Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Ekonomi_Bisnis > Manajemen > 2006

HUBUNGAN MODAL KERJA BERSIH DENGAN PENJUALAN PADA PRIM KOPTI KABUPATEN SUMEDANG

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2015-09-10 08:25:11
By : Tanti Intan Permatasari; NIM 21202028, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, UNIKOM
Created : 2006-09-12, with 5 files

Keyword : MODAL KERJA BERSIH, PENJUALAN.
Url : http://

Salah satu konsep modal kerja adalah modal kerja bersih. Modal kerja bersih merupakan unsur yang sangat penting dimana modal kerja tersebut digunakan untuk membelanjai kegiatan operasional sehari-hari. Uang atau dana yang telah dikeluarkan tersebut diharapkan akan dapat kembali masuk ke dalam kas Prim Kopti melalui hasil penjualannya. Prim Kopti merupakan koperasi yang kegiatan utamanya dalam pengadaan dan penyaluran kedele.





Dilatar belakangi hal tersebut maka penulis melakukan penelitian dengan hipotesis bahwa terdapat hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perkembangan modal kerja bersih, perkembangan penjualan khususnya penjualan barang, serta untuk mengetahui bagaimana hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.





Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dan asosiatif. Dimana penelitian deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan modal kerja bersih dan penjualan selama 7 tahun terakhir sedangkan penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.





Berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh persamaan regresi Y = 2937,166 + 1,357 X ini berarti dengan konstanta sebesar 2937,166 mempunyai arti bahwa jika tidak ada modal kerja bersih maka penjualan akan sebesar 2937,166. sedangkan koefisien regresi sebesar +1,357 mempunyai arti bahwa setiap penambahan 1 kali untuk modal kerja bersih maka penjualan akan meningkat sebesar 1,357. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,844 (84,4 %) yang berarti hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan sangat kuat dan searah karena nilai korelasinya positif, ini berarti jika modal kerja bersih meningkat maka penjualan akan meningkat pula, sebaliknya jika modal kerja bersih menurun maka penjualan akan menurun pula. Diketahui pula bahwa t hitung jatuh pada daerah penolakan maka diterima artinya terdapat hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.




Description Alternative :

Salah satu konsep modal kerja adalah modal kerja bersih. Modal kerja bersih merupakan unsur yang sangat penting dimana modal kerja tersebut digunakan untuk membelanjai kegiatan operasional sehari-hari. Uang atau dana yang telah dikeluarkan tersebut diharapkan akan dapat kembali masuk ke dalam kas Prim Kopti melalui hasil penjualannya. Prim Kopti merupakan koperasi yang kegiatan utamanya dalam pengadaan dan penyaluran kedele.





Dilatar belakangi hal tersebut maka penulis melakukan penelitian dengan hipotesis bahwa terdapat hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perkembangan modal kerja bersih, perkembangan penjualan khususnya penjualan barang, serta untuk mengetahui bagaimana hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.





Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dan asosiatif. Dimana penelitian deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan modal kerja bersih dan penjualan selama 7 tahun terakhir sedangkan penelitian asosiatif untuk mengetahui hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.





Berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh persamaan regresi Y = 2937,166 + 1,357 X ini berarti dengan konstanta sebesar 2937,166 mempunyai arti bahwa jika tidak ada modal kerja bersih maka penjualan akan sebesar 2937,166. sedangkan koefisien regresi sebesar +1,357 mempunyai arti bahwa setiap penambahan 1 kali untuk modal kerja bersih maka penjualan akan meningkat sebesar 1,357. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,844 (84,4 %) yang berarti hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan sangat kuat dan searah karena nilai korelasinya positif, ini berarti jika modal kerja bersih meningkat maka penjualan akan meningkat pula, sebaliknya jika modal kerja bersih menurun maka penjualan akan menurun pula. Diketahui pula bahwa t hitung jatuh pada daerah penolakan maka diterima artinya terdapat hubungan antara modal kerja bersih dengan penjualan pada Prim Kopti Kabupaten Sumedang.





Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id