Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

REPRODUKSI DAN PRODUKSI PADA WANITA KERJA(Studi : Buruh Wanita Pada Perusahaan Rokok "Alam Subur"di Kraksaan, Probolinggo)

Research Report from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:10
By : Arfida Br, Dra,MS, Population and Environmental Study Center
Created : 1999-08-19, with 1 files

Keyword : reproduksi,produksi,wanita,kerja

Secara umum kegiatan wanita dipisahkan menjadi kegiatan produktif dan reproduktif. Pemisahan ini dilakukan berdasarkan nilai ekonomis kegiatan, kegiatan tersebut yang diukur dengan perolehan uang. Dalam hal ini reproduksi atau reproduktif diukur dengan peran wanita sebagai ibu, yang melahirkan keturunan dan mengatur rumah tangga; sedangkan kegiatan produksi dikaitkan dengan peran wanita sebagai pekerja keluarga yang menghasilkan uang (Moree; 1988).

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini berusaha menelaah kondisi pekerja wanita pada industri rokok "Alam Subur" di Kraksaan, Probolinggo; khususnya pada pekerja bagian produksi meliputi jenis kerja : perpak, bandrol, linting,dan gunting. Khususnya, penelitian ini dari sisi pekerja ingin diketahui :

1. Mengetahui karakteristik pekerja wanita, mengenai : pengalaman kerja sebelumnya, alasan wanita memilih bekerja pada industri rokok dan karakteristik kegiatan pekerja pada industri rokok "Alam Subur".

2. Mengetahui pembagian kerja dan alokasi waktu rumah tangga pekerja wanita serta faktor-faktor yang mempengaruhi curahan waktu pekerja wanita pada industri rokok, yang akan mencerminkan strategi wanita untuk melaksanakan kegiatan produktif dan reproduktif wanita.

3. Mengetahui sumbangan pekerja wanita pada industri rokok terhadap pendapatan rumah tangga, tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga, tingkat kecukupan hidup rumah tangga wanita pada industri rokok, dan persepsi wanita terhadap pekerjaan dan terhadap upah sebagai perwujudan kegiatan produktif wanita.

4. Mengetahui kondisi pekerja wanita pada industri rokok dalam pembangunan yang sedang berlangsung sekarang ini.

Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah secara purposive sampling sebanyak 50 orang dari 585 pupulasi yang ada, sedangkan teknik analisa data yang digunakan di cross tabulasi dan persentase, dan selanjutnya dari masing-masing tabel akan dideskripsikan secara kualitatif.

Berdasarkan hasil analisa dan interpretasi data diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 1, karakteristik pekerja wanita ditinjau dari pengalaman kerja sebelumnya, maka mereka pernah bekerja sebelumnya sebagai buruh tani 10 orang (20%); di pabrik mie 11 orang (22%); sebagai pembantu rumah tangga 15 orang (30%); dan mlijo 14 orang (28%), disamping itu yang bekerja kurang dari 5 tahun ada 25 orang (50%) dan antara 5- 10 tahun ada 25 orang (50%). Tabel 2, karakteristik pekerja wanita, ditinjau dari alasan bekerja pada PR "Alam Subur", maka 36 orang (72%) atas keinginan sendiri; sedangkan sisanya ada 14 orang (28%) adalah motivasi ekstrinsik. Tabel 3, jenis kerja sektor produksi yang di ambil meliputi, jenis kerja perpak 6 orang; bandrol 4 orang; giling 36 orang; dan gunting 4 orang. Selanjutnya tabel 4 mengenai besar pendapatan, 4 orang (8%) berpendapatan kecil; 30 orang (60%) berpendapatan sedang; 16 orang (32%) berpendapatan besar. Mengenai besar beban tanggungan (tabel 5) yaitu ada 16 orang (32%) kurang dari 3; 11 orang (22%) antara 3-5; 18 orang (36%) lebih dari 5 beban tanggungan. Tabel 6 mengenai jumlah anak yang dimiliki, ada 4 orang (8%) yang belum punya; 13 orang (26%) kurang dari 2; 23 orang (46%) antara 2-3 dan 10 orang (20%) memiliki anak Balita (1-5 tahun); 12 orang (24%) memiliki anak usia lebih dari 5 tahun. Selanjutnya tabel 8, yaitu mengenai cara pengurusan anak sewaktu ditinggal bekerja adalah sebagai berikut : ada 26 orang (52%) diasuh oleh famili; 4 orang (8%) dititipkan tetangga; dan 16 orang (32%) diasuh sendiri. Selanjutnya pada tabel 9 mengenai distribusi konsumsi per bulan adalah sebagai berikut : ada 29 orang (58%) untuk makan; 13 orang (26%) untuk pendidikan; dan 8 orang (16%) untuk kesehatan. Selanjutnya tabel 10 mengenai sumbangan pendapatan pekerja wanita dalam rumah tangga, maka ada 4 orang (8%) yang memberi sumbangan kecil; 30 orang (60%) memberi sumbangan sedang; dan 16 orang (32%) memberi sumbangan besar. Tabel 11 mengenai tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga adalah sebagai berikut : 2 orang (4%) katagori pra sejahtera; 18 orang (36%) sejahtera I; dan 30 orang masuk sejahtera II. Selanjutnya tabel 12 mengenai cita-cita bekerja di PR "Alam Subur" yaitu 24 orang (48%) akan bekerja terus sampai pensiun dan 26 orang (52%) akan berhenti kerja bila ada pekerjaan yang lebih baik. Selanjutnya tabel 13 keikutsertaan wanita pekerja dalam kegiatan pembangunan ekonomi , ada 14 orang (28%) ikut kegiatan PKK di kampung; 17 orang (34%) ikut program KB dan 19 orang (38%) ikut kegiatan yang diadakan pabrik.

Description Alternative :

Secara umum kegiatan wanita dipisahkan menjadi kegiatan produktif dan reproduktif. Pemisahan ini dilakukan berdasarkan nilai ekonomis kegiatan, kegiatan tersebut yang diukur dengan perolehan uang. Dalam hal ini reproduksi atau reproduktif diukur dengan peran wanita sebagai ibu, yang melahirkan keturunan dan mengatur rumah tangga; sedangkan kegiatan produksi dikaitkan dengan peran wanita sebagai pekerja keluarga yang menghasilkan uang (Moree; 1988).

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penelitian ini berusaha menelaah kondisi pekerja wanita pada industri rokok "Alam Subur" di Kraksaan, Probolinggo; khususnya pada pekerja bagian produksi meliputi jenis kerja : perpak, bandrol, linting,dan gunting. Khususnya, penelitian ini dari sisi pekerja ingin diketahui :

1. Mengetahui karakteristik pekerja wanita, mengenai : pengalaman kerja sebelumnya, alasan wanita memilih bekerja pada industri rokok dan karakteristik kegiatan pekerja pada industri rokok "Alam Subur".

2. Mengetahui pembagian kerja dan alokasi waktu rumah tangga pekerja wanita serta faktor-faktor yang mempengaruhi curahan waktu pekerja wanita pada industri rokok, yang akan mencerminkan strategi wanita untuk melaksanakan kegiatan produktif dan reproduktif wanita.

3. Mengetahui sumbangan pekerja wanita pada industri rokok terhadap pendapatan rumah tangga, tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga, tingkat kecukupan hidup rumah tangga wanita pada industri rokok, dan persepsi wanita terhadap pekerjaan dan terhadap upah sebagai perwujudan kegiatan produktif wanita.

4. Mengetahui kondisi pekerja wanita pada industri rokok dalam pembangunan yang sedang berlangsung sekarang ini.

Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah secara purposive sampling sebanyak 50 orang dari 585 pupulasi yang ada, sedangkan teknik analisa data yang digunakan di cross tabulasi dan persentase, dan selanjutnya dari masing-masing tabel akan dideskripsikan secara kualitatif.

Berdasarkan hasil analisa dan interpretasi data diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 1, karakteristik pekerja wanita ditinjau dari pengalaman kerja sebelumnya, maka mereka pernah bekerja sebelumnya sebagai buruh tani 10 orang (20%); di pabrik mie 11 orang (22%); sebagai pembantu rumah tangga 15 orang (30%); dan mlijo 14 orang (28%), disamping itu yang bekerja kurang dari 5 tahun ada 25 orang (50%) dan antara 5- 10 tahun ada 25 orang (50%). Tabel 2, karakteristik pekerja wanita, ditinjau dari alasan bekerja pada PR "Alam Subur", maka 36 orang (72%) atas keinginan sendiri; sedangkan sisanya ada 14 orang (28%) adalah motivasi ekstrinsik. Tabel 3, jenis kerja sektor produksi yang di ambil meliputi, jenis kerja perpak 6 orang; bandrol 4 orang; giling 36 orang; dan gunting 4 orang. Selanjutnya tabel 4 mengenai besar pendapatan, 4 orang (8%) berpendapatan kecil; 30 orang (60%) berpendapatan sedang; 16 orang (32%) berpendapatan besar. Mengenai besar beban tanggungan (tabel 5) yaitu ada 16 orang (32%) kurang dari 3; 11 orang (22%) antara 3-5; 18 orang (36%) lebih dari 5 beban tanggungan. Tabel 6 mengenai jumlah anak yang dimiliki, ada 4 orang (8%) yang belum punya; 13 orang (26%) kurang dari 2; 23 orang (46%) antara 2-3 dan 10 orang (20%) memiliki anak Balita (1-5 tahun); 12 orang (24%) memiliki anak usia lebih dari 5 tahun. Selanjutnya tabel 8, yaitu mengenai cara pengurusan anak sewaktu ditinggal bekerja adalah sebagai berikut : ada 26 orang (52%) diasuh oleh famili; 4 orang (8%) dititipkan tetangga; dan 16 orang (32%) diasuh sendiri. Selanjutnya pada tabel 9 mengenai distribusi konsumsi per bulan adalah sebagai berikut : ada 29 orang (58%) untuk makan; 13 orang (26%) untuk pendidikan; dan 8 orang (16%) untuk kesehatan. Selanjutnya tabel 10 mengenai sumbangan pendapatan pekerja wanita dalam rumah tangga, maka ada 4 orang (8%) yang memberi sumbangan kecil; 30 orang (60%) memberi sumbangan sedang; dan 16 orang (32%) memberi sumbangan besar. Tabel 11 mengenai tingkat kesejahteraan ekonomi rumah tangga adalah sebagai berikut : 2 orang (4%) katagori pra sejahtera; 18 orang (36%) sejahtera I; dan 30 orang masuk sejahtera II. Selanjutnya tabel 12 mengenai cita-cita bekerja di PR "Alam Subur" yaitu 24 orang (48%) akan bekerja terus sampai pensiun dan 26 orang (52%) akan berhenti kerja bila ada pekerjaan yang lebih baik. Selanjutnya tabel 13 keikutsertaan wanita pekerja dalam kegiatan pembangunan ekonomi , ada 14 orang (28%) ikut kegiatan PKK di kampung; 17 orang (34%) ikut program KB dan 19 orang (38%) ikut kegiatan yang diadakan pabrik.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationP
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id