Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Ekonomi_Bisnis > Akuntansi > 2005

ANALISIS PERBEDAAN HASIL PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN TERUTANG MENURUT WAJIB PAJAK DENGAN MENURUT HASIL PEMERIKSAAN FISKUS





(Studi Kasus Hasil Pemeriksaan Sederhana Lapangan Tahun 2000-2004 Terhadap Wajib Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan Lebih Bayar Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi





Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Karees)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-09-10 08:25:08
By : SANTI INDAH SARI ;211.01.004, JURUSAN AKUNTANSI, FAKULTAS EKONOMI
Created : 2005-08-29, with 5 files

Keyword : PERBEDAAN HASIL PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN TERUTANG
Url : http://

Dalam perpajakan di Indonesia menganut sistem self assessment yang berarti bahwa wajib pajak diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang terutang. Kewajiban pemerintah dalam hal ini aparat pajak (fiskus) adalah melakukan pembinaan, pelayanan, dan pengawasan melalui serangkaian kegiatan pemeriksaan pajak terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan berdasarkan ketentuan yang digariskan dalam Perundang-undangan Perpajakan. Maka berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian dalam penulisan Skripsi dengan judul “Analisis Perbedaan Hasil Perhitungan Pajak Penghasilan Terutang Menurut Wajib Pajak dengan Menurut Hasil Pemeriksaan Fiskus” (Studi Kasus Hasil Pemeriksaan Sederhana Lapangan Tahun 2000-2004 Terhadap Wajib Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan Lebih Bayar Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Karees).





Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak. Untuk mengetahui perhitungan pajak penghasilan terutang menurut hasil pemeriksaan fiskus. Untuk mengetahui seberapa besar perbedaan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus.





Penulis membuat rumusan hipotesis bahwa terdapat perbedaan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus.





Dari hasil pengujian Paired Sample T Test menunjukan hasil t hitung > t tabel dimana t hitung = -5,601 dan t tabel 2,060 (untuk uji dua pihak berarti harga mutlak, sehingga nilai (-) tidak dipakai). Hasil pengujian tersebut menunjukan H1 diterima.





Berdasarkan hasil pengujian tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus. Sehingga dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus dimana dengan jumlah tersebut menjadi pengurang terhadap jumlah nilai lebih bayar dan berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak.

Description Alternative :

Dalam perpajakan di Indonesia menganut sistem self assessment yang berarti bahwa wajib pajak diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang terutang. Kewajiban pemerintah dalam hal ini aparat pajak (fiskus) adalah melakukan pembinaan, pelayanan, dan pengawasan melalui serangkaian kegiatan pemeriksaan pajak terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan berdasarkan ketentuan yang digariskan dalam Perundang-undangan Perpajakan. Maka berdasarkan hal tersebut penulis melakukan penelitian dalam penulisan Skripsi dengan judul “Analisis Perbedaan Hasil Perhitungan Pajak Penghasilan Terutang Menurut Wajib Pajak dengan Menurut Hasil Pemeriksaan Fiskus” (Studi Kasus Hasil Pemeriksaan Sederhana Lapangan Tahun 2000-2004 Terhadap Wajib Pajak yang Menyampaikan Surat Pemberitahuan Lebih Bayar Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Bandung Karees).





Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak. Untuk mengetahui perhitungan pajak penghasilan terutang menurut hasil pemeriksaan fiskus. Untuk mengetahui seberapa besar perbedaan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus.





Penulis membuat rumusan hipotesis bahwa terdapat perbedaan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus.





Dari hasil pengujian Paired Sample T Test menunjukan hasil t hitung > t tabel dimana t hitung = -5,601 dan t tabel 2,060 (untuk uji dua pihak berarti harga mutlak, sehingga nilai (-) tidak dipakai). Hasil pengujian tersebut menunjukan H1 diterima.





Berdasarkan hasil pengujian tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus. Sehingga dalam penelitian ini dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan hasil perhitungan pajak penghasilan terutang menurut wajib pajak dengan menurut hasil pemeriksaan fiskus dimana dengan jumlah tersebut menjadi pengurang terhadap jumlah nilai lebih bayar dan berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id