menajdi besaran arus searah, juga adalah pengisis muatan bater (charger). Batere adalah sumber besaran arus searah. Sementara inverter adalah instrumen pengubah besaran arus seraah menjadi besaran arus bolak-balik.




Pada penelitian ini, berhasil dirancang dan diimplementasikan UPS berdaya listrik 250VA 220 V/50 dengan keluaran bentuk gelombang tegangan sinusoidal.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationDosen Teknik Elektro,Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id