Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Industri > 2006

USULAN SISTEM PEMBERIAN UPAH PERANGSANG




BAGI MASINIS DAN ASISTEN MASINIS




UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI KERJA




DI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:22:18
By : NELI MULYASARI; NIM 10301066, Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Created : 2006-09-22, with 5 files

Keyword : SISTEM PEMBERIAN UPAH PERANGSANG, PRESTASI KERJA.
Url : http://

PT Kereta Api Indonesia (Pesero) merupakan salah satu perusahaan Badan Umum




Milik Negara (BUMN) yang memiliki tugas menyelenggarakan jasa pelayanan di




bidang transportasi kereta api di Indonesia. Penurunan prestasi kerja pada masinis




dan asisten masinis dapat mengakibatkan keterlambatan jadual keberangkatan dan




kedatangan kereta api.




Terdapat banyak aspek yang dapat meningkatkan prestasi kerja untuk memenuhi




kepuasan penumpang kereta api. Salah satunya dengan cara pemberian upah




perangsang untuk masinis dan asisten masinis berdasarkan jumlah waktu yang




dihemat, yaitu dengan metode Hasley, metode Rowan, dan metode Bedaux.




Upah yang akan di terima masinis dan asisten masinis dengan rute perjalanan




Bandung-Jakarta-Bandung, lama dinasan sebesar 9 jam dan persen premi (jumlah




waktu yang mampu dihemat) sebesar 56%, jika menggunakan metode yang




berlaku diperusahaan yaitu sebesar Rp.16.540,- (masinis) dan Rp. 14.032,-




(asisten masinis). Sedangkan jika menggunakan usulan upah perangsang dengan




metode Hasley upahnya sebesar Rp.25.620,-(masinis) dan Rp.21.350,- (asisten




masinis), metode Rowan upahnya sebesar Rp. 18.060,- (masinis) dan Rp. 15.050,-




(asisten masinis) dan dengan metode Bedaux upahnya sebesar Rp. Rp. 37.500,-




(masinis) dan Rp. Rp. 31.250,- (asisten masinis). Jumlah masing-masing upah




perangsang ini lebih besar dari jumlah upah yang berlaku di perusahaan, dan




metode yang terpilih dari ketiga usulan ini adalah metode Hasley dengan jumlah




upah paling besar. Dengan begitu metode Hasley digunakan sebagai metode




usulan sistem pemberian upah perangsang bagi masinis dan asisten masinis.




Usulan pemberian upah dengan menggunakan metode Hasley diharapkan dapat




meningkatkan prestasi kerja masinis dan asisten masinis, yaitu dalam bentuk




penghematan waktu. Penghematan ini dapat dilakukan dengan pengkajian ulang




pada proses administrasi, supaya seluruh awak kereta api dapat menjalani




prosesnya dengan cepat dan tepat tanpa menghilangkan ketentuan yang berlaku,




sehingga kepuasan penumpang dapat terpenuhi.

Description Alternative :

PT Kereta Api Indonesia (Pesero) merupakan salah satu perusahaan Badan Umum




Milik Negara (BUMN) yang memiliki tugas menyelenggarakan jasa pelayanan di




bidang transportasi kereta api di Indonesia. Penurunan prestasi kerja pada masinis




dan asisten masinis dapat mengakibatkan keterlambatan jadual keberangkatan dan




kedatangan kereta api.




Terdapat banyak aspek yang dapat meningkatkan prestasi kerja untuk memenuhi




kepuasan penumpang kereta api. Salah satunya dengan cara pemberian upah




perangsang untuk masinis dan asisten masinis berdasarkan jumlah waktu yang




dihemat, yaitu dengan metode Hasley, metode Rowan, dan metode Bedaux.




Upah yang akan di terima masinis dan asisten masinis dengan rute perjalanan




Bandung-Jakarta-Bandung, lama dinasan sebesar 9 jam dan persen premi (jumlah




waktu yang mampu dihemat) sebesar 56%, jika menggunakan metode yang




berlaku diperusahaan yaitu sebesar Rp.16.540,- (masinis) dan Rp. 14.032,-




(asisten masinis). Sedangkan jika menggunakan usulan upah perangsang dengan




metode Hasley upahnya sebesar Rp.25.620,-(masinis) dan Rp.21.350,- (asisten




masinis), metode Rowan upahnya sebesar Rp. 18.060,- (masinis) dan Rp. 15.050,-




(asisten masinis) dan dengan metode Bedaux upahnya sebesar Rp. Rp. 37.500,-




(masinis) dan Rp. Rp. 31.250,- (asisten masinis). Jumlah masing-masing upah




perangsang ini lebih besar dari jumlah upah yang berlaku di perusahaan, dan




metode yang terpilih dari ketiga usulan ini adalah metode Hasley dengan jumlah




upah paling besar. Dengan begitu metode Hasley digunakan sebagai metode




usulan sistem pemberian upah perangsang bagi masinis dan asisten masinis.




Usulan pemberian upah dengan menggunakan metode Hasley diharapkan dapat




meningkatkan prestasi kerja masinis dan asisten masinis, yaitu dalam bentuk




penghematan waktu. Penghematan ini dapat dilakukan dengan pengkajian ulang




pada proses administrasi, supaya seluruh awak kereta api dapat menjalani




prosesnya dengan cepat dan tepat tanpa menghilangkan ketentuan yang berlaku,




sehingga kepuasan penumpang dapat terpenuhi.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Contact NameUbudiyah Setiawati
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionJawa Barat
CountryIndonesia
Phone022-2504119
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id