Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

PENGARUH KESESAKAN TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA DI PEMUKIMAN PADAT

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:56
By : Elok Faiqotul Himmah (96810256), Dept. of Psychology
Created : 2002-06-03, with 1 files

Keyword : pengaruh, kesesakan, perilaku, prososial, remaja, pemukiman, elok

Kondisi lingkungan yang padat dan sesak mengakibatkan individu mendapatkan stimulus atau informasi yang berlebihan, sehingga individu harus melakukan adaptasi dengan cara memilih stimulus-stimulus yang dianggap relevan dan penting dari berbagai stimulus yang diterima dan memberikan sedikit perhatian terhadap stimulus yang dianggap tidak relevan dan tidak penting. Dalam usaha untuk menyesuaikan diri dengan situasi kelebihan informasi, remaja awal menjadi bersikap acuh tak acuh satu sama lain dan tidak responsif. Mereka memperkecil input-input sosial dengan memperlihatkan sikap-sikap yang tidak responsif. Hal ini dilakukan dengan menarik diri atau mengurangi kontak dengan orang lain, yang akhirnya dapat mempengaruhi perilaku menolong pada remaja awal yang pada masa ini mengalami perubahan pada sikap sosial, kemunduran minat terhadap aktifitas kelompok, dan cenderung untuk menyendiri, sehingga menunjukkan perubahan sikap dan perilaku yang semakin meningkat ke arah anti sosial.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesesakan terhadap perilaku prososial pada remaja di pemukiman padat. Sedangkan variabel dalam penelitian adalah kesesakan sebagai variabel bebas, dan perilaku prososial sebagai variabel terikat.

Populasi penelitian ini adalah remaja awal yang berusia 12 sampai 15 tahun dan bertempat tinggal di Rt.05, Rt 07, dan Rt. 09, Rw II, Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya, sebanyak 72 orang.

Data diperoleh dengan menyebarkan instrumen penelitian yang terdiri dari dua skala yaitu skala kesesakan dan skala perilaku prososial dengan melakukan uji validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment dari Pearson, sedangkan uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Hoyt. Adapun teknik analisis datanya menggunakan Analisis Regresi Satu Prediktor.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan antara kesesakan terhadap perilaku prososial (F = 19,424 ; p = 0,000) dengan pengaruh sebesar 21,7 %. Berdasarkan tabel Matriks Interkorelasi diketahui ada hubungan negatif yang sangat signifikan (r = -0,4661 ; p = 0,000) antara X dengan Y yang berarti semakin tinggi kesesakan yang dirasakan, maka perilaku prososial yang ditunjukkan oleh remaja awal akan semakin rendah.

Description Alternative :

Kondisi lingkungan yang padat dan sesak mengakibatkan individu mendapatkan stimulus atau informasi yang berlebihan, sehingga individu harus melakukan adaptasi dengan cara memilih stimulus-stimulus yang dianggap relevan dan penting dari berbagai stimulus yang diterima dan memberikan sedikit perhatian terhadap stimulus yang dianggap tidak relevan dan tidak penting. Dalam usaha untuk menyesuaikan diri dengan situasi kelebihan informasi, remaja awal menjadi bersikap acuh tak acuh satu sama lain dan tidak responsif. Mereka memperkecil input-input sosial dengan memperlihatkan sikap-sikap yang tidak responsif. Hal ini dilakukan dengan menarik diri atau mengurangi kontak dengan orang lain, yang akhirnya dapat mempengaruhi perilaku menolong pada remaja awal yang pada masa ini mengalami perubahan pada sikap sosial, kemunduran minat terhadap aktifitas kelompok, dan cenderung untuk menyendiri, sehingga menunjukkan perubahan sikap dan perilaku yang semakin meningkat ke arah anti sosial.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesesakan terhadap perilaku prososial pada remaja di pemukiman padat. Sedangkan variabel dalam penelitian adalah kesesakan sebagai variabel bebas, dan perilaku prososial sebagai variabel terikat.

Populasi penelitian ini adalah remaja awal yang berusia 12 sampai 15 tahun dan bertempat tinggal di Rt.05, Rt 07, dan Rt. 09, Rw II, Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya, sebanyak 72 orang.

Data diperoleh dengan menyebarkan instrumen penelitian yang terdiri dari dua skala yaitu skala kesesakan dan skala perilaku prososial dengan melakukan uji validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment dari Pearson, sedangkan uji reliabilitas instrumen menggunakan rumus Hoyt. Adapun teknik analisis datanya menggunakan Analisis Regresi Satu Prediktor.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan antara kesesakan terhadap perilaku prososial (F = 19,424 ; p = 0,000) dengan pengaruh sebesar 21,7 %. Berdasarkan tabel Matriks Interkorelasi diketahui ada hubungan negatif yang sangat signifikan (r = -0,4661 ; p = 0,000) antara X dengan Y yang berarti semakin tinggi kesesakan yang dirasakan, maka perilaku prososial yang ditunjukkan oleh remaja awal akan semakin rendah.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id