Print ...

Contributor...

  • Soni Mulyawan Setiana, M.Pd,, Editor:

Downnload...

Path: Top > S1-Final_Project > Fakultas_Sastra > Sastra_Jepang > 2009

Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penggunaan Verba Agaru Dan Noboru Dalam Kalimat Bahasa Jepang

2009
Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2010-05-27 14:47:12
By : Setia Herliana; Nim 63804002, Perpustakaan UNIKOM
Created : 2010-05-27, with 20 files

Keyword : Penggunaan Verba Agaru Dan Noboru, Kalimat Bahasa Jepang
Url : http://alumni.unikom.ac.id

Salah satu kendala yang dihadapi oleh pembelajar bahasa Jepang di Indonesia




adalah Ruigigo. Ruigigo yaitu beberapa kata yang memiliki ucapan yang berbeda




namun memiliki makna yang sangat mirip. Dalam bahasa Jepang banyak Ruigigo




yang sangat sulit untuk bisa dipadankan ke dalam bahasa Indonesia satu persatu.




Contohnya Noru, Agaru dan Noboru yang mempunyai makna naik. Tetapi dalam




penggunaannya tidak bisa digunakan dalam kalimat yang sama. Noru digunakan




untuk naik kendaraan, Agaru digunakan untuk naik tangga sedangkan Noboru




digunakan untuk naik pohon. Sehingga dengan perbedaan itu mahasiswa mengalami




kesulitan dalam menggunakan kata-kata yang bermakna ruigigo. Dengan dilatar




belakangi oleh perbedaan tersebut, penulis bermaksud melakukan penelitian dengan




judul “Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penggunaan Verba Agaru Dan Noboru




dalam Kalimat Bahasa Jepang”.




Dalam penelitian ini, penulis akan mengukur seberapa besar kesalahan, faktor




penyebab kesalahan dan apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa dengan




menggunakan metode Deskriptif. Pada penelitian ini penulis menggunakan dua




teknik pengumpulan data sekaligus, yaitu: tes dan wawancara. Maksud penulis




menggunakan tes adalah untuk mengetahui seberapa besar kesalahan yang terjadi




sedangkan wawancara bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kesulitan apa saja




yang mempengaruhi terjadinya kesalahan.




Setelah menganalisis semua data dan melihat hasil yang di dapatkan dari




seluruh penelitian, maka dapat penulis simpulkan bahwa mahasiswa mengalami




kesalahan paling banyak dalam penggunaan verba noboru sebesar 45,7% sedangkan




kesalahan pada penggunaan verba agaru sebesar 25%. Kesalahan terjadi karena




kurang pahamnya mahasiswa terhadap fungsi dari masing-masing verba tersebut. Hal




itu disebabkan karena dua faktor error yaitu: faktor internal antara lain mahasiswa




menganggap materi yang diterima sulit dan tidak adanya motivasi dari diri sendiri.




Faktor eksternal yaitu materi yang terlalu sulit, kurang lengkapnya sarana dan




prasarana belajar, kurangnya penjelasan dan pemberian materi dari dosen.




Hasil akhir dari penelitian ini, diharapkan mahasiswa dapat dapat




meningkatkan kemampuan belajar mahasiswa dengan cara banyak membaca kalimatkalimat




bahasa Jepang, belajar dan berlatih, mencari sumber-sumber referensi dan




banyak bertanya kepada dosen dan teman.

Description Alternative :

One of the obstacles faced by Japanese learners in Indonesia is Ruigigo.




Ruigigo is the few words that have a different speech, but have very similar meanings.




In many Japanese Ruigigo which is very difficult to be able to Indonesian items. For




example Noru, Agaru and Noboru have increased significance. But in it s use can not




be used in the same sentence. Noru used to ride the vehicles, Agaru used to ascend




the stairs while Noboru used to ascend the tree. So that the differences that students




have difficulties in using the word that means ruigigo. Hence, a research to discover




the analysis errors student using verba agaru and noboru in Japanese sentences.




In this research, author will measure how big a errors, factors and causes of




errors are made by the students using the methods Descriptive. On this research the




author uses two techniques of collecting data at a time, namely: a test and interview.




Purpose is the author using the test to find out how big a mistake that occurred while




the interviews aimed to find out the factors are difficult affecting errors.




After analyzing all the data and see the results of all the available research,




the author can conclusion that students have at most an errors in the use of verba




noboru of 45.7% while the errors on the use of verba agaru of 25%. An error




occurred because the less understand students to the function of each of these verba.




This is caused by two factors, namely error: internal factors, among others, students




who received the material difficult and the lack of self-motivation. External factors,




namely the material that is too difficult, lack of full facilities and infrastructure study,




and lack of explanation of the material from the lecturers.




The end result of this research, students can be expected to improve the way




students learn to read the sentence-a lot of Japanese sentences, study and practice,




searching for sources of reference and ask a lot of friends and lecturers.

Copyrights : Copyright � 2001 by Digital library - Perpustakaan Pusat Unikom . Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id