Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > Laporan_Kerja_Praktek > Fakultas_Ekonomi > Akuntansi > 2006

TINJAUAN ATAS ARUS KAS MASUK



PADA KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:09:38
By : KOMARUDIN ROCHANANTO; NIM 21304051, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi
Created : 2007-05-14, with 5 files

Keyword : ARUS KAS MASUK.
Url : http://

Dalam memulihkan perekonomian nasional, peran usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi tidak dapat dilepaskan. Karena itu, semua pihak harus memiliki itikad keberpihakan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) dan koperasi khususnya para pengusaha yang ada di daerah termasuk para petani. Sebab sektor usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi merupakan kelompok mayoritas yang sudah terbukti mampu bertahan dari goncangan krisis ekonomi.



Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pada masa sekarang ini Indonesia sedang menghadapi Era Globalisasi dimana teknologi sedang berkembang dengan pesat, ditambah lagi dengan semakin berkembangnya sistem perekonomian yang semakin luas dan ketat.



Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang merupakan koperasi yang prima mandiri yang menginduk pada Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) yang bergerak di bidang usaha penjualan susu segar dalam negeri (SDN), dimana Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang memiliki industri kecil yaitu menghasilkan produksi susu dari para anggotanya yang beternak sapi perah. Disamping itu juga Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang langsung memasarkan hasil produksinya.



Setiap lembaga ekonomi apapun bentuknya, termasuk koperasi menghendaki diperolehnya keuntungan atau laba yang wajar. Apabila keuntungan atau laba yang diperoleh lebih besar diharapkan bisa lebih memuaskan para pemegang saham dan dalam hal ini koperasi para anggotanya akan menikmati secara langsung dari pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha (SHU). Menurut jasa para anggotanya dalam kastanya dengan usaha koperasi, seperti diketahui koperasi dikelola oleh pengurus yang dipilih oleh rapat anggota.



Memperoleh laba atau keuntungan yang optimal merupakan tujuan dari setiap perusahaan yang dijalankan oleh suatu perusahaan, baik perusahaan swasta maupun perusahaan Negara. Begitu pula dengan koperasi dalam menjalankan usahanya yang mempunyai tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan bagi kesejahteraan dan kelangsungan usahanya. Dengan terpenuhinya tujuan koperasi ini sistem keuangan dipihak Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) diubah setiap harinya. Pendapatan yang diperoleh setiap harinya langsung disetor ke Bank BNI UPI, Bank BCA, Bank BNI Lembang yang disertai dengan arsip Laporan Keuangan untuk Koperasi dan Bank tempat penyetoran tersebut.



Kegiatan sehari-hari tidak lepas dari transaksi baik itu dengan konsumen maupun dengan anggota peternak sapi dan transaksi tersebut biasanya berhubungan dengan kas, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengelolaan kas pada umumnya dibagi kedalam dua kegiatan yaitu penerimaan dan pengeluaran.



Sumber-sumber penerimaan kas berasal dari penjualan, penerimaan piutang, simpanan pokok, simpanana wajib dan simpanan sukarela. Sedangkan pengeluaran kas berasal dari pembelian tunai, pembayaran utang, pembayaran gaji,telepon dan lain-lain.



Oleh karena itu dalam setiap perusahaan atau koperasi, prosedur penerimaan dan pengeluaran kas merupakan suatu keharusan, karena dengan prosedur akan mengaktifkan kegiatan pengendalian intern dalam usaha pencapaian tujuan Koperasi.



Atas dasar pemikiran tersebut diatas penulis memilih judul Kerja Praktek “TINJAUAN ATAS ARUS KAS MASUK PADA KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG”.

Description Alternative :

Dalam memulihkan perekonomian nasional, peran usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi tidak dapat dilepaskan. Karena itu, semua pihak harus memiliki itikad keberpihakan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) dan koperasi khususnya para pengusaha yang ada di daerah termasuk para petani. Sebab sektor usaha kecil menengah (UKM) dan koperasi merupakan kelompok mayoritas yang sudah terbukti mampu bertahan dari goncangan krisis ekonomi.



Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pada masa sekarang ini Indonesia sedang menghadapi Era Globalisasi dimana teknologi sedang berkembang dengan pesat, ditambah lagi dengan semakin berkembangnya sistem perekonomian yang semakin luas dan ketat.



Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang merupakan koperasi yang prima mandiri yang menginduk pada Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) yang bergerak di bidang usaha penjualan susu segar dalam negeri (SDN), dimana Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang memiliki industri kecil yaitu menghasilkan produksi susu dari para anggotanya yang beternak sapi perah. Disamping itu juga Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang langsung memasarkan hasil produksinya.



Setiap lembaga ekonomi apapun bentuknya, termasuk koperasi menghendaki diperolehnya keuntungan atau laba yang wajar. Apabila keuntungan atau laba yang diperoleh lebih besar diharapkan bisa lebih memuaskan para pemegang saham dan dalam hal ini koperasi para anggotanya akan menikmati secara langsung dari pembagian keuntungan atau sisa hasil usaha (SHU). Menurut jasa para anggotanya dalam kastanya dengan usaha koperasi, seperti diketahui koperasi dikelola oleh pengurus yang dipilih oleh rapat anggota.



Memperoleh laba atau keuntungan yang optimal merupakan tujuan dari setiap perusahaan yang dijalankan oleh suatu perusahaan, baik perusahaan swasta maupun perusahaan Negara. Begitu pula dengan koperasi dalam menjalankan usahanya yang mempunyai tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan bagi kesejahteraan dan kelangsungan usahanya. Dengan terpenuhinya tujuan koperasi ini sistem keuangan dipihak Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) diubah setiap harinya. Pendapatan yang diperoleh setiap harinya langsung disetor ke Bank BNI UPI, Bank BCA, Bank BNI Lembang yang disertai dengan arsip Laporan Keuangan untuk Koperasi dan Bank tempat penyetoran tersebut.



Kegiatan sehari-hari tidak lepas dari transaksi baik itu dengan konsumen maupun dengan anggota peternak sapi dan transaksi tersebut biasanya berhubungan dengan kas, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengelolaan kas pada umumnya dibagi kedalam dua kegiatan yaitu penerimaan dan pengeluaran.



Sumber-sumber penerimaan kas berasal dari penjualan, penerimaan piutang, simpanan pokok, simpanana wajib dan simpanan sukarela. Sedangkan pengeluaran kas berasal dari pembelian tunai, pembayaran utang, pembayaran gaji,telepon dan lain-lain.



Oleh karena itu dalam setiap perusahaan atau koperasi, prosedur penerimaan dan pengeluaran kas merupakan suatu keharusan, karena dengan prosedur akan mengaktifkan kegiatan pengendalian intern dalam usaha pencapaian tujuan Koperasi.



Atas dasar pemikiran tersebut diatas penulis memilih judul Kerja Praktek “TINJAUAN ATAS ARUS KAS MASUK PADA KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG”.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id