Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Industri > 2004

ANALISIS pengaruh gaya kepemimpinan situasional terhadap kepuasan kerja karyawan di PT.PLN Unit Pelayanan Bandung Utara

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:21:21
By : Endah Suryanti; NIM : 10300081, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, UNIKOM
Created : 2004-10-08, with 5 files

Keyword : kepemimpinan, pegawai, kepuasan kerja
Url : http://

Dalam berbagai instansi atau suatu perusahaan, untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dalam lingkungan perusahaan, harus adanya pembenahan di semua aspek merupakan tuntutan yang tidak dapat dihindarkan. Salah satu aspek yang harus mendapat perhatian adalah aspek kepuasan kerja karyawan (job satisfaction) karena aspek ini mempengaruhi perilaku seseorang dalam bekerja. Pemimpin sebagai seseorang yang mempunyai pengaruh terhadap perilaku bawahannya, diharapkan dapat menjadi pendorong dalam peningkatan kepuasan kerja. Sehingga karyawan akan merasa bahwa dirinya merupakan bagian yang penting dari organisasi kerja tersebut.




Dalam penelitian ini digunakan analisis faktor untuk mendapatkan variabel-variabel gaya kepemimpinan situasional yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, dan penggunaan multi regresi linier untuk melihat sejauh mana variabel kepuasan kerja sebagai variabel dependen tergantung secara linier oleh variabel gaya kepemimpinan situasional.




Untuk menguji ukuran kesesuaian penggunaan analisis faktor pada penelitian ini digunakan nilai KMO (Kaiser-Meyer- Olkin), untuk gaya kepemimpinan situasional dan kepuasan kerja karyawan masing-masing nilainya sebesar 0.664 dan 0.658. Hal ini menunjukkan pada tingkat cukup memuaskan, berarti ukuran kesesuaian pengambilan sampel dalam penelitian dapat diterima untuk analisis faktor. Dari hasil pereduksian dari gaya kepemimpinan situasional dan kepuasan kerja masing-masing menjadi empat faktor variabel laten. Dari keempat faktor gaya kepemimpinan situasional yang paling dominan adalah jenis faktor 1 (instruksi), dan untuk kepuasan kerja yang paling dominan juga faktor 1 (jenis pekerjaan).




Dari hasil multi regresi linier terbentuk empat persamaan, yaitu :




1. JK = 3.275




2. SO = 2.303 + 0.363 INSTRUK




3. HK = 2.535 – 0.277 INSTRUK + 0.462 KONSULT




4. IMB = 2.939




Dimana variabel-variabel dengan nilai (pengaruh) positif akan semakin meningkatkan kepuasan kerja. Sedangkan untuk variabel-variabel yang memberikan nilai (pengaruh) negatif akan menyebabkan kepuasan kerja karyawan menurun. Dan untuk variabel yang nilainya sebagai konstanta dianggap bahwa variabel tersebut konstan, maka akan menyebabkan kepuasan kerja karyawan yang tetap stabil.

Description Alternative :

Dalam berbagai instansi atau suatu perusahaan, untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis dalam lingkungan perusahaan, harus adanya pembenahan di semua aspek merupakan tuntutan yang tidak dapat dihindarkan. Salah satu aspek yang harus mendapat perhatian adalah aspek kepuasan kerja karyawan (job satisfaction) karena aspek ini mempengaruhi perilaku seseorang dalam bekerja. Pemimpin sebagai seseorang yang mempunyai pengaruh terhadap perilaku bawahannya, diharapkan dapat menjadi pendorong dalam peningkatan kepuasan kerja. Sehingga karyawan akan merasa bahwa dirinya merupakan bagian yang penting dari organisasi kerja tersebut.




Dalam penelitian ini digunakan analisis faktor untuk mendapatkan variabel-variabel gaya kepemimpinan situasional yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, dan penggunaan multi regresi linier untuk melihat sejauh mana variabel kepuasan kerja sebagai variabel dependen tergantung secara linier oleh variabel gaya kepemimpinan situasional.




Untuk menguji ukuran kesesuaian penggunaan analisis faktor pada penelitian ini digunakan nilai KMO (Kaiser-Meyer- Olkin), untuk gaya kepemimpinan situasional dan kepuasan kerja karyawan masing-masing nilainya sebesar 0.664 dan 0.658. Hal ini menunjukkan pada tingkat cukup memuaskan, berarti ukuran kesesuaian pengambilan sampel dalam penelitian dapat diterima untuk analisis faktor. Dari hasil pereduksian dari gaya kepemimpinan situasional dan kepuasan kerja masing-masing menjadi empat faktor variabel laten. Dari keempat faktor gaya kepemimpinan situasional yang paling dominan adalah jenis faktor 1 (instruksi), dan untuk kepuasan kerja yang paling dominan juga faktor 1 (jenis pekerjaan).




Dari hasil multi regresi linier terbentuk empat persamaan, yaitu :




1. JK = 3.275




2. SO = 2.303 + 0.363 INSTRUK




3. HK = 2.535 – 0.277 INSTRUK + 0.462 KONSULT




4. IMB = 2.939




Dimana variabel-variabel dengan nilai (pengaruh) positif akan semakin meningkatkan kepuasan kerja. Sedangkan untuk variabel-variabel yang memberikan nilai (pengaruh) negatif akan menyebabkan kepuasan kerja karyawan menurun. Dan untuk variabel yang nilainya sebagai konstanta dianggap bahwa variabel tersebut konstan, maka akan menyebabkan kepuasan kerja karyawan yang tetap stabil.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, UNIKOM
Contact NameUbudiyah Setiawati
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionJawa Barat
CountryIndonesia
Phone022-2504119
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id