Print ...

Contributor...

  • Editor:

Path: Top

EVALUASI BIAYA TRANSPORTASI TOTAL PADA PERUSAHAAN TENUN “PELANGI” LAWANG

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:40
By : RIZKI DWI WAHYUNI(97610376), Dept. of Management
Created : 2002-07-30, with files

Keyword : pelangi

Penelitian ini merupakan aplikasi model yang menerapkan model analisa yang ada dalam teori dengan kenyataan yang dihadapi di lapangan pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang. Dengan judul “ Evaluasi Biaya Transportasi Total Pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang “.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya transportasi total yang optimal, yang dikeluarkan oleh Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang. Hipotesis yang diambil yaitu diduga bahwa biaya transportasi total yang dikeluarkan oleh Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang belum optimal.

Teknik analisa data yang digunakan untuk mengetahui biaya transportasi total yang optimal pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang yaitu dengan menggunakan metode transportasi. Adapun langkah awal yang dilakukan adalah menghitung biaya unit transportasi kemudian baru penerapan metode transportasi dengan cara membuat tabel awal transportasi, menyusun tabel awal transportasi yang feasible dengan menggunakan metode NWCR, Least-cost dan VAM. Langkah yang selanjutnya yaitu mencari tabel transportasi yang optimal dengan metode MODI.

Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pendistribusian produk sarung sebelumnya adalah sebesar Rp 24.880.000. Sedangkan hasil dari perhitungan metode transportasi dengan menggunakan baik itu metode NWCR, Least-cost, VAM dan setelah dievaluasi dengan metode MODI maka biaya transportasi totalnya sebesar Rp 19.187.743,81.

Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan total biaya transpotasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan hasil perhitungan metode transportasi. Dari pengujian ini dapat dinyatakan bahwa hipotesis diterima, karena total biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan lebih besar dibandingkan dengan biaya yang sebenarnya dari hasil perhitungan metode transportasi.

Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat diberikan saran bahwa akan lebih menguntungkan bila perusahaan menggunakan metode transportasi untuk menghitung biaya transportasi. Agar pola distribusi yang efisien dan biaya transportasi total yang optimal dapat tercapai.

ABSTRACTION

This research was application model which applied analysis model in theory with the truth that happening in reality at “Pelangi” Lawang Textile Factory. The tittle of this research is “The Evaluation Of Total Transportation Cost At “Pelangi” Lawang Textile Factory”.

The aim of this research is for knowing the optimal of total transportation cost that has expended by “Pelangi” Lawang Textile Factory. Hypothesis in this research was thoughted that total transportation cost which has expended by “Pelangi” Lawang Textile Factory’s not yet optimal.

The datas analysis technique that used for knowing the optimal of total transportation cost at “Pelangi” Lawang Textile Factory is by using the transportation method. The first step that must be doing is count an unit transportation cost than applied the transportation method to make the first transportation table, arrange a feasible of the first transportation table by using NWCR, Least-cost and VAM method. The next step is looking for the optimal transportation table by using MODI method.

From the result that has be done in this research, the transportation cost that previously expended by the factory in the last for distribution of sheath product was Rp 24.880.000. Whereas the total transportation cost from result of transportation method account by using NWCR, Least-cost, VAM method and after have been evaluated with MODI method the cost became Rp 19.187.743,81.

The test of hypothesis was doing by compare total transportation cost that has expended by the factory with result of the transportation method account. From this test can be declare that hypothesis was accepted, because total transportation cost that has expended by the factory is larger if compared with the real cost from result of the transportation method account.

Based on the conclution above, can be advance a suggestion that will be more benefit if the factory using transportation method for account the transportation cost. In order to achieve the efficient distribution design and have optimal of the total transportation cost.

Description Alternative :

Penelitian ini merupakan aplikasi model yang menerapkan model analisa yang ada dalam teori dengan kenyataan yang dihadapi di lapangan pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang. Dengan judul “ Evaluasi Biaya Transportasi Total Pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang “.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya transportasi total yang optimal, yang dikeluarkan oleh Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang. Hipotesis yang diambil yaitu diduga bahwa biaya transportasi total yang dikeluarkan oleh Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang belum optimal.

Teknik analisa data yang digunakan untuk mengetahui biaya transportasi total yang optimal pada Perusahaan Tenun “Pelangi” Lawang yaitu dengan menggunakan metode transportasi. Adapun langkah awal yang dilakukan adalah menghitung biaya unit transportasi kemudian baru penerapan metode transportasi dengan cara membuat tabel awal transportasi, menyusun tabel awal transportasi yang feasible dengan menggunakan metode NWCR, Least-cost dan VAM. Langkah yang selanjutnya yaitu mencari tabel transportasi yang optimal dengan metode MODI.

Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pendistribusian produk sarung sebelumnya adalah sebesar Rp 24.880.000. Sedangkan hasil dari perhitungan metode transportasi dengan menggunakan baik itu metode NWCR, Least-cost, VAM dan setelah dievaluasi dengan metode MODI maka biaya transportasi totalnya sebesar Rp 19.187.743,81.

Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan total biaya transpotasi yang dikeluarkan oleh perusahaan dengan hasil perhitungan metode transportasi. Dari pengujian ini dapat dinyatakan bahwa hipotesis diterima, karena total biaya transportasi yang dikeluarkan oleh perusahaan lebih besar dibandingkan dengan biaya yang sebenarnya dari hasil perhitungan metode transportasi.

Berdasarkan kesimpulan di atas, dapat diberikan saran bahwa akan lebih menguntungkan bila perusahaan menggunakan metode transportasi untuk menghitung biaya transportasi. Agar pola distribusi yang efisien dan biaya transportasi total yang optimal dapat tercapai.

ABSTRACTION

This research was application model which applied analysis model in theory with the truth that happening in reality at “Pelangi” Lawang Textile Factory. The tittle of this research is “The Evaluation Of Total Transportation Cost At “Pelangi” Lawang Textile Factory”.

The aim of this research is for knowing the optimal of total transportation cost that has expended by “Pelangi” Lawang Textile Factory. Hypothesis in this research was thoughted that total transportation cost which has expended by “Pelangi” Lawang Textile Factory’s not yet optimal.

The datas analysis technique that used for knowing the optimal of total transportation cost at “Pelangi” Lawang Textile Factory is by using the transportation method. The first step that must be doing is count an unit transportation cost than applied the transportation method to make the first transportation table, arrange a feasible of the first transportation table by using NWCR, Least-cost and VAM method. The next step is looking for the optimal transportation table by using MODI method.

From the result that has be done in this research, the transportation cost that previously expended by the factory in the last for distribution of sheath product was Rp 24.880.000. Whereas the total transportation cost from result of transportation method account by using NWCR, Least-cost, VAM method and after have been evaluated with MODI method the cost became Rp 19.187.743,81.

The test of hypothesis was doing by compare total transportation cost that has expended by the factory with result of the transportation method account. From this test can be declare that hypothesis was accepted, because total transportation cost that has expended by the factory is larger if compared with the real cost from result of the transportation method account.

Based on the conclution above, can be advance a suggestion that will be more benefit if the factory using transportation method for account the transportation cost. In order to achieve the efficient distribution design and have optimal of the total transportation cost.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id