Print ...

Kontributor...

  • Editor: infopus@jiptumm

Path: Top

PENGARUH KEMAMPUAN PERANGKAT PEMERINTAHAN DESA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA( Studi di Desa Krandon Kecamatan Kota Kudus Kabupaten Kudus )

The Influence of Village Executor’s Ability and Participation of Society Toward Accomplishing Village Building

Undergraduate Theses from JIPTUMM / 2003-01-26 04:55:00
Oleh : NOOR IDA YULIANINGRUM (98230014), Dept. of Governmental Science
Dibuat : 2002-11-02, dengan 1 file

Keyword : PERANGKAT, PEMERINTAHAN DESA, PARTISIPASI, MASYARAKAT, PEMBANGUNAN DESA, NOOR

Pembangunan desa merupakan modal dasar bagi pembangunan nasional. Dalam pembangunan desa diharapkan adanya suatu upaya yang maksimal dan menyeluruh dalam segi kehidupan, baik yang bersifat fisik maupun non fisik, agama dan budaya serta hal-hal yang bersifat rohani. Untuk berlangsungnya suatu pembangunan desa maka diperlukan syarat kemauan keras serta kemampuan untuk dapat memanfaatkan setiap kesempatan bagi keperluan pembangunan. Pembangunan desa bukanlah hanya kewajiban dari pemerintah pusat namun juga kewajiban pemerintahan desa dan masyarakat. Untuk itu pemerintahan desa haruslah mempunyai hak dan wewenang serta kewajiban menyelenggarakan rumah tangganya sendiri. Sehingga dengan itu maka pemerintahan desa dapat melaksanakan pembangunan desa dengan sebaik-baiknya.

Untuk melaksanakan pembangunan desa tersebut maka diperlukan adanya kemampuan dari perangkat pemerintahan desa. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan merencanakan, kemampuan melaksanakan dan kemampuan memotivasi. Dari setiap kemampuan tersebut diharapkan bahwa perangkat pemerintahan desa dapat mengatasi dan memecahkan segala persoalan yang berkaitan erat dengan pembangunan desa. Namun di sisi lain kemampuan perangkat pemerintahan desa harus didukung dari peran serta masyarakat untuk melaksanakan pembangunan desa. Diharapkan dengan adanya peran masyarakat itu pembangunan desa dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang dibuat. Pada dasarnya pembangunan desa merupakan pembangunan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Semakin tinggi peran serta masyarakat tersebut, maka semakin cepat pula pembangunan desanya dapat terealisasi.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal merupakan penelitian yang mencari hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain yang mana hubungan tersebut bersifat sebab akibat ( DR. Sugiono, 2001 : 38 ). Dalam penelitian ini maka variabel bebas ( kemampuan perangkat pemerintahan desa dan partisipasi masyarakat ) akan mempengaruhi variabel terikat ( pelaksanaan pembangunan desa ).

Dalam penelitian itu populasi dikarakteristikkan dari masyarakat yang berumur 17 – 60 tahun dengan jumlah 1704 orang. Hal ini dimaksudkan bahwa mereka yang sudah berumur 17 – 60 tahun tersebut sudah mengerti atau dapat menerima penelitian tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Stratifikasi Proportional yaitu pengambilan sampel secara acak yang mana sampel tersebut distratifikasikan atau dibagi ke dalam tingkatan-tingkatan dan secara proporsional. Untuk menentukan sampel maka harus ditentukan dahulu Standart of Error yaitu sebanyak 5 % x 1704 = 85 orang yang terbagi menjadi perangkat pemerintahan desa, dari organisasi-organisasi dan dari masyarakat umum yang terbagi dalam 5 dusun.

Skala pengukuran yang digunakan adalah Skala Likert yaitu digunakan untuk mengatur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam Skala Likert setiap item instrumen mempunyai gradasi nilai mulai 5, 4, 3, 2, 1.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Quesioner yaitu serangkaian daftar pertanyaan yang langsung diisi oleh responden dengan instrumennya daftar pertanyaan. Selain itu digunakan juga dokumentasi berupa catatan-catatan atau dokumen-dokumen yang ada.

Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi, baik berupa regresi sederhana maupun regresi ganda. Selain itu juga digunakan analisa korelasi product moment yaitu untuk menguji hubungan antar variabel. Setelah melalui proses pengolahan data maka hasil analisa yang diperoleh adalah sebagai berikut :

1. Ada pengaruh yang signifikan antara X1 ( kemampuan perangkat pemerintahan desa ) dengan Y ( pelaksanaan pembangunan desa ). Ini ditunjukkan dari persamaan regresi = 19,703 ( 0,349. X1 ). Kemudian diperoleh hasil Fregresi = 18,328 yang dibandingkan dengan Ftabel dengan nilai 3,96 pada taraf 5 % dan nilai 6,96 pada taraf 1 %. Dengan demikian berarti bahwa Freg lebih besar daripada Fteoritik. Selain itu antara kemampuan perangkat pemerintahan desa dan pelaksanaan pembangunan desa mempunyai hubungan yang signifikan dengan ditemukannya nilai rx1.y = 0,424 yang mana nilai rtabel = 0,213 pada taraf 5 % dan 0,278 pada taraf 1 %. Ini berarti bahwa rempirik lebih besar daripada rteoritik.

2. Ada pengaruh yang signifikan antara X2 ( partisipasi masyarakat ) dengan Y ( pelaksanaan pembangunan desa ). Ini ditunjukkan dari persamaan regresi . Kemudian diperoleh hasil Freg = 13,391 yang dibandingkan dengan Ftabel dengan nilai 3,96 pada taraf 5 % dan nilai 6,96 pada taraf 1 %. Dengan demikian berarti bahwa Freg lebih besar daripada Fteoritik. Selain itu antara partisipasi masyarakat dan pelaksanaan pembangunan desa mempunyai hubungan yang signifikan dengan ditemukannya nilai rx2.y = 0,373 yang mana nilai rtabel = 0,213 pada taraf 5 % dan 0,278 pada taraf 1 %. Ini berarti bahwa rempirik lebih besar daripada rteoritik.

3. Secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan antara X1 ( kemampuan perangkat pemerintahan desa ) dan X2 ( partisipasi masyarakat ) terhadap Y ( pelaksanaan pembangunan desa ). Ini ditunjukkan dari persamaan regresi . Kemudian diuji signifikansi dengan cara membandingkan antara Fempirik dengan Fteoritik. Fempirik diperoleh melalui perhitungan sehingga didapat hasil Freg = 11,493 sedangkan Fteoritik dengan dbreg = 2 dan dbres =82 adalah 3,44 pada taraf 5 % dan 4,04 pada taraf 1 %. Sehingga Freg lebih besar daripada Fempirik baik pada taraf 5 % maupun 1 %. Sehingga secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y. Untuk keabsahan hasil tersebut maka perlu juga diuji tingkat hubungannya yaitu diperoleh hasil rx1.x2.y = 0,470 dan ternyata rempirik lebih besar daripada rteoritik. Inilah yang dapat disimpulkan bahwa secara bersama-sama ada hubungan yang signifikansi antara X1, X2, dan Y.

Deskripsi Alternatif :

The construction is a basic modal for national construction. In village building, its hope there is the effort maximally and entirely in our life. It has physical or non-physical, religion and culture and also something of spiritual. To build the village, it’s need of requisite hard work and the ability to get benefit of each opportunity for all of building. The village development is not only having obligation from central government, but the obligation of development village and society. Therefore, village government must have authority and competent and also the obligation to organize of housekeeping itself. So that with these statement, village government can be perform of village development well.

To perform of village development, so it needed the ability of village executor itself. It means that is planning ability, managing ability and motivating ability. From each these ability, its hoped that village’s executor can solve of problems that concern with village development. But in other hand, ability of village’s executor must give support of the people’s participation to arrange village development. It’s hoped there are participation of society; the village development can be manage based on the goal that is made. Actually, village development is a development that involved all of society level. Increasingly of participation more high, so it’s more quickly of village development can realization.

The research characteristic that use is associative causal research. It is the research that has look for correlation between one variables and the other variables which these correlation have cause and effect characteristic (Dr. Sugiono, 2001 : 380). In this research, there are independent variables (the ability of village’s executor and society participation) will influence dependent variables (managing of village development).

In this study, there are population can categorized of the society who have age 17-60 years with 1704 people. These matters have means that they who have 17 – 60 years, it has understood or they can receive these researches. The collecting sample that use is Proportional Stratification Random. It means that sample should random, which is these sample stratification or divided in level proportionally. To definite this sample, so it must decided Standard of Error previously that is 5% x 1704 = 85 that divide thus village’s executor, from organizations an of general society which is divide in urban areas.

The standard scale can use to Likert Scale, which is used to manage of behavior, opinion and someone’s perception or the group of social phenomenon. In Likert scale, each of instrument items has score gradation of 5, 4, 3, 2, and 1.

To collect the data, the writer can use to questionnaire that is the series of question draft that can answer by despondence. And it is using question instrument. Besides, it also can use documentation of notes or the other documents.

The technique of data analysis that uses regression, it cans kind of simple regression or double regression. Besides, it also correlation analysis product moment, that is to examinee the correlation inter-variables. After processing data, so the result of analysis that can obtained :

1. There is influence significantly between X1 (the ability of village’s executor) with Y (managing of village development). This point can show about of regression equal Y = 19,703 (0,349. X1). Then it can obtained Fegression = 18,328 that have compared with Ftable with 3,96 for the level 5% and score 6,69 for the level 1%. Thus, it means that Freg more higher than Ftheoretical. Besides, between the ability pf village’s executor and management of village development have correlation significantly? Because it can proved follow score rxly = 0,424 in which score of rtable = 0,213 for the level 5% and 0,278 for the level 1%. It means that rempirical more higher than rtheoritical.

2. There is influence significantly, between X2 (society participation) with Y (managing of village development). Its can shown of regression equally Y = 2,543 (0,303.X2). Then it can obtain the result of Freg = 13,391 that are compared with Ftable more higher that Ftheoritical. Besides, between society participation and manage of village development has correlation significantly which is found score of rx2y = 0, 373 in which score of rtable = 0,213 for the level 5% and 0,728 for the level 1%. It means that rempirical more higher than rtheoritical.

3. Equally, there is influence that significantly between X1(the ability of village government) and X2 (society participation) toward Y (manage of village development). It can shown that regression equal Y = 16,866 0,265 0,182. X2. Then it can tested with the comparing between Femphirical with Ftheoritical, its will obtained accounting. So that its can obtained the result of Freg = 11,493. Whereas Ftheoretical with dbreg = 2 and dbres = 82 is 3,44 for the level 5% and 4,04 for the level 1%. In order to Freg more higher than Fempirical for the level 5% or 1%. So that, there is influence that significance between X1 and X2 toward Y. To get validity of these result, so it need examine of correlation level, that is obtained rx1x2y = 0,470. In the fact, rempirical more higher than rtheoretical. In short, the writer has got the conclusion that there is influence between X1 and X2 significantly.


Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJIPTUMM
OrganisasiD
Nama Kontakdyah@unikom.ac.id
AlamatJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
KotaBandung
DaerahWest Java
NegaraIndonesia
Telepon022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
E-mail Administratorperpus@unikom.ac.id
E-mail CKOperpus@unikom.ac.id