Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sospol > Hubungan_Internasional > 2006

PENGARUH MODERNISASI KEKUATAN MILITER RRC PASCA PERANG DINGIN TERHADAP PERIMBANGAN





KEKUATAN DI KAWASAN ASIA TIMUR


Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-09-10 08:21:11
By : R. ANDI NURJAMAN SALEH; NIM 44302001, Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Created : 2006-10-03, with 5 files

Keyword : MODERNISASI KEKUATAN MILITER RRC, KAWASAN ASIA TIMUR.
Url : http://







Perkembangan kekuatan militer bukanlah merupakan sesuatu hal yang dianggap menakutkan dan dianggap sebagai ancaman terbesar di dunia. Setiap negara, baik itu negara besar, negara berkembang hingga negara miskin sama-sama melakukan peningkatan kekuatan militer. Cina sebagai salah satu negara besar di kawasan Asia Timur telah melakukan pengembangan kekuatan militernya sejak era Deng Xiaoping. Pengembangan militer ini dilakukan Cina untuk mengantisipasi ancaman yang datang dari luar dan menjadikan Cina sebagai penyeimbang kekuatan hegemoni negara lain yaitu negara Amerika Serikat yang muncul di kawasan Asia Timur. Hal yang menarik perhatian penulis untuk melakukan penelitian ini adalah: sejauh mana Cina mengembangkan kekuatan militernya? Lalu bagaimana pengaruhnya terhadap perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur?





Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mengeksplorasi dan mendeskripsikan bagaimana pengaruh yang timbul dari pengembangan militer yang dilakukan oleh Cina terhadap perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur. Sedangkan manfaat atau kegunaan penelitian ini adalah secara teoritis, penelitian ini diharapkan berguna untuk menambah khasanah pengembangan ilmu Hubungan Internasional, khususnya yang menyangkut Politik Internasional dan Politik Luar Negeri. Selanjutnya secara praktis, penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi para pembuat keputusan khususnya di negara-negara Asia Timur, dalam mensikapi dan menangani ancaman dari masalah yang akan dan sudah muncul yang diakibatkan dari pengembangan militer Cina terutama di kawasan Asia timur.





Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan suatu fenomena, dalam hal ini pengembangan militer yang dilakukan oleh Cina yang khususnya diarahkan untuk kawasan Asia Timur secara sistemastis untuk diteliti dan dicari pemecahan masalahnya.





Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana perkembangan militer Cina dapat mempengaruhi perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur dengan hipotesis: “jika modernisasi kekuatan militer RRC pasca perang dingin diarahkan pada peningkatan anggaran militer, peningkatan jumlah tentara RRC dan akuisisi persenjataan maka akan terjadi ketimpangan dalam perimbangan kekuatan di Kawasan Asia Timur”. Hal ini terlihat dalam bentuk peningkatan anggaran militer Cina, peningkatan personel militer dan akuisisi persenjataan yang kemudian membuat negara-negara disekitarnya tergerak untuk melakukan hal yang sama dalam peningkatan kekuatan militer dalam usahanya untuk menyeimbangi kekuatan militer Cina.


Description Alternative :







Perkembangan kekuatan militer bukanlah merupakan sesuatu hal yang dianggap menakutkan dan dianggap sebagai ancaman terbesar di dunia. Setiap negara, baik itu negara besar, negara berkembang hingga negara miskin sama-sama melakukan peningkatan kekuatan militer. Cina sebagai salah satu negara besar di kawasan Asia Timur telah melakukan pengembangan kekuatan militernya sejak era Deng Xiaoping. Pengembangan militer ini dilakukan Cina untuk mengantisipasi ancaman yang datang dari luar dan menjadikan Cina sebagai penyeimbang kekuatan hegemoni negara lain yaitu negara Amerika Serikat yang muncul di kawasan Asia Timur. Hal yang menarik perhatian penulis untuk melakukan penelitian ini adalah: sejauh mana Cina mengembangkan kekuatan militernya? Lalu bagaimana pengaruhnya terhadap perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur?





Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mengeksplorasi dan mendeskripsikan bagaimana pengaruh yang timbul dari pengembangan militer yang dilakukan oleh Cina terhadap perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur. Sedangkan manfaat atau kegunaan penelitian ini adalah secara teoritis, penelitian ini diharapkan berguna untuk menambah khasanah pengembangan ilmu Hubungan Internasional, khususnya yang menyangkut Politik Internasional dan Politik Luar Negeri. Selanjutnya secara praktis, penelitian ini diharapkan berguna dan bermanfaat bagi para pembuat keputusan khususnya di negara-negara Asia Timur, dalam mensikapi dan menangani ancaman dari masalah yang akan dan sudah muncul yang diakibatkan dari pengembangan militer Cina terutama di kawasan Asia timur.





Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode deskriptif yang digunakan untuk menggambarkan suatu fenomena, dalam hal ini pengembangan militer yang dilakukan oleh Cina yang khususnya diarahkan untuk kawasan Asia Timur secara sistemastis untuk diteliti dan dicari pemecahan masalahnya.





Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana perkembangan militer Cina dapat mempengaruhi perimbangan kekuatan di kawasan Asia Timur dengan hipotesis: “jika modernisasi kekuatan militer RRC pasca perang dingin diarahkan pada peningkatan anggaran militer, peningkatan jumlah tentara RRC dan akuisisi persenjataan maka akan terjadi ketimpangan dalam perimbangan kekuatan di Kawasan Asia Timur”. Hal ini terlihat dalam bentuk peningkatan anggaran militer Cina, peningkatan personel militer dan akuisisi persenjataan yang kemudian membuat negara-negara disekitarnya tergerak untuk melakukan hal yang sama dalam peningkatan kekuatan militer dalam usahanya untuk menyeimbangi kekuatan militer Cina.



Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id