Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

Tingkat Pemahaman Konsepsi JenderDi Kalangan Mahasiswa

Research Report from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:05
By : Vina Salviana DS, Dra, M.Si, Dept. of Sociology
Created : 2000-08-01, with 1 files

Keyword : gender, persepsi, mahasiswa

Semakin banyak tulisan yang merekam kondisi perempuan dalam konteks yang sangat beragam, makin tampak bahwa dalam banyak segi, perempuan dari berbagai lapisan atau kelas sosial mengalami kemunduran. Ada tiga istilah yang paling sering digunakan untuk menggambarkan situasi tersebut, yaitu marginalisasi, domestikasi dan pengiburumahtanggaan.

Marginalisasi secara umum, berarti penyingkiran. Namun dalam literatur studi perempuan sering muncul kerancuan dalam penggunaan konsep ini, terutama apabila dilihat dalam konteks yang lebih besar atau dilihat dari sudut pandang perempuan sendiri. Hal ini akan membawa implikasi besar terhadap perumusan program yang mungkin dilakukan untuk memperbaiki posisi perempuan. Seandainya perempuan masuk dalam sektor pekerjaan tertentu sebagai buruh upahan, apakah itu termasuk marginalisasi dari kerja subsistensinya atau kerja produksi tradisionalnya ? Seandainya perempuan keluar dari kerja upahan tertentu apakah itu berarti juga maginalisasi (termaginalisasi dari kerja upahannya) ? Lebih jauh lagi apakah konsep ini berguna untuk melihat kondisi perempuan dalam konteks pembangunan.

Kata gender dalam bahasa Indonesia meminjam istilah dari bahasa Inggris bila dilihat di dalam Kamus tidak secara jelas membedakan antara kata sex (jenis kelamin) dan gender.

Dengan kata lain timbulnya ketidajelasan itu disebabkan kurangnya penjelasan menganai kaitan antara konsep gender dengan persoalaan ketidakadilan sosial lainnya. Oleh karena itu menarik untuk diteliti sejauh mana para intelektual memahami konsep jender ini.

Description Alternative :

Semakin banyak tulisan yang merekam kondisi perempuan dalam konteks yang sangat beragam, makin tampak bahwa dalam banyak segi, perempuan dari berbagai lapisan atau kelas sosial mengalami kemunduran. Ada tiga istilah yang paling sering digunakan untuk menggambarkan situasi tersebut, yaitu marginalisasi, domestikasi dan pengiburumahtanggaan.

Marginalisasi secara umum, berarti penyingkiran. Namun dalam literatur studi perempuan sering muncul kerancuan dalam penggunaan konsep ini, terutama apabila dilihat dalam konteks yang lebih besar atau dilihat dari sudut pandang perempuan sendiri. Hal ini akan membawa implikasi besar terhadap perumusan program yang mungkin dilakukan untuk memperbaiki posisi perempuan. Seandainya perempuan masuk dalam sektor pekerjaan tertentu sebagai buruh upahan, apakah itu termasuk marginalisasi dari kerja subsistensinya atau kerja produksi tradisionalnya ? Seandainya perempuan keluar dari kerja upahan tertentu apakah itu berarti juga maginalisasi (termaginalisasi dari kerja upahannya) ? Lebih jauh lagi apakah konsep ini berguna untuk melihat kondisi perempuan dalam konteks pembangunan.

Kata gender dalam bahasa Indonesia meminjam istilah dari bahasa Inggris bila dilihat di dalam Kamus tidak secara jelas membedakan antara kata sex (jenis kelamin) dan gender.

Dengan kata lain timbulnya ketidajelasan itu disebabkan kurangnya penjelasan menganai kaitan antara konsep gender dengan persoalaan ketidakadilan sosial lainnya. Oleh karena itu menarik untuk diteliti sejauh mana para intelektual memahami konsep jender ini.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id