Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Teknik_dan_Ilmu_Komputer > Teknik_Informatika > 2016

Pembangunan Aplikasi Chat Bot Berbahasa Inggris Menggunakan Algoritma Levenshtein dan Cocke Younger Kasami

Chat Bot Application Development Speak English Using Levenshtein Algorithm and Cocke Kasami Younger

2016
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2016-11-25 13:53:56
By : Satrya Alqirana Anugrah NIM. 10111751, Perpustakaan UNIKOM (myblank_id@yahoo.co.id)
Created : 2016-11-25, with 13 files

Keyword : Artificial Intelligence, Chat bot, Levenshtein, edit distance Cocke Younger Kasami (CYK).
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Chat bot adalah sebuah program komputer yang dirancang untuk mensimulasikan sebuah percakapan atau komunikasi yang interaktif kepada user (manusia) melalui bentuk teks, suara, dan atau visual. Beberapa program chat bot pada umumnya menggunakan bahasa Inggris dalam percakapannya. Chat bot baik diterapkan sebagai aplikasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris karena tidak memerlukan lawan bicara langsung yang bisa berbahasa Inggris. Penerapan algoritma Levenshtein Distance dapat membantu mengatasi permasalahan pada kesalahan pengetikan dan mekanisme penambahan, penyisipan dan penghapusan karakter dengan menghasilkan nilai similarity yang tinggi dan algoritma CYK dapat mengenali kalimat dengan baik sesuai dengan aturan produksi yang dibuat. Setiap kata yang ada pada chat yang telah dimasukkan akan dikelompokkan terlebih dahulu berdasarkan tag kata. Pengelompokkan kata ke dalam Tag kata menggunakan POS Tag Penn Treebank. Selanjutnya kata yang sudah dikelompokkan akan diperiksa apakah ada kata yang tidak mempunyai tag. Kelas kata yang tidak dapat dikenali diberi tag X. Kata yang memiliki tag X akan diperbaiki menggunakan algoritma Levenshtein dengan cara membandingkannya dengan kata yang ada pada database kata. Kata yang memiliki edit distance terendah akan dijadikan sebagai saran perbaikan. Setelah itu, kata dikelompokkan kembali. Tahap selanjutnya, setiap kata yang sudah dikelompokkan akan disusun menjadi pola kalimat dan diperiksa menggunakan algoritma CYK. Berdasarkan hasil pengujian terhadap algoritma Levenshtein dan Cocke Younger Kasami dapat disimpulkan bahwa algoritma Levenshtein baik dalam memperbaiki kata yang salah begitu juga algoritma Cocke Younger Kasami dapat mengenali kalimat dengan cukup baik sesuai dengan aturan produksi yang dibuat. Semakin banyak aturan produksi yang dibuat maka akan semakin banyak pula pola kalimat yang dapat dikenali. Hasil pengujian perbaikan kata memperoleh nilai sebesar 80% menggunakan algoritma Levenshtein dan pengujian deteksi kesalahan pola kalimat memperoleh nilai sebesar 81,1%.

Description Alternative :

Chat bot is a computer program designed to simulate a conversation or communication that is interactive to the user (human) through the form of text, sound, or visual. The resulting response is the result of scanning keywords on user input and generates responses that are considered most suitable reply from the database, so that the conversation happened as if done by two mutually berkomunikasi.Beberapa human person chat bot programs generally use English in conversation. Chat bot either implemented as an application to improve the English language skills because it does not require direct interlocutors who could speakdEnglish. Every word in the chat which has been entered will be grouped first by words tag. Grouping words into words tag using POS Tag Penn Treebank. The next words are already organized to be examined whether there is a word that does not have a tag. Class unrecognizable words tagged X. X tag word has to be repaired using Levenshtein algorithm by comparing with the last word in the word database. The word that has the lowest edit distance will serve as suggestions for improvement. After that, the word regrouped. The next stage, every word that has been grouped will be arranged into a pattern sentence and checked using algorithms cyk. Based on the test results of the Levenshtein algorithm and Cocke Kasami Younger can be concluded that the Levenshtein algorithm for improving the wrong word as well as the algorithm Cocke Younger Kasamai can recognize sentences quite well in accordance with the rules of production are made. A growing number of production rules that made it will be the more recognizable sentence patterns. The test results said improvements gained in value by 80% using Levenshtein algorithm and fault detection test patterns sentence obtain a value of 81.1%.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id