Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

KONSEPSI SYIRKAH INAN DALAM HUKUM ISLAM SEBAGAI KONSEP BARU PADA SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:55
By : MOCH ZAINUL MUTTAQIN (97400101), Dept. of Law
Created : 2002-06-25, with 1 files

Keyword : SYIRKAH INAN, HUKUM ISLAM, SISTEM PEREKONOMIAN

Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam merupakan unsur kecil namun efektif dalam upaya kreatif ini. Para sarjan muslim, khususnya ulama dan ahli hukum, telah menelurkan kepustakaan yang melimpah mengenai berbagai macam aspek ajaran ekonomi dan sosial Islam selama beberapa dekade ini. Dalam hidup ini manusia tidak dapat mengerjakan segala pekerjaan atau mewujudkan segala cita-citanya bila hannya sendirian saja. Dalam mencari mata pencaharian, manusia selalu membutuhkan orang lain serta memerlukan modal yang lebih besar daripada yang dimilikinya. Kebutuhan manusia yang sangat mendesak, mendorong di syariatkannya syirkah (Persekutuan atau kemitraan bisnis). Pensyariatan syirkah merupakan karunia Allah SWT kepada hamba-hambanya.

Islam merumuskan suatu sistem ekonomi yang berbeda sama sekali dari sistem-sistem yang sedang berlaku. Ia memiliki akar dalam syariat yang menjadi sumber pandangan dunia sekaligus tujuan-tujuan dan strateginya. Berbeda dari sistem-sistem sekuler yang menguasai dunia dewasa ini, tujuan-tujuan Islam adalah bukan semata-mata bersifat materi. Justru tujuan-tujuan itu didasarkan pada konsep-konsepnya sendiri mengenai kesejahteraan manusia dan kehidupan yang baik, yang memberikan nilai sangat penting bagi persaudaraan dan keadilan sosio-ekonomi dan menuntut suatu kepuasan yang seimbang, baik dalam kebutuhan-kebutuhan materi maupun rohani dari seluruh ummat manusia. Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa semua manusia adalah sama sebagai khalifah dan hamba tuhan didunia, dan tidak dapat merasakan kebahagiaan dan kedamaian batin melainkan setelah tercapainya kesejahteraan yang sebenarnya dari seluruh ummat manusia melalui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan ruhani dan materi.

Dengan demikian maka tujuan dari penulisan masalah syirkah inan ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang masalah perseroan, bisnis atau ussaha dalam bentuk syirkah inan dalam hukum Islam, untuk mengkritisi mengenai konsep ekonomi Islam yang akan ditawarkan dalam bentuk syirkah inan dalam Hukum Islam.

Dari pemaparaan tersebut diatas memang dalam Islam itu dianjurkan seseorang untuk melakukan kerja yang mana, dalam hal ini agar manusia dalam menjalankan kehidupan didunia itu mendapatkan berkah dan dapat menghidupi keluarga yang menjadi tanggungannya. Dalam menjalankan bisnis atau usaha Islam ini yang lebih penting itu aspek kehalalan dari suatu barang, baik itu cara mendapatkannya dan cara menjualnya kembali. Maka dari itu dalam Islam itu ada banyak cara untuk melakukan transaksi atau pembiayaan dalam melakukan kegiatan bisnis atau usaha tersebut. Salah satu dari macam-macam cara transaksi itu adalah syirkah inan dimana dalam syirkah inan ini ada dua orang yang mencampurkan modalnya sampai tidak dapat dibedakan lagi antara yang satu dan yang lainnya, dalam percampuran modal tersebut tidak dilarang dengan adanya perbedaan besarnya modal. Dan mengenai kerugian juga di sesuaikan dengan besarnya modal yang di berikan begitu pula dengan keuntungan yang akan diperoleh.

Dan yang paling penting dalam perekonomian yang sesuai dengan syariat Islam ini adalah moral para pelaku ekonomi tersebut, disamping itu kita juga tidak lupa bahwa semua yang kita lakukan itu adalah ibadah kalau kita niatkan dengan rela untuk Allah SWT. Baik itu yang bersifat horizontal dan vertikal. Bagaimanapun baiknya sistem perekonomian Islam tanpa keimanan seseorang yang menjalankan tersebut, saya kira tidak akan bisa berjalan dengan baik. Kalau seluruh ummat Islam sudah sadar akan pentingnya Agama Islam maka tidak sulit untuk menerapkan syariat tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik itu perekonomian ataupun pemerintahan. Dengan begitu kita perlu mensosialisasikan tentang perekonomian Islam dan perlu adanya Undang-Undang yang mengatur tentang sistem perekonomian yang sesuai dengan syariat Islam, juga dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Description Alternative :

Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam merupakan unsur kecil namun efektif dalam upaya kreatif ini. Para sarjan muslim, khususnya ulama dan ahli hukum, telah menelurkan kepustakaan yang melimpah mengenai berbagai macam aspek ajaran ekonomi dan sosial Islam selama beberapa dekade ini. Dalam hidup ini manusia tidak dapat mengerjakan segala pekerjaan atau mewujudkan segala cita-citanya bila hannya sendirian saja. Dalam mencari mata pencaharian, manusia selalu membutuhkan orang lain serta memerlukan modal yang lebih besar daripada yang dimilikinya. Kebutuhan manusia yang sangat mendesak, mendorong di syariatkannya syirkah (Persekutuan atau kemitraan bisnis). Pensyariatan syirkah merupakan karunia Allah SWT kepada hamba-hambanya.

Islam merumuskan suatu sistem ekonomi yang berbeda sama sekali dari sistem-sistem yang sedang berlaku. Ia memiliki akar dalam syariat yang menjadi sumber pandangan dunia sekaligus tujuan-tujuan dan strateginya. Berbeda dari sistem-sistem sekuler yang menguasai dunia dewasa ini, tujuan-tujuan Islam adalah bukan semata-mata bersifat materi. Justru tujuan-tujuan itu didasarkan pada konsep-konsepnya sendiri mengenai kesejahteraan manusia dan kehidupan yang baik, yang memberikan nilai sangat penting bagi persaudaraan dan keadilan sosio-ekonomi dan menuntut suatu kepuasan yang seimbang, baik dalam kebutuhan-kebutuhan materi maupun rohani dari seluruh ummat manusia. Hal ini disebabkan oleh keyakinan bahwa semua manusia adalah sama sebagai khalifah dan hamba tuhan didunia, dan tidak dapat merasakan kebahagiaan dan kedamaian batin melainkan setelah tercapainya kesejahteraan yang sebenarnya dari seluruh ummat manusia melalui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan ruhani dan materi.

Dengan demikian maka tujuan dari penulisan masalah syirkah inan ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang masalah perseroan, bisnis atau ussaha dalam bentuk syirkah inan dalam hukum Islam, untuk mengkritisi mengenai konsep ekonomi Islam yang akan ditawarkan dalam bentuk syirkah inan dalam Hukum Islam.

Dari pemaparaan tersebut diatas memang dalam Islam itu dianjurkan seseorang untuk melakukan kerja yang mana, dalam hal ini agar manusia dalam menjalankan kehidupan didunia itu mendapatkan berkah dan dapat menghidupi keluarga yang menjadi tanggungannya. Dalam menjalankan bisnis atau usaha Islam ini yang lebih penting itu aspek kehalalan dari suatu barang, baik itu cara mendapatkannya dan cara menjualnya kembali. Maka dari itu dalam Islam itu ada banyak cara untuk melakukan transaksi atau pembiayaan dalam melakukan kegiatan bisnis atau usaha tersebut. Salah satu dari macam-macam cara transaksi itu adalah syirkah inan dimana dalam syirkah inan ini ada dua orang yang mencampurkan modalnya sampai tidak dapat dibedakan lagi antara yang satu dan yang lainnya, dalam percampuran modal tersebut tidak dilarang dengan adanya perbedaan besarnya modal. Dan mengenai kerugian juga di sesuaikan dengan besarnya modal yang di berikan begitu pula dengan keuntungan yang akan diperoleh.

Dan yang paling penting dalam perekonomian yang sesuai dengan syariat Islam ini adalah moral para pelaku ekonomi tersebut, disamping itu kita juga tidak lupa bahwa semua yang kita lakukan itu adalah ibadah kalau kita niatkan dengan rela untuk Allah SWT. Baik itu yang bersifat horizontal dan vertikal. Bagaimanapun baiknya sistem perekonomian Islam tanpa keimanan seseorang yang menjalankan tersebut, saya kira tidak akan bisa berjalan dengan baik. Kalau seluruh ummat Islam sudah sadar akan pentingnya Agama Islam maka tidak sulit untuk menerapkan syariat tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik itu perekonomian ataupun pemerintahan. Dengan begitu kita perlu mensosialisasikan tentang perekonomian Islam dan perlu adanya Undang-Undang yang mengatur tentang sistem perekonomian yang sesuai dengan syariat Islam, juga dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id