Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Ilmu_Pemerintahan > 2005

PERANAN KETUA BADAN USAHA MILIK DESA DALAM




PELAKSANAAN OTONOMI DESA





(Studi Kasus Di Desa Gendereh Kecamatan Buah Dua Kabupaten Sumedang Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:21:49
By : TANTO KARDIMANTO; 41700023, JURUSAN ILMU PEMERINTAHAN, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Created : 2005-09-23, with 5 files

Keyword : PERAAN KETUA BADAN USAHA, OTONOMI DAERAH.
Url : http://

Desa sebagai pemerintahan terbawah merupakan pondasi dalam pembangunan sehingga perekonomian masyarakat Desa harus kokoh dalam menghadapi tantangan dalam pembangunan. Otonomi Desa menjadi media untuk mewujudkan kemandirian Desa dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional.




Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan ketua Badan Usaha Milik Desa dalam pelaksanaan otonomi Desa. Metode dalam penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengolahan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka.




Potensi alam Desa Gendereh merupakan menjadi aset berharga untuk dijadikan sumber Pendapatan Asli Desa. Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang menjadi pengelola potensi alam tersebut. Pelaksanaan pengelolaan lahan oleh Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang dilakukan dengan melibatkan masyarakat. Pelaksanaan Badan Usaha Milik Desa dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan Desa Gendereh.




Desa Gendereh mendirikan Badan Usaha Milik Desa merupakan implementasi dari otonomi Desa. Selain pendirian badan usaha juga terdapat bidang pelaksanaan otonomi Desa yang diimplementasikan seperti penetapan Perdes, penetapan APBD, kerjasama antar Desa, penetapan pengolahan potensi Desa, penetapan perangkat Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa.




Ketua Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang berperan dalam menentukan kebijakan-kebijakan. Kebijakan yang diambil oleh ketua Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang telah memberikan peningkatan Pendapatan asli Desa dan kesejahteraan masyarakat Desa Gendereh.


Description Alternative :

Desa sebagai pemerintahan terbawah merupakan pondasi dalam pembangunan sehingga perekonomian masyarakat Desa harus kokoh dalam menghadapi tantangan dalam pembangunan. Otonomi Desa menjadi media untuk mewujudkan kemandirian Desa dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional.




Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan ketua Badan Usaha Milik Desa dalam pelaksanaan otonomi Desa. Metode dalam penelitian menggunakan metode deskriptif. Teknik pengolahan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi pustaka.




Potensi alam Desa Gendereh merupakan menjadi aset berharga untuk dijadikan sumber Pendapatan Asli Desa. Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang menjadi pengelola potensi alam tersebut. Pelaksanaan pengelolaan lahan oleh Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang dilakukan dengan melibatkan masyarakat. Pelaksanaan Badan Usaha Milik Desa dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan Desa Gendereh.




Desa Gendereh mendirikan Badan Usaha Milik Desa merupakan implementasi dari otonomi Desa. Selain pendirian badan usaha juga terdapat bidang pelaksanaan otonomi Desa yang diimplementasikan seperti penetapan Perdes, penetapan APBD, kerjasama antar Desa, penetapan pengolahan potensi Desa, penetapan perangkat Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa.




Ketua Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang berperan dalam menentukan kebijakan-kebijakan. Kebijakan yang diambil oleh ketua Badan Usaha Milik Desa Wana Tandang telah memberikan peningkatan Pendapatan asli Desa dan kesejahteraan masyarakat Desa Gendereh.



Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id