Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Ekonomi_Bisnis > Akuntansi > 2006

PERANAN ANGGARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN





DALAM REALISASI PAJAK BUMI DAN BANGUNAN





PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH





KOTA BANDUNG

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-09-10 08:25:10
By : R DONO INDARTO; NIM 21101034, JURUSAN AKUNTANSI, FAKULTAS EKONOMI
Created : 2006-03-09, with 5 files

Keyword : ANGGARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN.
Url : http://

Dengan diberlakukannya otonomi daerah secara penuh diharapkan dapat mengurangi ketergantungan daerah kepada pusat dan dapat mendorong pelaksanan pembangunan daerahnya semaksimal mungkin. Dengan adanya pembangunan daerah yang maksimal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat khususnya masyarakat yang ada pada daerah itu sendiri. Dalam melaksanakan pembangunan daerah tersebut pemerintah daerah memerlukan dana yang sangat besar. Oleh sebab itu, pemerintah harus terus berupaya menggali sumber-sumber keuangannya sendiri.





Salah satu sumber dana untuk pelaksanaan pembangunan daerah berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Walaupun kontribusi PBB tidak sebesar Pajak Pusat lainnya namun penerimaan PBB masih dapat ditingkatkan lagi karena PBB ini masih memiliki potensi yang cukup tinggi untuk ditingkatkan lagi penerimaannya.





Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan anggaran PBB dalam pelaksanaan pemungutan PBB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian metode deskriptif analitis yang bersifat kuantitatif, yaitu hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya, artinya penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang menekankan analisisnya pada data-data numeric (Angka) yang diolah dengan menggunakan metode penelitian ini akan diketahui hubungan yang signifikan antara variabel yang diteliti, sehingga menghasilkan kesimpulan yang akan memperjelas gambaran mengenai objek yang diteliti selama periode 1998/1999 sampai dengan 2004/2005 pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung.





Berdasarkan hasil perhitungan penulis dalam penelitian ini diperoleh t hitung sebesar 20,28 yang kemudian dikonsultasikan dengan t table. dengan taraf kesalahan atau α = 0,05 atau sebesar 5 % dan df = 7-2 (=5), maka t table atau t α adalah sebesar 2,571, menurut Sudjana dalam bukunya Metoda Statistika bila t hitung lebih besar di atas tα , maka hipotesis alternative diterima (1996:222). Bila dilihat dari perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa t hitung lebih besar dari pada t table ( 20,28 > 2,571). ini berarti hipotesis alternative ( H1 : ρ > 0 ) diterima. Artinya koefisien korelasi antara Anggaran PBB dalam pelaksanaan pemungutan PBB sebesar 0,994 adalah signifikan. Jadi kesimpulannya adalah anggaran PBB berperan dalam Pelaksanaan pemungutan PBB, jika nilai anggaran PBB bertambah / meningkat maka jumlah pelaksanaan penerimaan juga meningkat.

Description Alternative :

Dengan diberlakukannya otonomi daerah secara penuh diharapkan dapat mengurangi ketergantungan daerah kepada pusat dan dapat mendorong pelaksanan pembangunan daerahnya semaksimal mungkin. Dengan adanya pembangunan daerah yang maksimal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat khususnya masyarakat yang ada pada daerah itu sendiri. Dalam melaksanakan pembangunan daerah tersebut pemerintah daerah memerlukan dana yang sangat besar. Oleh sebab itu, pemerintah harus terus berupaya menggali sumber-sumber keuangannya sendiri.





Salah satu sumber dana untuk pelaksanaan pembangunan daerah berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Walaupun kontribusi PBB tidak sebesar Pajak Pusat lainnya namun penerimaan PBB masih dapat ditingkatkan lagi karena PBB ini masih memiliki potensi yang cukup tinggi untuk ditingkatkan lagi penerimaannya.





Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peranan anggaran PBB dalam pelaksanaan pemungutan PBB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian metode deskriptif analitis yang bersifat kuantitatif, yaitu hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya, artinya penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang menekankan analisisnya pada data-data numeric (Angka) yang diolah dengan menggunakan metode penelitian ini akan diketahui hubungan yang signifikan antara variabel yang diteliti, sehingga menghasilkan kesimpulan yang akan memperjelas gambaran mengenai objek yang diteliti selama periode 1998/1999 sampai dengan 2004/2005 pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung.





Berdasarkan hasil perhitungan penulis dalam penelitian ini diperoleh t hitung sebesar 20,28 yang kemudian dikonsultasikan dengan t table. dengan taraf kesalahan atau α = 0,05 atau sebesar 5 % dan df = 7-2 (=5), maka t table atau t α adalah sebesar 2,571, menurut Sudjana dalam bukunya Metoda Statistika bila t hitung lebih besar di atas tα , maka hipotesis alternative diterima (1996:222). Bila dilihat dari perhitungan di atas, dapat diketahui bahwa t hitung lebih besar dari pada t table ( 20,28 > 2,571). ini berarti hipotesis alternative ( H1 : ρ > 0 ) diterima. Artinya koefisien korelasi antara Anggaran PBB dalam pelaksanaan pemungutan PBB sebesar 0,994 adalah signifikan. Jadi kesimpulannya adalah anggaran PBB berperan dalam Pelaksanaan pemungutan PBB, jika nilai anggaran PBB bertambah / meningkat maka jumlah pelaksanaan penerimaan juga meningkat.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id