Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top > Laporan_Kerja_Praktek > Fakultas_Sospol > Ilmu_Komunikasi > 2007

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI BAGIAN HUMAS



PEMDA PROVINSI JAWA BARAT

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:09:31
By : LINGGA ADITIA PERMANA; NIM 41802005, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Created : 2007-04-14, with files

Keyword : PRAKTEK KERJA LAPANGAN, HUMAS.
Url : http://

Wilayah cekungan Bandung, pada awal tahun 1916 pernah dipilih, oleh Pemerintah Belanda sebagai ibu kota jajahannya di nusantara, atau pusat pemerintahan (Gouvernements Bedrijven) untuk Nederlandscy Oost Indie atau juga disebut sebagai “Indiscye Koloniaal Staad”.



Pilihan ini ditentukan, setelah Koninkrijk Der Nederlanden (Negeri Belanda) melakukan penelitian di daerah-daerah lain, terutama di pulau Jawa. Sebagai Gouvernements Bedrijven (GB), Bandung dianggap paling cocok, karena iklimnya yang sejuk, tidak banyak berbeda dengan negeri Belanda, maupun karena pemandangan alamnya yang indah.Konon iklim kota Bandung senyaman Perancis Selatan di musim panas yang begitu terkenal.



Untuk itu pemerintah Belanda membentuk sebuah tim perencana Ibukota Nusantara yang diketuai Kolonel V.L.Slors, pensiunan tentara Belanda yang berhasil membangun komplek militer di Cimahi.



Tim ini beranggotakan antara lain Ir.J.Berger, seorang arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Deft Nederland, ditambah Ir.E.H.Dee Rood an Ir.G.Hendriks dan pihak “Gemeente van Bandoeng”.



Tugas pokok tim ini antara lain merencanakan dan membangun berbagai gedung perkantoran untuk memindahkan semua departemen dan instansi lainnya dari Batavia (Jakarta) ke Bandung, termasuk pembangunan komplek perumahan untuk menampung sekitar 1.500 pegawai pemerintahan yang tentunya juga harus pindah ke Bandung.

Description Alternative :

Wilayah cekungan Bandung, pada awal tahun 1916 pernah dipilih, oleh Pemerintah Belanda sebagai ibu kota jajahannya di nusantara, atau pusat pemerintahan (Gouvernements Bedrijven) untuk Nederlandscy Oost Indie atau juga disebut sebagai “Indiscye Koloniaal Staad”.



Pilihan ini ditentukan, setelah Koninkrijk Der Nederlanden (Negeri Belanda) melakukan penelitian di daerah-daerah lain, terutama di pulau Jawa. Sebagai Gouvernements Bedrijven (GB), Bandung dianggap paling cocok, karena iklimnya yang sejuk, tidak banyak berbeda dengan negeri Belanda, maupun karena pemandangan alamnya yang indah.Konon iklim kota Bandung senyaman Perancis Selatan di musim panas yang begitu terkenal.



Untuk itu pemerintah Belanda membentuk sebuah tim perencana Ibukota Nusantara yang diketuai Kolonel V.L.Slors, pensiunan tentara Belanda yang berhasil membangun komplek militer di Cimahi.



Tim ini beranggotakan antara lain Ir.J.Berger, seorang arsitek muda kenamaan lulusan Fakultas Teknik Deft Nederland, ditambah Ir.E.H.Dee Rood an Ir.G.Hendriks dan pihak “Gemeente van Bandoeng”.



Tugas pokok tim ini antara lain merencanakan dan membangun berbagai gedung perkantoran untuk memindahkan semua departemen dan instansi lainnya dari Batavia (Jakarta) ke Bandung, termasuk pembangunan komplek perumahan untuk menampung sekitar 1.500 pegawai pemerintahan yang tentunya juga harus pindah ke Bandung.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id