Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > D3_Tugas_Akhir > Desain_Komunikasi_Visual/Desain Grafish > 2005

Perancangan Buku Saku
“Ngerumpi Sex,Yuk!”

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-10-11 09:49:30
By : Tery Pujowanti; NIM : 52101001, Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Desain dan Seni, UNIKOM
Created : 2005-04-18, with 2 files

Keyword : pendidikan sex
Url : http://

Masalah seks tidak tabu lagi untuk dibahas oleh semua umur bahkan anak-anak yang belum waktunya untuk membicarakan masalah ini. Seks bebas di Indonesia terutama di kota-kota besar pelakunya tidak hanya orang-orang dewasa tetapi para remaja dan anak-anak. Namun para remaja lebih banyak melakukan hubungan seks atau aktivitas seksual lainya. Rangkaian tayangan pornografi kian hari semakin marak, begitu pula tayangan sinetron dan telenovela yang hampir selalu mempertontonkan keindahan tubuh wanita. Kondisi seperti ini sangat akan sangat berpengaruh terhadap pergaulan kaum remaja.





Minimnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks pada anak-anaknya, anggapan sebagian orangtua membicarakan tentang seks adalah suatu hal yang tabu, sebaiknnya dihilangkan, karena dapat menghambat penyampaian pengetahuan seks. Karena orangtua mempunyai peran yang cukup kuat agar para remaja dapat mengetahui tentang dampak dari seks bebas dan segala tentang seks, disamping itu orang tua harus menunjukan keharmonisan sebuah keluarga, dan menjaga hubungan yang baik antara orang tua dan anak, karena jika hubungan orang tua dan anak tidak harmonis dapat menimbulkan kenakalan remaja dan itu dapat membuat mereka lari kepada hal-hal yang tidak baik salah satunya yaitu melakukan hubungan seks diluar nikah. Dan tak lupa orang tua memberikan penjelasan atau pendidikan seks berdasarkan ajaran agama.





Kurangnya pengetahuan tentang seks para remaja dapat melakukan aktivitas seksual tanpa memperdulikan akibatnya. Remaja harus mengetahui tentang seks, dan sikap mentabuhkan masalah seks adalah tidak baik karena dengan sikap seperti itu hanya mampu mengurangi para remaja untuk tidak membicarakan masalah seks saja tapi tidak menghambat untuk melakukan hubungan seks itu sendiri. pengetahuan seks bisa didapat dari majalah, surat kabar, dan ceramah-ceramah tentang seks.





Dampak negatif dari seks bebas misalnya seperti PMS kurang disadari oleh para remaja, hamil diluar nikah, aborsi, menikah diusia muda.





Pergaulan yang bebas dikalangan remaja, dapat kita lihat dikehidupan sehari-hari dikota-kota besar. Hampir 95% pelajar SLTP di kota besar yang sudah berpacaran dan berpegangan tangan dan 61% yang sudah pernah berciuman. Ini menandakan bahwa para remaja banyak yang sudah melakukan aktivitas seksual .

Description Alternative :

Masalah seks tidak tabu lagi untuk dibahas oleh semua umur bahkan anak-anak yang belum waktunya untuk membicarakan masalah ini. Seks bebas di Indonesia terutama di kota-kota besar pelakunya tidak hanya orang-orang dewasa tetapi para remaja dan anak-anak. Namun para remaja lebih banyak melakukan hubungan seks atau aktivitas seksual lainya. Rangkaian tayangan pornografi kian hari semakin marak, begitu pula tayangan sinetron dan telenovela yang hampir selalu mempertontonkan keindahan tubuh wanita. Kondisi seperti ini sangat akan sangat berpengaruh terhadap pergaulan kaum remaja.





Minimnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan seks pada anak-anaknya, anggapan sebagian orangtua membicarakan tentang seks adalah suatu hal yang tabu, sebaiknnya dihilangkan, karena dapat menghambat penyampaian pengetahuan seks. Karena orangtua mempunyai peran yang cukup kuat agar para remaja dapat mengetahui tentang dampak dari seks bebas dan segala tentang seks, disamping itu orang tua harus menunjukan keharmonisan sebuah keluarga, dan menjaga hubungan yang baik antara orang tua dan anak, karena jika hubungan orang tua dan anak tidak harmonis dapat menimbulkan kenakalan remaja dan itu dapat membuat mereka lari kepada hal-hal yang tidak baik salah satunya yaitu melakukan hubungan seks diluar nikah. Dan tak lupa orang tua memberikan penjelasan atau pendidikan seks berdasarkan ajaran agama.





Kurangnya pengetahuan tentang seks para remaja dapat melakukan aktivitas seksual tanpa memperdulikan akibatnya. Remaja harus mengetahui tentang seks, dan sikap mentabuhkan masalah seks adalah tidak baik karena dengan sikap seperti itu hanya mampu mengurangi para remaja untuk tidak membicarakan masalah seks saja tapi tidak menghambat untuk melakukan hubungan seks itu sendiri. pengetahuan seks bisa didapat dari majalah, surat kabar, dan ceramah-ceramah tentang seks.





Dampak negatif dari seks bebas misalnya seperti PMS kurang disadari oleh para remaja, hamil diluar nikah, aborsi, menikah diusia muda.





Pergaulan yang bebas dikalangan remaja, dapat kita lihat dikehidupan sehari-hari dikota-kota besar. Hampir 95% pelajar SLTP di kota besar yang sudah berpacaran dan berpegangan tangan dan 61% yang sudah pernah berciuman. Ini menandakan bahwa para remaja banyak yang sudah melakukan aktivitas seksual .

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id