Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

Peran Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Lumbung Kredit Pedesaan Dalam Meningkatkan Usaha Kecil, Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima.

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:54
By : AIDIN, Dept. of Economic and Development Studies
Created : 2002-12-31, with 1 files

Keyword : peran, bank, usaha

Penelitian ini adalah tergolong dalam tipe deskriptif, yaitu menggambarkan lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan pengembangan usaha kecil pada PD. BPR. KLP. Sarae Rasanae Bima. Kemudian populasi dalam penelitian sejumlah 550 orang teknik penarikan sanple secara simple random sanpling sebesar 10% dari populasi, sehingga jumlah sampelnya yaitu : 10% x 550 = 55 orang langsung dijadikan responden panalitian. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada seluruh responden dan untuk melengkapi data kuesioner di lakukan wawancara langsung kepada informasi.

Hasil penelitian ini bahwa : a). Peran PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat mendukung sekali, hal itu dapat di lihat dari bentuk pelayanan yang telah di berikan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat memuaskan bagi wira usaha kecil yang telah mengajukan permohonan bantuan permodalan. Hal ini dapat di buktikan berdasarkan table 4.6. yang mana dengan persyaratan yang menjadi prosedur sistim permohonan bantuan ternyata hanya 32 % yang mengatakan berat dengan prosedur yang ada di PD. BPR. LKP. Jadi persyaratan permohonan kredit yang di terapkan yang ada di terapkan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima tidak memberatkan dan sangat memuaskan bagi masyarakat pada umumnya ataupun nasabah pada khususnya. b). Keadaan fasilitas usaha kecil meliputi gedung usaha, peralatan maupun perlengkapan usaha jenis usaha, tanah bengunan serta fasilitas yang bergerak seperti kendaraan roda dua, yang memiliki oleh wira usaha kecil yang ada dikecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima, sebagai dasar pertimbangan untuk di kucurkan bantuan permodalan dari kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, kerena rata-rata fasilitas usaha kecil tersebut balum memuaskan. Hal ini terlihat pada table 4.10. Bahwa nasabah yang fasilitasnya sangat baik hanya 10% dan yang baik hanya 18% sedangkan sisanya masuk pada ketegori masih balum baik (82%). c). Kemudian faktor lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan pasar, pelanggan, dekat dengan sumber usaha maupun dekat dengan kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, itulah yang menjadi pertimbangan untuk di jadikan dasar patokan untuk terealisasinya bantuan permodalan untuk pengembangan usaha kepada wira usaha yang ada di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima. Hal ini terlihat pada table 4.12 dengan jumlah prosentase yang sangat strategis itu sebesar 78%, maka hal ini dapat di simpulkan bahwa letak lokasi usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Kabupaten Bima dinyatakan baik. d). Faktor penunjang dan penghambat yang di hadapi oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Barat Kabupaten Bima, hal ini dapat diatasi langsung oleh PD. BPR. LKP. Itu sendiri, dengan maksud untuk memperlancar kegiatan operasional dari PD. BPR. LKP. Sarae itu sendiri dengan masyarakat khususnya bagi wira usaha kecil yang mengharapkan bantuan permodalan dari pihak BPR itu sendiri.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : a). Peran PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima dalam membantu permodalan usaha kecil di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima sangat mendukung sekali, hal ini dapat di lihat dari bentuk pelayanan yang telah diberikan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat memuaskan bagi wira usaha kecil yang telah mengajukan permohonan bantuan permodalan. Hal ini dapat di buktikan berdasarkan table 4.6 yang mana dengan persyaratan yang menjadi prosedur sistim permohonan bantuan terrnyata hanya 32% yang mengatakan berat dengan prosedur yang ada di PD. BPR. LKP. Jadi persyaratan permohonan kredit yang di terapkan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima tidak memberatkan dan memuaskan bagi masyarakat pada umumnya ataupun nasabah pada khususnya. b). Keadaan fasilitas usaha kecil meliputi gedung usaha, peralatan maupun perlengkapan usaha, janis usaha, tanah bangunan serta fasilitas yang bergerak seperti kendaraan roda dua, yang dimiliki oleh wira usaha kecil yang ada di kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima, sebagai dasar pertimbangan untuk di kucurkan bantuan permodalan dari Kantor PD. BPR. LKP. Sarae Bima, karena rata-rata fasilitas usaha kecil tersebut belum memuaskan. Hal ini terlihat pada table 4.10 bahwa nasabah yang fasilitasnya sangat baik hanya 10% dan yang baik hanya 18% sedangkan sisanya masuk pada kategori masih belum baik (82%).c). kemudian faktor lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD.BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan pasar, pelanggan, dekat dengan sumber usaha maupun dekat dengan Kantor PD.BPR. LKP. Sarae Rsanae Bima, itulah yang menjjadi pertimbangan untuk dijadikan dasar menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya mamang dekat dengan pasar, palanggan, dekat dengan sumber usaha, maupun dekat dengan Kantor PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, itulah yang menjadi pertimbangan untuk dijadikan dasar patokan usaha terealisasinya bantuan permodalan untuk pengembangan usaha kepada wira usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima. Hal ini terlihat pada table 12 dengan jumlah prosentase yang sangat strategis itu sebesar 34% dan yang strategis 40% atau total yang memenuhi syarat lokasi sebesar 78%, maka hal ini dapat di simpulkan bahwa letak lokasi usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Kabupaten Bima dinyatakan baik. d). Faktor panunjang dan penghambat yang dihadapi oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Barat Kabupaten Bima, hal ini dapat diatasi langsung oleh PD. BPR. LKP. Itu sendiri, dengan maksud untuk memperlancar kagiatan operasional dari PD. BPR. LKP. Sarae itu sendiri dengan masyarakat khususnya bagi wira usaha kecil yang mengharapkan bantuan permodalan dari pihak BPR itu sendiri.

Description Alternative :

Penelitian ini adalah tergolong dalam tipe deskriptif, yaitu menggambarkan lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan pengembangan usaha kecil pada PD. BPR. KLP. Sarae Rasanae Bima. Kemudian populasi dalam penelitian sejumlah 550 orang teknik penarikan sanple secara simple random sanpling sebesar 10% dari populasi, sehingga jumlah sampelnya yaitu : 10% x 550 = 55 orang langsung dijadikan responden panalitian. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada seluruh responden dan untuk melengkapi data kuesioner di lakukan wawancara langsung kepada informasi.

Hasil penelitian ini bahwa : a). Peran PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat mendukung sekali, hal itu dapat di lihat dari bentuk pelayanan yang telah di berikan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat memuaskan bagi wira usaha kecil yang telah mengajukan permohonan bantuan permodalan. Hal ini dapat di buktikan berdasarkan table 4.6. yang mana dengan persyaratan yang menjadi prosedur sistim permohonan bantuan ternyata hanya 32 % yang mengatakan berat dengan prosedur yang ada di PD. BPR. LKP. Jadi persyaratan permohonan kredit yang di terapkan yang ada di terapkan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima tidak memberatkan dan sangat memuaskan bagi masyarakat pada umumnya ataupun nasabah pada khususnya. b). Keadaan fasilitas usaha kecil meliputi gedung usaha, peralatan maupun perlengkapan usaha jenis usaha, tanah bengunan serta fasilitas yang bergerak seperti kendaraan roda dua, yang memiliki oleh wira usaha kecil yang ada dikecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima, sebagai dasar pertimbangan untuk di kucurkan bantuan permodalan dari kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, kerena rata-rata fasilitas usaha kecil tersebut balum memuaskan. Hal ini terlihat pada table 4.10. Bahwa nasabah yang fasilitasnya sangat baik hanya 10% dan yang baik hanya 18% sedangkan sisanya masuk pada ketegori masih balum baik (82%). c). Kemudian faktor lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan pasar, pelanggan, dekat dengan sumber usaha maupun dekat dengan kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan kantor PD. BPR. LKP Sarae Rasanae Bima, itulah yang menjadi pertimbangan untuk di jadikan dasar patokan untuk terealisasinya bantuan permodalan untuk pengembangan usaha kepada wira usaha yang ada di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima. Hal ini terlihat pada table 4.12 dengan jumlah prosentase yang sangat strategis itu sebesar 78%, maka hal ini dapat di simpulkan bahwa letak lokasi usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Kabupaten Bima dinyatakan baik. d). Faktor penunjang dan penghambat yang di hadapi oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Barat Kabupaten Bima, hal ini dapat diatasi langsung oleh PD. BPR. LKP. Itu sendiri, dengan maksud untuk memperlancar kegiatan operasional dari PD. BPR. LKP. Sarae itu sendiri dengan masyarakat khususnya bagi wira usaha kecil yang mengharapkan bantuan permodalan dari pihak BPR itu sendiri.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : a). Peran PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima dalam membantu permodalan usaha kecil di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima sangat mendukung sekali, hal ini dapat di lihat dari bentuk pelayanan yang telah diberikan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima sangat memuaskan bagi wira usaha kecil yang telah mengajukan permohonan bantuan permodalan. Hal ini dapat di buktikan berdasarkan table 4.6 yang mana dengan persyaratan yang menjadi prosedur sistim permohonan bantuan terrnyata hanya 32% yang mengatakan berat dengan prosedur yang ada di PD. BPR. LKP. Jadi persyaratan permohonan kredit yang di terapkan oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima tidak memberatkan dan memuaskan bagi masyarakat pada umumnya ataupun nasabah pada khususnya. b). Keadaan fasilitas usaha kecil meliputi gedung usaha, peralatan maupun perlengkapan usaha, janis usaha, tanah bangunan serta fasilitas yang bergerak seperti kendaraan roda dua, yang dimiliki oleh wira usaha kecil yang ada di kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima, sebagai dasar pertimbangan untuk di kucurkan bantuan permodalan dari Kantor PD. BPR. LKP. Sarae Bima, karena rata-rata fasilitas usaha kecil tersebut belum memuaskan. Hal ini terlihat pada table 4.10 bahwa nasabah yang fasilitasnya sangat baik hanya 10% dan yang baik hanya 18% sedangkan sisanya masuk pada kategori masih belum baik (82%).c). kemudian faktor lokasi usaha kecil untuk menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD.BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya memang dekat dengan pasar, pelanggan, dekat dengan sumber usaha maupun dekat dengan Kantor PD.BPR. LKP. Sarae Rsanae Bima, itulah yang menjjadi pertimbangan untuk dijadikan dasar menunjang perolehan bantuan modal usaha dari PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, pada umumnya rata-rata keadaan lokasi tersebut sangat strategis, dimana letaknya mamang dekat dengan pasar, palanggan, dekat dengan sumber usaha, maupun dekat dengan Kantor PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Bima, itulah yang menjadi pertimbangan untuk dijadikan dasar patokan usaha terealisasinya bantuan permodalan untuk pengembangan usaha kepada wira usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Barat Kabupaten Bima. Hal ini terlihat pada table 12 dengan jumlah prosentase yang sangat strategis itu sebesar 34% dan yang strategis 40% atau total yang memenuhi syarat lokasi sebesar 78%, maka hal ini dapat di simpulkan bahwa letak lokasi usaha kecil yang ada di Kecamatan Rasanae Kabupaten Bima dinyatakan baik. d). Faktor panunjang dan penghambat yang dihadapi oleh PD. BPR. LKP. Sarae Rasanae Barat Kabupaten Bima, hal ini dapat diatasi langsung oleh PD. BPR. LKP. Itu sendiri, dengan maksud untuk memperlancar kagiatan operasional dari PD. BPR. LKP. Sarae itu sendiri dengan masyarakat khususnya bagi wira usaha kecil yang mengharapkan bantuan permodalan dari pihak BPR itu sendiri.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id