Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Downnload...

Path: Top > Laporan_Kerja_Praktek > Fakultas_Sospol > Ilmu_Komunikasi > 2007

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN



DI DEPARTMENT NEWS PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-11-02 14:09:32
By : RR.CITRA UTAMI PUTRI; NIM 41803020, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Created : 2007-04-14, with 5 files

Keyword : PRAKTEK KERJA LAPANGAN.
Url : http://

Kehadiran beberapa perusahaan televisi swasta di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sangat mendukung adanya globalisasi di bidang informasi. Dunia pertelevisian harus mampu menghadirkan informasi yang bersifat mendidik serta menghibur masyarakat



P.T Indosiar Visual Mandiri berhasil mendapatkan izin operasional dari pemerintah sebagai televisi swasta ke-5 pada tanggal 7 Desember 1994 yang didirikan di Indonesia setelah RCTI, SCTV, TPI dan Anteve. Indosiar diperkenalkan mengudara (on air) secara penuh. Padahal televisi lainnya melalui uji transmisi siaran sekitar kurang lebih satu setengah bulan. Mengudaranya stasiun televisi dimungkinkan setelah yayasan TVRI sebagai pemilik hak siar di Indonesia diajak kerjasama dengan Indosiar. Penandatanganan kerjasama tersebut berlangsung di Jakarta tanggal 7 Desember 1994, wakilnya dari TVRI adalah Aziz Husein dan dari Indosiar adalah Handoko.



Setelah melakukan uji transmisi, jaringan stasiun swasta Indosiar langsung melakukan siaran pra-perdana selama 24 hari, mulai tanggal 18 Desember 1994 sampai 10 januari 1995. Sehari menjelang siaran resmi nasional, siaran pra-perdana dihadirkan di 8 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Ujung pandang, dan Medan. Akhirnya setelah menunggu cukup lama, jaringan stasiun televisi swasta P.T. Indosiar Visual Mandiri resmi mengudara secara nasional pada hari Rabu, 11 Januari 1995. Pada awal kegiatan penyiarannya, Indosiar merupakan perusahaan televisi pertama di Indonesia yang menggunakan sistem peralatan teknologi digital sehingga dapat menyajikan kualitas gambar yang lebih baik.



PT. Indosiar Visual Mandiri, memposisikan usahanya sebagai penyedia jasa penyiaran televisi swasta nasional. Sejauh ini komposisi tayangannya tetap didominasi program hiburan baik drama maupun non drama, 60:40 antara hiburan dan edukasi / pemberitaan. (Sumber: Eksekutif Produser News Departemen).



Maksud dan tujuan didirikannya PT. Indosiar Visual Mandiri adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa media komunikasi, dalam bentuk informasi, pendidikan, hiburan dan usaha periklanan serta turut mencerdaskan bangsa. Namun, sejak awal berdirinya, Indosiar lebih berkonsentrasi sebagai sebuah TV hiburan (entertain), kendati tetap tidak menegasikan perannya sebgai TV yang memiliki fungsi di bidang pendidikan (edukasi) dan informasi.



Konsep televisi entertaint, membuat Indosiar lebih banyak memproduksi program secara mandiri yang dilakukan oleh karyawan (in-house). Selain faktor menciptakan kebanggaan (proudly) dalam diri karyawan karena hasil karyanya ditayangkan di televisi, pembuatan program in-house juga memicu Indosiar untuk banyak merekrut pekerja, sekaligus memenuhi konsep sosial sebuah perusahaan yakni menciptakan lapangan kerja untuk banyak orang. Banyaknya pembuatan program secara in-house menjadikan jumlah karyawan Indosiar jauh lebih banyak dibandingkan stasiun televisi lain, karena banyak program in-house membuat Indosiar selain padat teknologi juga padat karya. Untuk memenuhi kebutuhannya itu Indosiar memiliki 8 studio di kawasan Daan Mogot, yang secara keseluruhannya dilengkapi dengan peralatan yang canggih dan lengkap.

Description Alternative :

Kehadiran beberapa perusahaan televisi swasta di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sangat mendukung adanya globalisasi di bidang informasi. Dunia pertelevisian harus mampu menghadirkan informasi yang bersifat mendidik serta menghibur masyarakat



P.T Indosiar Visual Mandiri berhasil mendapatkan izin operasional dari pemerintah sebagai televisi swasta ke-5 pada tanggal 7 Desember 1994 yang didirikan di Indonesia setelah RCTI, SCTV, TPI dan Anteve. Indosiar diperkenalkan mengudara (on air) secara penuh. Padahal televisi lainnya melalui uji transmisi siaran sekitar kurang lebih satu setengah bulan. Mengudaranya stasiun televisi dimungkinkan setelah yayasan TVRI sebagai pemilik hak siar di Indonesia diajak kerjasama dengan Indosiar. Penandatanganan kerjasama tersebut berlangsung di Jakarta tanggal 7 Desember 1994, wakilnya dari TVRI adalah Aziz Husein dan dari Indosiar adalah Handoko.



Setelah melakukan uji transmisi, jaringan stasiun swasta Indosiar langsung melakukan siaran pra-perdana selama 24 hari, mulai tanggal 18 Desember 1994 sampai 10 januari 1995. Sehari menjelang siaran resmi nasional, siaran pra-perdana dihadirkan di 8 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Denpasar, Ujung pandang, dan Medan. Akhirnya setelah menunggu cukup lama, jaringan stasiun televisi swasta P.T. Indosiar Visual Mandiri resmi mengudara secara nasional pada hari Rabu, 11 Januari 1995. Pada awal kegiatan penyiarannya, Indosiar merupakan perusahaan televisi pertama di Indonesia yang menggunakan sistem peralatan teknologi digital sehingga dapat menyajikan kualitas gambar yang lebih baik.



PT. Indosiar Visual Mandiri, memposisikan usahanya sebagai penyedia jasa penyiaran televisi swasta nasional. Sejauh ini komposisi tayangannya tetap didominasi program hiburan baik drama maupun non drama, 60:40 antara hiburan dan edukasi / pemberitaan. (Sumber: Eksekutif Produser News Departemen).



Maksud dan tujuan didirikannya PT. Indosiar Visual Mandiri adalah menjalankan usaha dalam bidang jasa media komunikasi, dalam bentuk informasi, pendidikan, hiburan dan usaha periklanan serta turut mencerdaskan bangsa. Namun, sejak awal berdirinya, Indosiar lebih berkonsentrasi sebagai sebuah TV hiburan (entertain), kendati tetap tidak menegasikan perannya sebgai TV yang memiliki fungsi di bidang pendidikan (edukasi) dan informasi.



Konsep televisi entertaint, membuat Indosiar lebih banyak memproduksi program secara mandiri yang dilakukan oleh karyawan (in-house). Selain faktor menciptakan kebanggaan (proudly) dalam diri karyawan karena hasil karyanya ditayangkan di televisi, pembuatan program in-house juga memicu Indosiar untuk banyak merekrut pekerja, sekaligus memenuhi konsep sosial sebuah perusahaan yakni menciptakan lapangan kerja untuk banyak orang. Banyaknya pembuatan program secara in-house menjadikan jumlah karyawan Indosiar jauh lebih banyak dibandingkan stasiun televisi lain, karena banyak program in-house membuat Indosiar selain padat teknologi juga padat karya. Untuk memenuhi kebutuhannya itu Indosiar memiliki 8 studio di kawasan Daan Mogot, yang secara keseluruhannya dilengkapi dengan peralatan yang canggih dan lengkap.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationJ
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id