Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

PENGARUH GAS PELINDUNG DALAM PROSES PENGELASAN TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK BAJA SPA-H

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:53
By : MAMAN FATHURROHMAN, Dept. of Mechanical Engineering
Created : 2002-12-30, with 1 files

Keyword : PENGARUH, GAS, PELINDUNG, PENGELASAN TARIK, BAJA, SPA-H

Menurut definisi dari Deutche industrie Normen (DIN) las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair (las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas) (Harsono dan Ukumura, Teknologi pengelasan logam, 1988)

Efek metalurgi dan pengaruh gas pelindung dalam penetrasi di dalam pengelasan memegang peranan penting atas keberhasilan proses pengelasan. Dalam proses pengelasan dengan menggunakan MIG/MAG welding (Metal Inert Gas/Metal Active Gas) harus diperhatikan dasar-dasar yang penting dalam pengetahuan pengelasan.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap proses penyambungan, terutama dalam proses pengelasan, karena perbedaan gas pelindung (Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2 )yang dipakai akan berpengaruh terhadap pencairan logam dan penetrasi yang ada dalam proses pengelasan. Oleh karena itu pemilihan gas pelindung sangat penting untuk mendapatkan hasil pengelasan yang baik secara maksimal.

dalam penelitian ini yang digunakan sebagai gas pelindung dalam pengelasan adalah gas pelindung Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2. Sedang logam induknya adalah baja SPA-H. Alasan pemilihan gas pelindung ini karena ketiga jenis gas pelindung tersebut mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda sehingga akan mengakibatkan perbedaan sifat mekanik dalam proses pengelasan. Perbedaan sifat mekanik ini tentu akan berakibat adanya perbedaan penggunaan/ aplikasi nanti dilapangan.

Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dari penggunaan jenis gas pelindung terhadap sifat kekerasan baja SPA- H. setelah diolah dengan methode statistik, ternyata dihasilkan bahwa dengan jernis gas pelindung CO2 akan menghasilkan rata-rata kekerasan yang paling tinggi dibanding dengan dua jenis gas pelindung lainnya. Sedangkan efek gas pelindung terhadap kekuatan tarik tidak ditemukan adanya perbedaan yang cukup berarti.

Description Alternative :

Menurut definisi dari Deutche industrie Normen (DIN) las adalah ikatan metalurgi pada sambungan logam atau logam paduan yang dilaksanakan dalam keadaan lumer atau cair (las adalah sambungan setempat dari beberapa batang logam dengan menggunakan energi panas) (Harsono dan Ukumura, Teknologi pengelasan logam, 1988)

Efek metalurgi dan pengaruh gas pelindung dalam penetrasi di dalam pengelasan memegang peranan penting atas keberhasilan proses pengelasan. Dalam proses pengelasan dengan menggunakan MIG/MAG welding (Metal Inert Gas/Metal Active Gas) harus diperhatikan dasar-dasar yang penting dalam pengetahuan pengelasan.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap proses penyambungan, terutama dalam proses pengelasan, karena perbedaan gas pelindung (Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2 )yang dipakai akan berpengaruh terhadap pencairan logam dan penetrasi yang ada dalam proses pengelasan. Oleh karena itu pemilihan gas pelindung sangat penting untuk mendapatkan hasil pengelasan yang baik secara maksimal.

dalam penelitian ini yang digunakan sebagai gas pelindung dalam pengelasan adalah gas pelindung Ar, CO2 , dan gabungan Ar - CO2. Sedang logam induknya adalah baja SPA-H. Alasan pemilihan gas pelindung ini karena ketiga jenis gas pelindung tersebut mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda sehingga akan mengakibatkan perbedaan sifat mekanik dalam proses pengelasan. Perbedaan sifat mekanik ini tentu akan berakibat adanya perbedaan penggunaan/ aplikasi nanti dilapangan.

Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada perbedaan yang cukup signifikan dari penggunaan jenis gas pelindung terhadap sifat kekerasan baja SPA- H. setelah diolah dengan methode statistik, ternyata dihasilkan bahwa dengan jernis gas pelindung CO2 akan menghasilkan rata-rata kekerasan yang paling tinggi dibanding dengan dua jenis gas pelindung lainnya. Sedangkan efek gas pelindung terhadap kekuatan tarik tidak ditemukan adanya perbedaan yang cukup berarti.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id