Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

PENGARUH KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASITERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASIPADA PT. PESONA REMAJA MALANG

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:43
By : Ayu Dita Mariska Shanti(97610445), Dept. of Management
Created : 2002-08-29, with 7 files

Keyword : pesona remaja

Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan garmen PT. Pesona Remaja Malang dengan judul Pengaruh Karakteristik Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Organisasi Pada PT. Pesona Remaja Malang.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik budaya organisasi dan efektivitas organisasi, pengaruh karakteristik budaya organisasi serta variabel mana dari karakteristik budaya organisasi yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi.

Hipotesis yang diambil dalam penelitian ini adalah bahwa karakteristik budaya organisasi yang terdiri dari inisiatif individual, toleransi terhadap tindakan beresiko, arah, integrasi, dukungan dari manajemen, kontrol, identitas, sistem imbalan, toleransi terhadap konflik, dan pola-pola komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas organisasi. Diduga dari karakteristik budaya organisasi yang berpengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi adalah variabel integrasi.

Sampel yang diambil adalah 20% dari total populasi yang berjumlah 218 yaitu sebesar 44 karyawan pada bagian produksi pada PT. Pesona Remaja Malang dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Untuk menganalisa data variabel digunakan skala likert yang menunjukkan bahwa karakteristik budaya organisasi dan efektivitas organisasi pada PT. Pesona Remaja Malang adalah sedang. Dari hasil analisa regresi linier berganda dihasilkan persamaan regresi, Y = 28,295338 1,240986X1 0,916152X2 0,879353X3 0,721161X4 0,799891X5 0,764308X6 0,841204X7 0,914487X8 1,080873X9 1,446419X10. Kefisien regresi tersebut semuanya menunjukkan hubungan yang positif. Nilai Koefisien Determinasi (R2) adalah 0,56949 artinya variabel bebas mampu menjelaskan 56,949% terhadap variabel terikat sedangkan sisanya 43,051% dijelaskan variabel lain diluar obyek yang diteliti. Dari uji t, nilai t tabel adalah 1,66 dan t hitung dari setiap variabel adalah X1 = 2,862,X2 = 2,143,X3 = 2,739,X4 = 2,070,X5 = 2,140, X6 = 2,294, X7 = 2,393, X8 = 2,559, X9 = 2,020 dan X10 = 3,122, yang berarti semua nilai t hitung lebih besar dari t tabel yang artinya secara parsial variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat. Dan uji F tabel = 2,13 dan F hitung = 4,53247 yang berarti F hitung lebih basar dari F tabel, artinya variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat secara simultan. Dari hasil uji t dan uji F yang dilakukan, maka hipotesis I yaitu bahwa karakteristik budaya organisasi berpengaruh terhadap efektivitas organisasi terbukti kebenarannya. Untuk hipotesis II yaitu dari karakteristik budaya organisasi, diduga variabel integrasi berpengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi tidak terbukti kebenarannya, karena dari hasil perhitungan r2 parsial menunjukkan bahwa X2(toleransi terhadap tindakan beresiko)memiliki nilai yang terbesar sehingga variabel yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi adalah X2.

Berdasarkan hasil yang ada, sebaiknya PT. Pesona Remaja Malang harus dapat mendorong karyawannya agar lebih memiliki toleransi terhadap tindakan beresiko sehingga efektivitas organisasi dapat terwujud.

Description Alternative :

Penelitian ini merupakan studi kasus pada perusahaan garmen PT. Pesona Remaja Malang dengan judul Pengaruh Karakteristik Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Organisasi Pada PT. Pesona Remaja Malang.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik budaya organisasi dan efektivitas organisasi, pengaruh karakteristik budaya organisasi serta variabel mana dari karakteristik budaya organisasi yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi.

Hipotesis yang diambil dalam penelitian ini adalah bahwa karakteristik budaya organisasi yang terdiri dari inisiatif individual, toleransi terhadap tindakan beresiko, arah, integrasi, dukungan dari manajemen, kontrol, identitas, sistem imbalan, toleransi terhadap konflik, dan pola-pola komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas organisasi. Diduga dari karakteristik budaya organisasi yang berpengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi adalah variabel integrasi.

Sampel yang diambil adalah 20% dari total populasi yang berjumlah 218 yaitu sebesar 44 karyawan pada bagian produksi pada PT. Pesona Remaja Malang dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Untuk menganalisa data variabel digunakan skala likert yang menunjukkan bahwa karakteristik budaya organisasi dan efektivitas organisasi pada PT. Pesona Remaja Malang adalah sedang. Dari hasil analisa regresi linier berganda dihasilkan persamaan regresi, Y = 28,295338 1,240986X1 0,916152X2 0,879353X3 0,721161X4 0,799891X5 0,764308X6 0,841204X7 0,914487X8 1,080873X9 1,446419X10. Kefisien regresi tersebut semuanya menunjukkan hubungan yang positif. Nilai Koefisien Determinasi (R2) adalah 0,56949 artinya variabel bebas mampu menjelaskan 56,949% terhadap variabel terikat sedangkan sisanya 43,051% dijelaskan variabel lain diluar obyek yang diteliti. Dari uji t, nilai t tabel adalah 1,66 dan t hitung dari setiap variabel adalah X1 = 2,862,X2 = 2,143,X3 = 2,739,X4 = 2,070,X5 = 2,140, X6 = 2,294, X7 = 2,393, X8 = 2,559, X9 = 2,020 dan X10 = 3,122, yang berarti semua nilai t hitung lebih besar dari t tabel yang artinya secara parsial variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat. Dan uji F tabel = 2,13 dan F hitung = 4,53247 yang berarti F hitung lebih basar dari F tabel, artinya variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat secara simultan. Dari hasil uji t dan uji F yang dilakukan, maka hipotesis I yaitu bahwa karakteristik budaya organisasi berpengaruh terhadap efektivitas organisasi terbukti kebenarannya. Untuk hipotesis II yaitu dari karakteristik budaya organisasi, diduga variabel integrasi berpengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi tidak terbukti kebenarannya, karena dari hasil perhitungan r2 parsial menunjukkan bahwa X2(toleransi terhadap tindakan beresiko)memiliki nilai yang terbesar sehingga variabel yang memiliki pengaruh paling kuat terhadap efektivitas organisasi adalah X2.

Berdasarkan hasil yang ada, sebaiknya PT. Pesona Remaja Malang harus dapat mendorong karyawannya agar lebih memiliki toleransi terhadap tindakan beresiko sehingga efektivitas organisasi dapat terwujud.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id