Print ...

Contributor...

  • , Editor:

Path: Top

Hubungan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri remaja di PantiAsuhan

Undergraduate Theses from JBPTUNIKOMPP / 2012-06-30 07:36:38
By : Yumnati.K (97810339 ), Dept. of Psychology
Created : 2002-07-22, with 2 files

Keyword : pemenuhan, kebutuhan, konsep ,diri, remaja.

Kebutuhan merupakan sesuatu yang sangat mendesak sifatnya dan harus segera dipenuhi. Tidak terpenuhnya kebutuhan akan menimbulkan reaksi ketidakseimbangan jiwa, ketegangan dan konflik. Terpenuhinya kebutuhan baik kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, harga diri dan aktualisasi diri, akan berpengaruh terhadap pola pikir dan pola perilaku remaja termasuk juga konsep dirinya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri. Hipotesa yang diajukan adalah ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri remaja.

Subjek penelitian ini adalah remaja di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang sebanyak 35 orang. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel populasi. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan skala (1) skala pemenuhan kebutuhan, (2) skala konsep diri. Data dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment.

Hasil analisis data yang diperoleh yaitu ada hubungan yang sangat signifikan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri remaja (r=0,796; p=0,000), yang berarti bahwa semakin terpenuhi kebutuhan, maka semakin realistis konsep diri. Adapun sumbangan efektif pemenuhan kebutuhan terhadap konsep diri sebesar 63,3%, sedangkan sisanya sebesar 36,7% berasal dari faktor lain.

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri.

Disarankan bagi remaja agar mempertahankan konsep dirinya dengan tetap menjadi diri sendiri dan bagi pengasuh agar tidak mengurangi pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh.

Description Alternative :

Kebutuhan merupakan sesuatu yang sangat mendesak sifatnya dan harus segera dipenuhi. Tidak terpenuhnya kebutuhan akan menimbulkan reaksi ketidakseimbangan jiwa, ketegangan dan konflik. Terpenuhinya kebutuhan baik kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, harga diri dan aktualisasi diri, akan berpengaruh terhadap pola pikir dan pola perilaku remaja termasuk juga konsep dirinya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri. Hipotesa yang diajukan adalah ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri remaja.

Subjek penelitian ini adalah remaja di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Malang sebanyak 35 orang. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel populasi. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan skala (1) skala pemenuhan kebutuhan, (2) skala konsep diri. Data dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment.

Hasil analisis data yang diperoleh yaitu ada hubungan yang sangat signifikan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri remaja (r=0,796; p=0,000), yang berarti bahwa semakin terpenuhi kebutuhan, maka semakin realistis konsep diri. Adapun sumbangan efektif pemenuhan kebutuhan terhadap konsep diri sebesar 63,3%, sedangkan sisanya sebesar 36,7% berasal dari faktor lain.

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara pemenuhan kebutuhan dengan konsep diri.

Disarankan bagi remaja agar mempertahankan konsep dirinya dengan tetap menjadi diri sendiri dan bagi pengasuh agar tidak mengurangi pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUNIKOMPP
OrganizationDept. of Psychology
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id