Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

PROBLEMATIKA PERTUMBUHAN SEKTOR INFORMAL DI KODIA MALANG

Research Report from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:05
By : Dra. Su'adah, MS, Dept. of Sociology
Created : 2000-08-01, with 1 files

Keyword : informal, pertumbuhan, sektor

Sebagai dampak dari kehidupan yang semakin sulit tumbuh dengan pesat pedagang kaki lima ditengah-tengah kota terutama kota Malang sudah lama pertumbuhan pedagang kaki lima ini menjadi problem pemerintah karena dianggap mengganggu ketertiban lalu-lintas, mengganggu kebersihan dan keindahan kota. Berbagi upaya telah dilakukan namun belum ada tanda-tanda penyelesaian namun justrusemakin mengalami peningkatan.

Oleh karena itu penting sekali beberapa permasalahan diangkat dalam penelitian ini, yakni : mengapa pedagang kaki lima semakin tumbuh ditengah-tengah kota, bagaimana tindakan pemerintah untuk mengatasi problematika pedagang kaki lima yang semakin sulit diatasi dan kendala apa yang dihadapi pemerintah daerah dalam mengatasi problem pedagang kaki lima.

Untuk mengungkap kasus dan permasalahan diatas maka penelitian ini menggunakan langkah-langkah : melakukan penyampeln daerah yang padat PKL di Kecamatan Klojen Kodia Malang dan penyampelan responden pedagang kaki lima dan petugas Tit Bum dengan teknik Snow ball dimana sampel akan berakhir setelah tidak muncul variasi baru. Teknik pengumpulan data dengan wawancara tak terstruktur yang mendalam dan observasi tak terstruktur. Data terkumpul dianalisis dengan pendekatan kualitatif.

Hasil penelitian dapat terungkap bahwa jumlah PKL sejak krisis ekonomi mengalami peningkatan dari 2.600 menjadi 4000 PKL, dan jumlah ini didukung oleh pengangguran dan korban PHK, karena sulit mencari pekerjaan sesuai denganpendidikan dan ketrampilan mereka yang relatif pas-pasan. Daerah dimana mereka tinggal juga tidak menjanjikan kehidupan yang layak. Kendala yang dihadapi pemerintah daerah : Ketidakmampuan pemerintah daerah membuka lahan kerja, menyediakan lahan khusus yang strategis bagi PKL, kesalahan tata kota yang semrawut, kemampuan petugas dalam melaksanakan Perda tentang PKL yang belum memadai, ketakutan petugas dalam menghadapi karakter PKL terutama migran Madura dan ketakutan menghadapi massa yang mengenggap petugas tidak reformis

Description Alternative :

Sebagai dampak dari kehidupan yang semakin sulit tumbuh dengan pesat pedagang kaki lima ditengah-tengah kota terutama kota Malang sudah lama pertumbuhan pedagang kaki lima ini menjadi problem pemerintah karena dianggap mengganggu ketertiban lalu-lintas, mengganggu kebersihan dan keindahan kota. Berbagi upaya telah dilakukan namun belum ada tanda-tanda penyelesaian namun justrusemakin mengalami peningkatan.

Oleh karena itu penting sekali beberapa permasalahan diangkat dalam penelitian ini, yakni : mengapa pedagang kaki lima semakin tumbuh ditengah-tengah kota, bagaimana tindakan pemerintah untuk mengatasi problematika pedagang kaki lima yang semakin sulit diatasi dan kendala apa yang dihadapi pemerintah daerah dalam mengatasi problem pedagang kaki lima.

Untuk mengungkap kasus dan permasalahan diatas maka penelitian ini menggunakan langkah-langkah : melakukan penyampeln daerah yang padat PKL di Kecamatan Klojen Kodia Malang dan penyampelan responden pedagang kaki lima dan petugas Tit Bum dengan teknik Snow ball dimana sampel akan berakhir setelah tidak muncul variasi baru. Teknik pengumpulan data dengan wawancara tak terstruktur yang mendalam dan observasi tak terstruktur. Data terkumpul dianalisis dengan pendekatan kualitatif.

Hasil penelitian dapat terungkap bahwa jumlah PKL sejak krisis ekonomi mengalami peningkatan dari 2.600 menjadi 4000 PKL, dan jumlah ini didukung oleh pengangguran dan korban PHK, karena sulit mencari pekerjaan sesuai denganpendidikan dan ketrampilan mereka yang relatif pas-pasan. Daerah dimana mereka tinggal juga tidak menjanjikan kehidupan yang layak. Kendala yang dihadapi pemerintah daerah : Ketidakmampuan pemerintah daerah membuka lahan kerja, menyediakan lahan khusus yang strategis bagi PKL, kesalahan tata kota yang semrawut, kemampuan petugas dalam melaksanakan Perda tentang PKL yang belum memadai, ketakutan petugas dalam menghadapi karakter PKL terutama migran Madura dan ketakutan menghadapi massa yang mengenggap petugas tidak reformis


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id