Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

Strategi Komunikasi Public Relations Dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Di Wana Wisata Air Panas Padusan (Study Deskriptif Di PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan)

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:53
By : Yohani Handayani, Dept. of Communication Science
Created : 2002-12-28, with 1 files

Keyword : Strategi, Komunikasi, Public, Relations, Meningkatkan, Minat, Pengunjung

Penyampaian pesan komunikasi yang baik dapat dikatakan bergantung pada keseluruhan aspek komunikasi yang ada. Aspek komunikasi sangat berperan dan berpengaruh agar pesan yang disampaikan dapat diterima, apalagi pesan yang disampaikan memiliki muatan persuasif yang sarat sekali. Faktor lain adalah mengenai pemilihan media yang digunakan dan komunikan itu sendiri. Pemilihan media yang tidak tepat akan menimbulkan banyak hambatan dalam berkomunikasi yang akan dijadikan sasaran dari strategi komunikasi yang dilakukan.

Dalam dunia kepariwisataan, promosi (strategi komunikasi) merupakan alat untuk meperkenalkan obyek wisata. Apalagi dizaman sekarang banyak ditemui obyek-obyek wisata diberbagai tempat dan PT. Perhutani yang membawahi 8 wana wisata (Kolam Air Panas Padusan, Air Terjun Dlundung, Kakek Bodho, Pondok Wisata Foresta, Air Terjun Rambut Moyo, Air Terjun Putuk Truno, Candi Jolotundo, Pondok Wisata Padusan), seiring dengan laju perkembangan zaman yang menuntut untuk bisa maju sehingga PR mengambil langkah yaitu mengembangkan wana wisata. Namun penulis meneliti akan pengembangan Wana Wisata Air Panas Padusan karena dilihat dari perkembangan jumlah pengunjung dan jumlah pendapatan obyek inilah yang paling ramai didatangi.

Apabila ditinjau dari perspektif komunikasi, strategi komunikasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan minat pengunjung. Karena berkomunikasi melalui strategi komunikasi dengan publik merupakan komponen lain dalam praktek kehumasan yang nantinya akan memunculkan konsep PR sebagai fungsi komunikasi (yang tugas utamanya membangun hubungan antara perusahaan dengan pihak publik intern dan publik ekstern) Hal ini dilakukan secara intensif dan efektif. Sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh pengunjung dan pengelola sehingga perlulah diambil langkah tepat dengan melaksanakan kegiatan strategi komunikasi yang meliputi pendekatan operasional, tanggung jawab sosial, persuasive dan edukatif, kerjasama, koordinatif dan integratif.Dan setelah dilaksanakannya strategi komunikasi tersebut PT. Perhutani mengalami banyak lonjakan dalam penerimaan jumlah pengunjung pada setiap tahunnya, maka dengan berpedoman tersebut dirasa sangat perlu dan penting dilaksanakan kegiatan strategi komunikasi yang dapat menunjang fungsi dan tugas PR. Sehingga penulis mengangkat masalah bagaimana strategi komunikasi PR PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan Dalam meningkatkan Minat Pengunjung Di Wana Wisata Air Panas Padusan. Pelaksanakan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi PR PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan Dalam meningkatkan Minat Pengunjung Di Wana Wisata Air Panas Padusan.

Penelitian ini bertipe deskriptif kualitatif dengan obyek penelitian Unit Hugra (Humas & Agraria) yang berjumlah 4 orang sehingga dalam pengambilan sampel dilakukan teknik total sampling. Sedang untuk teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang telah diperoleh dianalisis dengan analisis domain yang diterjemahkan secara naratif dengan menggunakan teknik keabsahan data triangulasi yaitu membandingkan data dengan informan dan dilengkapi dengan kecukupan referensial.

Penelitian dilakukan di PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan dengan memfokuskan pada Wana Wisata Air Panas Padusan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa strategi komunikasi yang digunakan melalui kegiatan promosi yang meliputi periklanan dan publisitas mengacu pada penyampaian pesan komunikasi yang efektif dengan langkah-langkah perencanaan meliputi komunikator, isi pesan, media, sasaran (komunikan) dan tujuan (efek) untuk masing-masing bentuk bauran. Bauran promosi yang dilakukan adalah periklanan yang berupa media cetak (majalah, tabloid, suratkabar, brosur, leaflet dan booklet) dan publisitas dengan kerjasama dalam dialog interaktif dan iklan layanan masyarakat juga feature (kerjasama dengan RRI, TVRI, RCTI). Juga diadakan suatu pameran yang rutin dilakukan.

Bahwasanya dengan adanya kegiatan pelaksanaan strategi komunikasi dapat meningkatkan minat pengunjung terbukti dengan naiknya jumlah pengunjung di wana wisata pada setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat pendapatan PT. Perhutani meningkat secara drastis pada setiap tahun, sehingga PR termasuk pengelola wana wisata lebih meningkatkan kegiatan strategi tersebut dengan berpedoman pada unsur dan komponen strategi komunikasi karena hal inilah yang dapat menunjang keberhasilan kegiatan strategi komunikasi. Pengelola obyek dalam mempertahankan minat pengunjung menempuh jalan dengan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana juga kenyamanan di wana wisata.

Description Alternative :

Penyampaian pesan komunikasi yang baik dapat dikatakan bergantung pada keseluruhan aspek komunikasi yang ada. Aspek komunikasi sangat berperan dan berpengaruh agar pesan yang disampaikan dapat diterima, apalagi pesan yang disampaikan memiliki muatan persuasif yang sarat sekali. Faktor lain adalah mengenai pemilihan media yang digunakan dan komunikan itu sendiri. Pemilihan media yang tidak tepat akan menimbulkan banyak hambatan dalam berkomunikasi yang akan dijadikan sasaran dari strategi komunikasi yang dilakukan.

Dalam dunia kepariwisataan, promosi (strategi komunikasi) merupakan alat untuk meperkenalkan obyek wisata. Apalagi dizaman sekarang banyak ditemui obyek-obyek wisata diberbagai tempat dan PT. Perhutani yang membawahi 8 wana wisata (Kolam Air Panas Padusan, Air Terjun Dlundung, Kakek Bodho, Pondok Wisata Foresta, Air Terjun Rambut Moyo, Air Terjun Putuk Truno, Candi Jolotundo, Pondok Wisata Padusan), seiring dengan laju perkembangan zaman yang menuntut untuk bisa maju sehingga PR mengambil langkah yaitu mengembangkan wana wisata. Namun penulis meneliti akan pengembangan Wana Wisata Air Panas Padusan karena dilihat dari perkembangan jumlah pengunjung dan jumlah pendapatan obyek inilah yang paling ramai didatangi.

Apabila ditinjau dari perspektif komunikasi, strategi komunikasi merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan minat pengunjung. Karena berkomunikasi melalui strategi komunikasi dengan publik merupakan komponen lain dalam praktek kehumasan yang nantinya akan memunculkan konsep PR sebagai fungsi komunikasi (yang tugas utamanya membangun hubungan antara perusahaan dengan pihak publik intern dan publik ekstern) Hal ini dilakukan secara intensif dan efektif. Sesuai dengan kebutuhan yang diharapkan oleh pengunjung dan pengelola sehingga perlulah diambil langkah tepat dengan melaksanakan kegiatan strategi komunikasi yang meliputi pendekatan operasional, tanggung jawab sosial, persuasive dan edukatif, kerjasama, koordinatif dan integratif.Dan setelah dilaksanakannya strategi komunikasi tersebut PT. Perhutani mengalami banyak lonjakan dalam penerimaan jumlah pengunjung pada setiap tahunnya, maka dengan berpedoman tersebut dirasa sangat perlu dan penting dilaksanakan kegiatan strategi komunikasi yang dapat menunjang fungsi dan tugas PR. Sehingga penulis mengangkat masalah bagaimana strategi komunikasi PR PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan Dalam meningkatkan Minat Pengunjung Di Wana Wisata Air Panas Padusan. Pelaksanakan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi PR PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan Dalam meningkatkan Minat Pengunjung Di Wana Wisata Air Panas Padusan.

Penelitian ini bertipe deskriptif kualitatif dengan obyek penelitian Unit Hugra (Humas & Agraria) yang berjumlah 4 orang sehingga dalam pengambilan sampel dilakukan teknik total sampling. Sedang untuk teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang telah diperoleh dianalisis dengan analisis domain yang diterjemahkan secara naratif dengan menggunakan teknik keabsahan data triangulasi yaitu membandingkan data dengan informan dan dilengkapi dengan kecukupan referensial.

Penelitian dilakukan di PT. Perhutani (PERSERO) KPH Pasuruan dengan memfokuskan pada Wana Wisata Air Panas Padusan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa strategi komunikasi yang digunakan melalui kegiatan promosi yang meliputi periklanan dan publisitas mengacu pada penyampaian pesan komunikasi yang efektif dengan langkah-langkah perencanaan meliputi komunikator, isi pesan, media, sasaran (komunikan) dan tujuan (efek) untuk masing-masing bentuk bauran. Bauran promosi yang dilakukan adalah periklanan yang berupa media cetak (majalah, tabloid, suratkabar, brosur, leaflet dan booklet) dan publisitas dengan kerjasama dalam dialog interaktif dan iklan layanan masyarakat juga feature (kerjasama dengan RRI, TVRI, RCTI). Juga diadakan suatu pameran yang rutin dilakukan.

Bahwasanya dengan adanya kegiatan pelaksanaan strategi komunikasi dapat meningkatkan minat pengunjung terbukti dengan naiknya jumlah pengunjung di wana wisata pada setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat pendapatan PT. Perhutani meningkat secara drastis pada setiap tahun, sehingga PR termasuk pengelola wana wisata lebih meningkatkan kegiatan strategi tersebut dengan berpedoman pada unsur dan komponen strategi komunikasi karena hal inilah yang dapat menunjang keberhasilan kegiatan strategi komunikasi. Pengelola obyek dalam mempertahankan minat pengunjung menempuh jalan dengan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana juga kenyamanan di wana wisata.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id