Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top

EFEKTIFITAS PEMBERIAN TUGAS YANG DIKOREKSI (Studi Kasus Pada Siswa Kelas I PS1 dan I PS2 Di SMK Negeri 2 Malang)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:57
By : DEWI PENATARANITA PUSPITASARI (98320051), Dept. of Mathematics
Created : 2002-10-28, with files

Keyword : efektifitas, tugas, dewi

Tujuan pendidikan dapat dicapai dengan baik jika proses belajar mengajar yang diselenggarakan dikelas benar-benar efektif dan fungsional bagi pencapaian kemampuan dan pengetahuan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan dalam proses belajar mengajar tersebut adalah dengan pemberian tugas. Pemberian tugas diberikan untuk memotivasi siswa memperoleh nilai yang baik. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengetahui apakah pemberian tugas yang dikoreksi berjalan efektif atau tidak.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian tugas yang dikoreksi di SMK Negeri 2 Malang. Dimana yang menjadi tolak ukurnya adalah prestasi belajar matematika, jika prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi maka pemberian tugas yang dikoreksi dikatakan efektif. Hipotesis penelitian ini adalah prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SMK Negeri 2 Malang Tahun Ajaran 2001/2002 yang keseluruhannya berjumlah 264 siswa yang terdiri dari kelas 6 kelas yaitu : I PS1, I PS2, I PS3, I PS4, I PS5, dan I PS6. Karena kelas disusun berdasarkan abjad nama maka penempatan siswa dalam kelas tidak berdasarkan kemampuan siswa. Oleh karena itu dalam pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas I PS1 dan I PS2 sebagai sampel..

Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi = 66,14, nilai rata-rata siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi = 46,69, simpangan baku siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi = 17,194, simpangan baku siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi = 16,787 dan simpangan baku gabungan = 19,519. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t yang menghasilkan t hitung = 5,145 dan t tabel = t (0,95)(79) = 1,67. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang tugasnya dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang tugasnya tidak dikoreksi. Hal ini berarti bahwa pemberian tugas yang dikoreksi di SMK Negeri 2 Malang berjalan efektif.

Dengan diterimanya hipotesis bahwa prestasi belajar siswa yang tugasnya dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang tugasnya tidak dikoreksi, maka diharapkan guru menyadari dan mengetahui bahwa pemberian tugas yang dikoreksi dan dikembalikan pada siswa merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar khususnya pelajaran matematika. Dengan demikian sebaiknya guru matematika dalam memberikan tugas kepada siswa hendaknya dikoreksi, setelah dikoreksi dikembalikan dengan memberikan langkah-langkah penyelesaian yang benar dan diberi nilai.

Description Alternative :

Tujuan pendidikan dapat dicapai dengan baik jika proses belajar mengajar yang diselenggarakan dikelas benar-benar efektif dan fungsional bagi pencapaian kemampuan dan pengetahuan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan dalam proses belajar mengajar tersebut adalah dengan pemberian tugas. Pemberian tugas diberikan untuk memotivasi siswa memperoleh nilai yang baik. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengetahui apakah pemberian tugas yang dikoreksi berjalan efektif atau tidak.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian tugas yang dikoreksi di SMK Negeri 2 Malang. Dimana yang menjadi tolak ukurnya adalah prestasi belajar matematika, jika prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi maka pemberian tugas yang dikoreksi dikatakan efektif. Hipotesis penelitian ini adalah prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SMK Negeri 2 Malang Tahun Ajaran 2001/2002 yang keseluruhannya berjumlah 264 siswa yang terdiri dari kelas 6 kelas yaitu : I PS1, I PS2, I PS3, I PS4, I PS5, dan I PS6. Karena kelas disusun berdasarkan abjad nama maka penempatan siswa dalam kelas tidak berdasarkan kemampuan siswa. Oleh karena itu dalam pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas I PS1 dan I PS2 sebagai sampel..

Dari hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi = 66,14, nilai rata-rata siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi = 46,69, simpangan baku siswa yang diberi tugas dengan dikoreksi = 17,194, simpangan baku siswa yang diberi tugas dengan tidak dikoreksi = 16,787 dan simpangan baku gabungan = 19,519. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t yang menghasilkan t hitung = 5,145 dan t tabel = t (0,95)(79) = 1,67. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang tugasnya dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang tugasnya tidak dikoreksi. Hal ini berarti bahwa pemberian tugas yang dikoreksi di SMK Negeri 2 Malang berjalan efektif.

Dengan diterimanya hipotesis bahwa prestasi belajar siswa yang tugasnya dikoreksi lebih baik daripada prestasi belajar siswa yang tugasnya tidak dikoreksi, maka diharapkan guru menyadari dan mengetahui bahwa pemberian tugas yang dikoreksi dan dikembalikan pada siswa merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan prestasi belajar khususnya pelajaran matematika. Dengan demikian sebaiknya guru matematika dalam memberikan tugas kepada siswa hendaknya dikoreksi, setelah dikoreksi dikembalikan dengan memberikan langkah-langkah penyelesaian yang benar dan diberi nilai.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id