Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Sipil > 2017

Perencanaan Beban Dorong Pada Pelaksanaan Pembangunan Underpass Dengan Metode Jacking System

2017
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2017-10-17 10:47:22
By : Sandro Ginting NIM. 13012700, Perpustakaan UNIKOM ( sandroebginting@gmail.com)
Created : 2017-10-17, with 13 files

Keyword : Penulangan, jarak dan bentuk sengkang, kuat tekan beton.
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Saat ini metode pelaksanaan pembangunan underpass yang dianggap paling efisien adalah metode Jacking System, yaitu mendorong box underpass masuk kedalam tanah. Metode ini dapat memungkinkan arus lalulintas yang berada di sekitar lokasi pembangunan underpass tidak banyak mengalami gangguan, dan juga membutuhkan lebih sedikit sumber daya manusia dalam proses pengerjaannya. Hal yang harus diperhatikan dalam metode ini adalah berapa besar beban dorong yang dibutuhkan untuk memasukkan box underpass kedalam tanah, dan bagaimana stabilitas struktur underpass terhadap momen guling (overturning moment) yang terjadi pada struktur akibat beban dorong tersebut. Awal penelitian ini mendapatkan hasil perhitungan dimensi tulangan dan ketebalan plat lantai, dinding, serta atap box underpass agar kuat menahan beban baik beban sendiri maupun beban tambahan yang ada (mengacu kepada SNI 2005 mengenai Standar Pembebanan Pada Jembatan). Parameter yang dibutuhkan untuk mendapatkan nilai beban dorong (jacking force) adalah total berat sendiri struktur, beban tambahan, tekanan tanah, dan koefisien gesek antara tanah dengan struktur box underpass. Di akhir penelitian didapatkan hasil nilai beban dorong, dan juga disimpulkan bahwa dengan beban dorong tersebut, struktur underpass masih berada pada kondisi stabil terhadap momen guling..

Description Alternative :

Currently the most effective method of implementing underpass development is the Jacking System method, which is pushing the underpass box into the ground. This method can allow traffic flow around the underpass development site to be less disturbed, and also require less human resources in the process. The thing to consider in this method is how much jacking load is required to put the underpass box into the ground, and how the stability of the underpass structure over the overturning moments that occurs in the structure due to the load. Tthe beginning of this research get the calculation of the dimensions of reinforcement and the thickness of floor plate, wall plate, and roof plate of the underpass box in order to be able to withstand both the load of both own and additional loads (refer to SNI 2005 concerning the Bridge Load). The parameters required to obtain a jacking force value are the total weight of the structure itself, the additional load, the soil pressure, and the coefficient of friction between the ground and the underpass box structure. The end of the research get total jacking force, and also concluded that with the jacking force, the underpass structure is still in stable condition to the overturning moment.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationPerpustakaan UNIKOM
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id