Print ...

Contributor...

  • Editor: infopus@jiptumm

Path: Top

PENERAPAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. HM. SAMPOERNA, Tbk (PERUSAHAAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK JAKARTA

Undergraduate Theses from JIPTUMM / 2003-01-26 09:57:00
By : Lilis Setyowati(98610428), Dept. of Management
Created : 2003-03-26, with 1 files

Keyword : Penerapan Metode EVA,lilis

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan rokok PT. HM. Sampoerna, Tbk dengan judul “Penerapan Metode Economic Value Added (EVA) Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan PT. HM. Sampoerna, Tbk (Perusahaan Yang Tercatat Di BEJ)”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan perusahaan ditinjau dari Economic Value Added (EVA) dan untuk mengetahui perusahaan dengan penerapan metode Economic Value Added (EVA) pada perusahaan PT. HM. Sampoerna,Tbk dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis.

Dalam penelitian ini, penulis mengambil dua hipotesis, yaitu : bahwa penerapan metode EVA kinerja keuangan perusahaan dalam kondisi sehat; dan dengan penerapan metode EVA dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis.

Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah kinerja keuangan perusahaan sehat dan dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis yaitu menghitung biaya modal hutang, biaya laba ditahan, menghitung biaya modal rata-rata tertimbang dan menghitung EVA. Tolok ukur untuk menentukan bahwa perusahaan sehat adalah jika EVATh4 > EVATh1,2,3. Sedangkan untuk menentukan bahwa perusahaan memberikan nilai tambah ekonomis pada penyandang dana adalah jika EVA > 0. Dari kedua tolok ukur ini digunakan untuk menguji kebenaran hipotesis pertama, yaitu jika EVATh4 > EVATh1,2,3 sedangkan untuk hipotesis kedua jika EVA > 0.

Hasil perhitungan dengan alat analisis EVATh4 > EVATh1,2,3 adalah sebesar 1.078.529.963.000. Sedangkan hasil analisis dengan analisis EVA > 0 adalah sebesar 894.210.317.000 untuk tahun 1997 dan untuk tahun 2000 sebesar 1.078.529.963.000.

Dari hasil analisis EVA tersebut, sesuai dengan tolok ukur yang digunakan maka EVATh4 > EVATh1,2,3 dan perusahaan mampu memberikan nilai tambah ekonomis atau EVA > 0 untuk tahun 1997 dan 2000. Dengan demikian dua hipotesis dalam penelitian ini terbukti.

Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya PT. HM. Sampoerna, Tbk menggunakan metode EVA dalam menilai kinerja keuangan perusahaan karena penggunaannya praktis tanpa memerlukan analisa perbandingan dengan perusahaan yang sejenis.

Description Alternative :

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Perusahaan rokok PT. HM. Sampoerna, Tbk dengan judul “Penerapan Metode Economic Value Added (EVA) Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan PT. HM. Sampoerna, Tbk (Perusahaan Yang Tercatat Di BEJ)”.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan perusahaan ditinjau dari Economic Value Added (EVA) dan untuk mengetahui perusahaan dengan penerapan metode Economic Value Added (EVA) pada perusahaan PT. HM. Sampoerna,Tbk dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis.

Dalam penelitian ini, penulis mengambil dua hipotesis, yaitu : bahwa penerapan metode EVA kinerja keuangan perusahaan dalam kondisi sehat; dan dengan penerapan metode EVA dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis.

Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah kinerja keuangan perusahaan sehat dan dapat menghasilkan nilai tambah ekonomis yaitu menghitung biaya modal hutang, biaya laba ditahan, menghitung biaya modal rata-rata tertimbang dan menghitung EVA. Tolok ukur untuk menentukan bahwa perusahaan sehat adalah jika EVATh4 > EVATh1,2,3. Sedangkan untuk menentukan bahwa perusahaan memberikan nilai tambah ekonomis pada penyandang dana adalah jika EVA > 0. Dari kedua tolok ukur ini digunakan untuk menguji kebenaran hipotesis pertama, yaitu jika EVATh4 > EVATh1,2,3 sedangkan untuk hipotesis kedua jika EVA > 0.

Hasil perhitungan dengan alat analisis EVATh4 > EVATh1,2,3 adalah sebesar 1.078.529.963.000. Sedangkan hasil analisis dengan analisis EVA > 0 adalah sebesar 894.210.317.000 untuk tahun 1997 dan untuk tahun 2000 sebesar 1.078.529.963.000.

Dari hasil analisis EVA tersebut, sesuai dengan tolok ukur yang digunakan maka EVATh4 > EVATh1,2,3 dan perusahaan mampu memberikan nilai tambah ekonomis atau EVA > 0 untuk tahun 1997 dan 2000. Dengan demikian dua hipotesis dalam penelitian ini terbukti.

Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya PT. HM. Sampoerna, Tbk menggunakan metode EVA dalam menilai kinerja keuangan perusahaan karena penggunaannya praktis tanpa memerlukan analisa perbandingan dengan perusahaan yang sejenis.


Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJIPTUMM
OrganizationD
Contact Namedyah@unikom.ac.id
AddressJl. Dipati Ukur No.116 Lt.7
CityBandung
RegionWest Java
CountryIndonesia
Phone022-2533825 ext.112
Fax022-2533754
Administrator E-mailperpus@unikom.ac.id
CKO E-mailperpus@unikom.ac.id