Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

TEKNOLOGI DIGITAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK CIPTA

Gray literature from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:25
By : Muhammad Aulia Adnan, ICS
Created : 2001-11-28, with 1 files

Keyword : hak cipta, digital

Perangkat perundang-undangan hak cipta memberikan perlindungan atau hak kepada para pemegang hak cipta berupa hak ekonomis dan juga hak moral atas setiap karya cipta yang dimilikinya. Hak ekonomis yang dimiliki oleh seorang pencipta memberikan hak untuk mendapatkan manfaat secara ekonomis dari ciptaan yang dibuatnya. Hak ini meliputi hak untuk menjual, menyewakan, melisensikan, mempersiapkan produk derivatif atas ciptaan tersebut. Namun demikian terdapat beberapa pembatasan terhadap hak-hak yang dimiliki oleh seorang pencipta. Pembatasan tersebut antara lain, tidak merupakan suatu pelanggaran hak cipta penggunaan ciptaan pihak lain antara lain untuk keperluan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik dan tinjauan suatu masalah dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi pencipta. Perbanyakan suatu ciptaan secara terbatas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang non komersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya. Pembatasan terhadap hak cipta itu terbatas untuk kegiatan yang bersifat non-komersial termasuk kegiatan sosial. Faktor-faktor dari pembatasan hak cipta tersebut: (1) Tujuan dan karakter penggunaan hak cipta, termasuk di dalamnya tujuan dari penggunaan hak cipta, yaitu untuk kegiatan komersial atau tidak; (2) Sifat dasar dari hasil karya cipta; (3) Bagian dari hak cipta yang dipergunakan, di Indonesia pembatasan atas bagian yang dipergunakan bersifat kualitatif; dan (4) Efek atau implikasi secara ekonomis atau moral yang ditimbulkan dari penggunaan hak cipta.

Description Alternative :

Perangkat perundang-undangan hak cipta memberikan perlindungan atau hak kepada para pemegang hak cipta berupa hak ekonomis dan juga hak moral atas setiap karya cipta yang dimilikinya. Hak ekonomis yang dimiliki oleh seorang pencipta memberikan hak untuk mendapatkan manfaat secara ekonomis dari ciptaan yang dibuatnya. Hak ini meliputi hak untuk menjual, menyewakan, melisensikan, mempersiapkan produk derivatif atas ciptaan tersebut. Namun demikian terdapat beberapa pembatasan terhadap hak-hak yang dimiliki oleh seorang pencipta. Pembatasan tersebut antara lain, tidak merupakan suatu pelanggaran hak cipta penggunaan ciptaan pihak lain antara lain untuk keperluan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik dan tinjauan suatu masalah dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi pencipta. Perbanyakan suatu ciptaan secara terbatas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang non komersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya. Pembatasan terhadap hak cipta itu terbatas untuk kegiatan yang bersifat non-komersial termasuk kegiatan sosial. Faktor-faktor dari pembatasan hak cipta tersebut: (1) Tujuan dan karakter penggunaan hak cipta, termasuk di dalamnya tujuan dari penggunaan hak cipta, yaitu untuk kegiatan komersial atau tidak; (2) Sifat dasar dari hasil karya cipta; (3) Bagian dari hak cipta yang dipergunakan, di Indonesia pembatasan atas bagian yang dipergunakan bersifat kualitatif; dan (4) Efek atau implikasi secara ekonomis atau moral yang ditimbulkan dari penggunaan hak cipta.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationI
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id