Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN DAN PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN ANAK DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI DESA TAWANG ARGO KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG

Research Report from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:10
By : DWI SUSILOWATI, Dept. of Economic and Development Studies
Created : 2001-08-19, with 1 files

Keyword : pendapatan,pendidikan,orang,tua,anak

Investasi sumberdaya manusia melalui pendidikan haruslah disadari oleh semua pihak, baik Pemerintah, swasta maupun keluarga. Investasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai ekonomi di masa yang akan datang melalui pengorbanan yang dilakukan pada saat sekarang. Perlu disadari bahwa pendidikan erat kaitannya dengan tingkat penghasilan keluarga, uang pendidikan, fasilitas pendidikan dan faktor lain yang berhubungan dengan pendidikan itu sendiri.

Sumberdaya manusia yang berkualitas menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari Pemerintah dalam program pembangunan ekonominya. Komitmen yang kuat ini dapat ditujukan dengan anggaran atau subsidi yang besar untuk pengembangan sumberdaya manusia, misal melalui anggaran pendidikan yang terus ditingkatkan. Dengan anggaran pendidikan yang selalu meningkat dapat memacu peningkatan kualitas pendidikan. Pada dasar pendidikan di Indonesia termasuk mahal, oleh karena itu hanya orang-orang tertentu saja yang dapat menikmati pendidikan. Hal ini disebabkan masih tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia.

Pendidikan masyarakat yang rendah menunjukkan kualitas sumberdaya manusia yang rendah yang akan sangat merugikan secara individu maupun negara, karena hal tersebut dapat merupakan suatu pemborosan dana dan daya yang berakibat pada tingkat produktivitas yang dihasilkan.

Adapun tujuan dari penlitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan orang tua dengan tingkat pendidikan anak dan untuk mengetahui tingkat pendidikan orang tua dengan tingkat pendidikan anak.

Sebagai populasi dalam penelitian adalah semua rumah tangga yang mempunyai anak yang bertempat tinggal di Desa Tawang Argo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penghasilan keluarga dengan tingkat pendidikan anak digunakan korelasi Rank Spearman. Jumlah sampel yang dijadikan penelitian adalah sebesar 25 responden.

Dari hasil penelitian yeng telah dilakukan dapat dibuat beberapa kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian :

1. Pendapatan keluarga rata-rata perbulan di daerah penelitian sebagian besar, yaitu 5 responden atau 25 persen adalah kurang dari atau sama dengan Rp 150.000. Dengan tingkat pendapatan keluarga sebesar itu jelas sangatlah rendah.

2. Status pekerjaan suami sebagian besar adalah petani, yaitu sebanyak 12 responden atau 48 persen. Demikian pula dengan status pekerjaan istri sebagian besar, yaitu 15 responden atau 78,95 persen adalah petani.

3. Tingkat pendidikan suami sebagian besar adalah SD, yaitu sebanyak 17 responden atau 68 persen, demikian pula dengan tingkat pendidikan istri sebagain besar juga SD, yaitu sebanyak 19 responden atau 76 persen.

iii

4. Jumlah anak yang dimiliki responden sebagain besar antara 1-2, yaitu sebanyak 16 responden atau 64 persen.

5. Hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dengan tingkat pendidikan anak dari perhitungan dengan korelasi Rank Spearman menunjukkan hubungan yang negatif sebesar - 0,063 dengan tingkat signifikan sebesar - 0,791. Hubungan ini menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan keluarga maka semakin rendah tingkat pendidikan anak. Hasil hubungan korelasi ini adalah sangat kecil hanya 6,3 persen saja dan juga tingkat signifikan pada tingkat 79,1 persen yang berarti dapat diabaikan karena lebih dari 50 persen sebagai batas toleransi.

Description Alternative :

Investasi sumberdaya manusia melalui pendidikan haruslah disadari oleh semua pihak, baik Pemerintah, swasta maupun keluarga. Investasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai ekonomi di masa yang akan datang melalui pengorbanan yang dilakukan pada saat sekarang. Perlu disadari bahwa pendidikan erat kaitannya dengan tingkat penghasilan keluarga, uang pendidikan, fasilitas pendidikan dan faktor lain yang berhubungan dengan pendidikan itu sendiri.

Sumberdaya manusia yang berkualitas menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari Pemerintah dalam program pembangunan ekonominya. Komitmen yang kuat ini dapat ditujukan dengan anggaran atau subsidi yang besar untuk pengembangan sumberdaya manusia, misal melalui anggaran pendidikan yang terus ditingkatkan. Dengan anggaran pendidikan yang selalu meningkat dapat memacu peningkatan kualitas pendidikan. Pada dasar pendidikan di Indonesia termasuk mahal, oleh karena itu hanya orang-orang tertentu saja yang dapat menikmati pendidikan. Hal ini disebabkan masih tingginya tingkat kemiskinan di Indonesia.

Pendidikan masyarakat yang rendah menunjukkan kualitas sumberdaya manusia yang rendah yang akan sangat merugikan secara individu maupun negara, karena hal tersebut dapat merupakan suatu pemborosan dana dan daya yang berakibat pada tingkat produktivitas yang dihasilkan.

Adapun tujuan dari penlitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendapatan orang tua dengan tingkat pendidikan anak dan untuk mengetahui tingkat pendidikan orang tua dengan tingkat pendidikan anak.

Sebagai populasi dalam penelitian adalah semua rumah tangga yang mempunyai anak yang bertempat tinggal di Desa Tawang Argo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat penghasilan keluarga dengan tingkat pendidikan anak digunakan korelasi Rank Spearman. Jumlah sampel yang dijadikan penelitian adalah sebesar 25 responden.

Dari hasil penelitian yeng telah dilakukan dapat dibuat beberapa kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian :

1. Pendapatan keluarga rata-rata perbulan di daerah penelitian sebagian besar, yaitu 5 responden atau 25 persen adalah kurang dari atau sama dengan Rp 150.000. Dengan tingkat pendapatan keluarga sebesar itu jelas sangatlah rendah.

2. Status pekerjaan suami sebagian besar adalah petani, yaitu sebanyak 12 responden atau 48 persen. Demikian pula dengan status pekerjaan istri sebagian besar, yaitu 15 responden atau 78,95 persen adalah petani.

3. Tingkat pendidikan suami sebagian besar adalah SD, yaitu sebanyak 17 responden atau 68 persen, demikian pula dengan tingkat pendidikan istri sebagain besar juga SD, yaitu sebanyak 19 responden atau 76 persen.

iii

4. Jumlah anak yang dimiliki responden sebagain besar antara 1-2, yaitu sebanyak 16 responden atau 64 persen.

5. Hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dengan tingkat pendidikan anak dari perhitungan dengan korelasi Rank Spearman menunjukkan hubungan yang negatif sebesar - 0,063 dengan tingkat signifikan sebesar - 0,791. Hubungan ini menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat pendapatan keluarga maka semakin rendah tingkat pendidikan anak. Hasil hubungan korelasi ini adalah sangat kecil hanya 6,3 persen saja dan juga tingkat signifikan pada tingkat 79,1 persen yang berarti dapat diabaikan karena lebih dari 50 persen sebagai batas toleransi.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id